Sat, 28 Aug 2004
Oleh: fatihsyuhud.com
Minder, semua orang tahu maknanya, adalah sikap yg
manusiawi. Semua orang memiliki sikap dan perasaan ini
dg level yg berbeda. Minder adalah manusiawi, akan
tetapi menjadi tidak manusiawi lagi ketika kita tidak
berusaha untuk menghilangkan sikap dan perasaan minder
ini tahap demi tahap.
Sikap dan rasa minder timbul pada hal dan bidang
tertentu yg kita merasa tidak mampu atau merasa lemah
dari ukuran standar umum atau ideal. Seorang pemuda yg
pendek akan merasa minder untuk mengajukan “proposal”
pada gadis idamannya yg ternyata lebih tinggi. Lelaki
yg berwajah jelek merasa minder pada wanita yg
berwajah sangat cantik yg ditaksirnya, dst.
Itu minder yg bersifat fisik. Sedang yg bersifat
non-fisik lebih berkaitan dg sikap mental dan pola
pikir kita dalam menilai diri sendiri, dalam menilai
kemampuan diri. Pada sosok pribadi yg memiliki sifat
minder non-fisik yg ekstrim, biasanya dia akan merasa
tidak memiliki kemampuan sama sekali, merasa orang
lain jauh lebih mampu darinya, dll. Sehingga tipe
semacam ini tidak akan bisa bersikap independen dan
memiliki ketergantungan yang besar pada orang lain di
sekitarnya. Ketergantungan pada orang lain itu akan
semakin mengecil bersamaan dg semakin kecilnya
keminderan kita pada kemampuan kita sendiri.
Minder adalah tipikal orang yg bermental lemah. Mental
yg lemah akan merasa selalu tidak aman. Selalu gelisah
dan kuatir. Karena kerja otak sudah dipenuhi dg rasa
kuatir, takut dan gelisah tanpa sebab atau disebabkan
oleh hal-hal kecil, maka kerja otakpun menjadi lemah
dan tidak dapat berfungsi untuk memikirkan hal-hal
besar yg bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain.
Oleh karena itu, minder harus sebisa mungkin dihindari
dan dicari jalan keluarnya dalam rangka mengubah
pribadi kita menuju kepribadian yg self-esteem (baca:
self estiim). Suatu tipe kepribadian yg dimiliki
orang-orang besar, tokoh-tokoh besar dunia, para
pemikir internasional.
Self Esteem
Dapatkah seorang yg berkepribadian minder (low self-
esteem) yg parah dapat menjadi profil yg penuh self
esteem? Tentu bisa. Dg bekal kemauan kuat untuk
berubah, banyak bergaul dg berbagai kalangan, banyak
membaca profil tokoh-tokoh besar, dan membaca berbagai
buku-buku yg memberi solusi mengatasi keminderan, dll.
Salah satu tip menuju pribadi yg self esteem adalah
sbb:
1. Hadapi rasa takut, jangan dihindari, toh ia tidak
akan berakibat seburuk yg anda kira. Melawan rasa
takut akan menambah percaya diri anda.
2. Lupakan kegagalan masa lalu - belajarlah dari
kesalahan itu tetapi janganlah mengira sesuatu itu
salah sebelum ia akan terjadi lagi. Hindari membuat
kesalahan yg sama tetapi jgn membatasi diri anda dg
mengira bahwa anda gagal sebelumnya sehingga tidak
akan bisa berhasil kali ini. Coba lagi, maka anda akan
menjadi lebih bijak dan lebih kuat. Jangan
terperangkap pada masa lalu.
3. Ketahui apa yg anda mau dan usahakan
mendapatkannya. Anda berhak mendapatkan mimpi anda
menjadi kenyataan.
4. Hargai diri sendiri bila anda telah berhasil dalam
berbuat sesuatu. Bila tidak mengapa orang lain mesti
menghargai anda? Bukankah akan lebih mudah apabila
anda membantu dan menghargai diri sendiri?
5. Berbicaralah pada orang lain - Kita sering membuat
asumsi tentang situasi atau seseorang yg tidak benar.
Sikap dan pola pikir negatif kita dapat berdampak
negatif pula pada diri sendiri. Karena itu bila anda
merasa ragu maka bertanyalah dan jangan berasumsi
bahwa anda tau mengapa dan bagaimananya.
6. Bila anda gagal maka pola pikir terpenting adalah
jangan merasa kalah. Terima kegagalan itu, pelajari,
dan cobalah hal dan cara lain. Anda tidak akan
dikalahkan oleh satu kegagalan bukan? Apa yg
dibutuhkan adalah pendekatan yg berbeda dalam mencapainya.[]
-
1
Pingback on Jun 16th, 2008 at 6:14 am
[...] tidak ada yang mengagumi, sulit cari kerja dan tidak mudah mendapat teman. Simpelnya mereka tidak memiliki self-esteem yang sangat diperlukan dalam mengarungi kehidupan yang sangat memerlukan ketahanan mental tinggi. [...]
-
2
Pingback on Jul 13th, 2008 at 9:01 am
[...] tidak ada yang mengagumi, sulit cari kerja dan tidak mudah mendapat teman. Simpelnya mereka tidak memiliki self-esteem yang sangat diperlukan dalam mengarungi kehidupan yang sangat memerlukan ketahanan mental tinggi. [...]
















Nopember 5, 2007 at 1:14 pm
saya adalah salah satu orang yang memiliki sifat minder yang berlebihan.hampir tiap hari saya menangis,kenapa saya jadi orang pendiam.saya merasa jadi orang yang tidak berguna.saya merasa tidak punya teman atau sahabat.bagaimana cara mengatasinya?dan tidak mudah untuk merubahnya.tolong beri jawaban yang sedetail-detailnya. sehingga saya bisa membuang rasa minder itu jauh-jauh.thanks.
Nopember 6, 2007 at 1:30 am
Yuyun, saya kurang jelas apa penyebab utama keminderan Anda. Perkiraan saya ini ada hubungannya dg tampilan fisik (Anda merasa kurang cantik). kalau ini benar, silahkan baca tulisan saya di link berikut: http://afatih.wordpress.com/2007/09/30/aku-jelek-dan-miskin-tapi-aku-ada/
Intinya, tak usah terlalu risau dg kekurangan fisik yg tak bisa dirubah. Fokuskan pada kekurangan2 yg bisa rubah dan diperbaiki dan lakukan segera; seperti tingkatkan kemampuan; lebih aktif mengikuti kegiatan dan tonjolkan ‘inner beauty’ anda seperti caring pada sesama yg butuh bantuan, ramah yg wajar, tulus pada siapapun dan tidak terlalu memikirkan / pedulikan hinaan yg sesekali ada.
inner beauty tidak akan tampak, kalau anda selalu memikirkan kekurangan fisik. jadi sekali lagi, tak usah pedulikan kekurangan itu. confident akan berkembang seiring dg semakin banyaknya hal positif yg anda lakukan. usahakan aktif di kegiatan sekitar anda.
semoga membantu.
Desember 19, 2007 at 6:26 am
gw bingung nich?kenapa setiap menghadapi cewek yang cantik ,klo mw bicara yang keluar pasti rasa deg-degan duluan sehingga kadang-kadang gw minder bgtz setiap mw deket sama teman wanita yang cantik.padahal banyak temen2 gw baik ce dan co bilang klo gw cukup manis .tapi pujian itu gak banyal membantu menjadi pede.emang gw orangnya banyak bicara (seneng ngomong)tapi ketika menghadapi ce cantik gak tau kenapa gw kayak gak bisa bicara jadi pendiam.dulu waktu gw smp kira kelas 2(6 tahun yang lalu)gw pernah suka sma ce ,dya cantik bgtz.gw cuma berani nitip salam doank ,emang sich dya ngerespon dya nitip salam balik .tiap hari dya tuch ngasih sinyal buat deketin dya.(ngasih senyauman tiap ketemu gw,nyuruh temennya pergi pas gw ada di dekat dya)tapi gw tetep aja gak berani jangannkan untu kenalan ,nyapa aja gw gk berani.sakinh lamanya dya jadi iilfil sama gw ,bener gw nyesel bgtz.gw sekarng udh kuliah tapi masih aja gw minder.tolong kasih tips yang bisa membantu gw dalam hal ini .gw bener2 ingin menghilangkan rasa mider gw ini.
Januari 30, 2008 at 3:17 am
Saya mau bertanya, apakah orang dengan obesitas,dlm hal ini laki2 dewasa awal, kebanyakan memiliki self esteem yg rendah? Lalu self esteem ini apa kaitannya dgn sel3 concept? Self esteem ada berapa bagian ya? Terima kasih..
Februari 29, 2008 at 12:42 pm
Kenapa sifat minder gw,terlalu.sampe2 tiap orang yg gw liak sok gw g brani dketin.knapa smua orang mjd negatif d mata q.
Maret 5, 2008 at 2:59 am
gue punya cowo dya tu sering minder geto
kayaknya sih soal materi padahal gue kaga mikirin itu
dan dya nyuruh gue buat ninggalin dya
masa’ sih minder tu kaga bisa diilangin ?
terus minder tu gara2 apa sih…?
banyak yang bilang kalo minder tu gara2 masa kecil
itu bener ga ?
Juni 6, 2008 at 7:46 am
aku punya sifat minder yang parah.. aku juga orang yang sangat egois, mungkin itu yang menyebabkan temanku sangat terbatas, aku tidak pernah bisa memulai pertemanan dengan orang yang baru aku kenal. mama sampai kecewa dan bilang kalau dia gagal mendidik anaknya karena aku tidak bisa bersosialisasi bahkan dengan keluarga besarku. aku merasa tidak mempunyai kelebihan apa2. padahal banyak yang bilang kalau aku ini cantik, tapi aku merasa bodoh kalo berhadapan dengan banyak orang, apalagi kalau ada diskusi di kampus, aku tidak pernah bisa membuka mulut, aku hanya bisa diam. kemempuan akademisku memang di bawah rata2, padahal banyak sepupuku yang menjadi dokter. aku lebih suka menyendiri daripada ada di tempat2 ramai… gimana solusinya biar aku ngga minder lagi? aku udah berusaha untuk membuang sifat jelek ini tapi susah…
Juli 6, 2008 at 12:12 pm
Aku sebenarnya punya self esteem yang tinggi (seingatku) cz waktu kecil dulu aku termasuk anak yang aktif dan cerdas,tapi sayang makin aku besar self esteem tsb makin luntur,penyebabnya aku sering diejek sama teman2,krn aku kebanci2an. Ejekan tersebut ngefek bgt bg perkembanganku.gr2 ejekan trsebut,aku suka menyendiri, aku sering kesepian,hingga membuatku depresi yg ujung2nya bikin aku mau bunuh diri.gmn nggak,aku merasa hidup aku udah gak ada artinya. Oiy mas perlu tau,sekarang aku udah g kebanci2an lagi,.tapi tetep ajah aku merasa minder gara ejekan temen2 tersebut.smpe sekarang aku masih tetep suka menyendiri. Tolong kasih saran ya mas,.thx