//
Anda sedang membaca
Artikel Opini

Amerika dan Terorisme

Harian Pelita, Senin 1 Agustus 2005

Amerika dan Terorisme
Oleh A. Fatih Syuhud *

Tragedi di balik tragedi London adalah pertanggungjawaban yang dibebankan pada Muslim seluruh dunia, untuk sekali lagi menggiring umat Islam dalam posisi defensif. Media seluruh dunia terfokus pada tokoh Muslim lokal, mewawancarai tokoh agama, menanyakan berbagai pertanyaan kasar, dan memberi kesan seakan-akan seluruh umat Islam bersalah atas terjadinya terorisme, dan karena itu, harus menjawab pertanyaan: apa yang akan Anda lakukan dalam soal ini?

Terdapat pemandangan menyedihkan di BBC di mana seorang Muslimah muda Inggris mencoba meyakinkah wartawan televisi yang agresif bahwa terorisme bukanlah Islam, bahwa Muslim bersatu-padu dengan dunia “beradab” dalam mengecam kekerasan, dan bahwa esensinya mereka orang-orang baik. Seorang ulama Inggris, yang juga kritis pada terorisme, mencoba meyakinkan wartawan Amerika di London bahwa dia berusaha keras untuk “mengatasi” situasi. Tidak ada yang tahu bagaimana dia akan melakukan hal itu, tetap dia tak punya pilihan kecuali dengan bersikeras bahwa dia akan melakukan sesuatu karena menjawab isi pertanyaan yang sama: apa yang akan Anda lakukan?
Terorisme bukanlah masa lalu Islam. Ia tak ada hubungannya dengan Islam. Ia erat kaitannya dengan manipulasi Islam selama beberapa dekade terakhir oleh sejumlah negara. Terorisme berhubungan erat dengan sejumlah negara kuat, yang melakukan kebijakan ini secara sengaja, terencana dan sistematis. Islam menjadi tempat persembunyian. Islam adalah agama yang dimanipulasi dan dieksploitasi umumnya karena lapangan permainan baru berada di Timur Tengah yang kaya minyak di mana Islam menjadi agama dominan.

AS memasuki kawasan ini melalui Saudi Arabia yang dulu banyak mendanai berbagai madrasah di seluruh dunia, guna menyebarkan ideologi wahabisme; untuk mewarnai Islam yang menolak pemikiran progresif dan menciptakan imej Islam di dunia sebagai agama yang tidak toleran. Dari situ, perbedaan antara Islam yang “primitif” dan Barat yang “civilized” pun semakin menguat.

AS melakukan intervensi di Afghanistan, bukan demi demokrasi, tetapi untuk menciptakan Usamah bin Ladin. Untuk mendanai Taliban. Untuk mendirikan pasukan mujahidin Islam guna melawan Uni Soviet. Perbedaan pun semakin terbentuk. Sebuah pasukan pejuang Islam yang tak terorganisir, bersenjata lengkap, semangat dan komitmen pada “Islam” versus pasukan “civilized” berseragam dan berada di bawah kontrol politik. Pesan yang ingin disampaikan pada kalangan anak muda Muslim pengangguran yang sedang mencari identitas adalah: kekerasan itu bermanfaat dan perlu. Bergabunglah dengan Taliban, pelajari Islam ala Saudi, bukan hanya Allah bahkan Paman Sam pun akan tersenyum senang. Frustrasi pada kemiskinan dan sulitnya lapangan kerja secara hati-hati digiring menjadi kemarahan atas dunia di berbagai lembaga pendidikan Islam yang didanai pihak yang tak terlihat. Islam sedang dalam ancaman dan bahaya; mereka versus kita. Selamatkan Islam dari kaum kafir (walaupun kenyataannya adalah mereka mendanai kita). Demikianlah, pasukan baru mulai terbentuk.

Tokoh-tokoh baru semacam Usamah bin Ladin pun muncul. Bahwa kemudian mereka berbalik memusuhi pihak yang awalnya mendidik mereka, itu soal lain. Tetapi intinya di sini adalah bagaimana awalnya terorisme dibimbing dan didanai oleh negara yang terorganisir demi mencapai tujuannya sendiri.

Madrasah di Pakistan yang dianggap bertanggung jawab atas terorisme oleh negara yang sama yang pernah memperkuat jaringan ini, tidak begitu signifikan perannya dibanding beberapa negara semacam AS, Saudi Arabia dan Pakitan. Madrasah di Pakistan hanyalah entitas kecil tanpa kekuatan apapun tanpa adanya dana dan patron negara.

Bagaimanapun, sistem madrasah sudah eksis dan sama tuanya dengan Islam itu sendiri, tetapi baru dewasa ini sebagian darinya telah menjadi lahan pelatihan bagi kalangan teroris dan merusak imej madrasah/pesantren secara keseluruhan di mata dunia. Setelah patron negara ditarik menyusul terjadinya serangan teror 11/9 dan berita tentang madrasah ini hilang dari pemberitaan internasional, muncul teroris muka baru pada 7/7 di London yang tidak pernah menjadi bagian dari sistem itu.

Pembunuhan masal yang disponsori negara di Irak, pembunuhan ribuan rakyat Palestina oleh Israel, penghinaan atas Quran di Guantanamo oleh pasukan terorganisir Barat yang semestinya civilized, kekejaman luar biasa di penjara Irak, jelas telah menciptakan kemarahan dan frustrasi di dunia.

Tidak hanya dunia Islam. Seluruh warga dunia yang taat hukum, sensitif and responsif kaget dengan apa yang terjadi di Afghanistan, Irak, pada rakyat tak berdosa yang telah menjadi korban atas desain jahat negara-negara kuat. Invasi dan serangan AS dan koalisinya di negara mayoritas Muslim telah dimanfaatkan oleh mastermind terorisme untuk menyulut ketidakpuasan, kemarahan dan mentrasformasi hal ini menjadi tindakan nyata. Berbagai lingkaran setan aksi kekerasan ini (aksi balas dendam, serangan rasial, komunalisme) yang tercipta akan mempermudah mendapatkan rekrut baru, dan tambahan dukungan atas terorisme semacam itu. Itulah kenyataan dunia saat ini.

Dengan demikian, apabila saat ini umat Islam diminta untuk mengecam kekerasan, dan meminta maaf atas berbagai tindakan teroris yang tidak mereka sukai, maka tuntutan serupa oleh CNN dan Fox News hendaknya juga diajukan pada George W. Bush dan anak buahnya yang melakukan kejahatan untuk mengecam kekerasan yang disponsori negara. Bush harus meminta maaf karena mendorong berkembangbiaknya terorisme, menciptakan Usamah bin Ladin, mendukung kamp pelatihan teroris yang didirikan negara aliansi AS. Bush harus meminta maaf karena menginvasi Irak, karena berbagai kejahatan kemanusiaan yang dilakukan, dan menentukan jadual penarikan mundur dari negara berdaulat. []

* Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Politik Agra University, India

About these ads

Tentang Fatih Syuhud

Cara membuat blog tutorial blogger tip ngeblog di blogger / blogspot wordpress tip menulis di media massa motivasi kepribadian dan kontemplasi kehidupan. Artikel yang diproteksi dipindah ke fatihsyuhud.net. Situs bahasa Inggris: www.fatihsyuhud.com

Diskusi

Satu Tanggapan to “Amerika dan Terorisme”

  1. teroris idealist Ibnu hajar MY jl.keuchik saman lt.buntu no.03.SD beurawe, ph:+62651740319.,…..so what?

    Posted by blacklist | 10 November 2007, 2:10 am

Silahkan berkomentar dengan santun

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Penting

Tulisan yang diproteksi password (kata sandi), dipindah ke fatihsyuhud.net

>> Cara Membuat Blog di Blogger Wordpress Gratis
>> Daftar Domain CU.CC Gratis
>> Soal Ujian CPNS Lengkap

Mengutip tulisan di sini dibolehkan asal hanya sebagian kecil (tidak copy/paste 100%) dan menyebut nama penulis (A. Fatih Syuhud) dan link ke fatihsyuhud.com

Banner Blogger Indonesia

#1 Top Ten Blogger Indonesia versi Majalah Tempo

Copy code below, insert into your blog
<a href="http://www.fatihsyuhud.com/" title="Blog Tutorial Wordpress Blogger Blogspot" target="_blank"> <img src="http://sites.google.com/site/fatihsyuhud/Home/blog-indonesia.gif" border="0" alt="Blog Tutorial Wordpress Blogger Blogspot"> </a>
A. Fatih Syuhud Budaya ngeblog adalah budaya baca dan menulis dalam skala massal. Sebuah budaya yang dilakukan bangsa-bangsa maju dan civilized. Indonesia akan tetap berkutat dalam kemunduran kalau masih stagnan pada budaya lisan dan enggan mereformasi diri. Setiap Blogger Indonesia "berkewajiban" untuk mengajak rekan-rekannya ngeblog--dengan bahasa Inggris atau Indonesia -- untuk sama-sama menuju tradisi baru insan modern.
Email: fatihsyuhud-at-gmail-dot-com

Ikuti info terbaru di blog ini dengan langganan via Email

Bergabunglah dengan 760 pengikut lainnya.

Sebarkan Budaya Ngeblog!


Copy kode di bawah, letakkan di Sidebar blog Anda :)
<a href="http://www.fatihsyuhud.net/" target="_blank"> <img src="http://sites.google.com/site/fatihsyuhud/Home/blog-tutorial.gif" border="0" alt="Cara Membuat Blog"> </a>
Tidak tahu cara tukar link? Baca tutorialnya di sini!
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 760 pengikut lainnya.