Alamat Email Media Massa Cetak Indonesia
5 September 2005 in Blog Indonesia, Blogger Indonesia, Fatih Syuhud, Indonesian Blogger, Tip Menulis
Menulis di Media Cetak Indonesia (1)
Bagi siapa saja yg berminat mengirim tulisan ke media cetak (koran/majalah), maka berikut sedikit tips dari saya:
1. Panjang tulisan antara 700 sampai 1000 kata *. cara melihat jumlah kata: MS WORD –> tools–> wordcount —> words
2. Kirim ke media via email dalam bentuk MS WORDS via attachment.
Alamat email2 media cetak sebagai berikut:
Media Nasional:
1. Republika:
Redaksi : redaksi@republika.co.id
Sekretariat Redaksi : sekretariat@republika.co.id
Webmaster ROL : webmaster@republika.co.id
2. Kompas:
(1) opini@kompas.com
(2) opini@kompas.co.id
(3)kompas@kompas.com
3. Media Indonesia
redaksi@mediaindonesia.co.id
4. Suara Pembaruan
koransp@suarapembaruan.com
opinisp@suarapembaruan.com
5. Sinar Harapan
(1)redaksi@sinarharapan.co.id
(2)info@sinarharapan.co.id 6. Harian Pelita
hupelita@indo.net.id7. Jawa Pos
(1) editor@jawapos.com
(2) editor@jawapos.co.id
redaksi@suarakarya-online.com
9. Koran Tempo
ndewanto@mail.tempo.co.id
10. Majalah Tempo
hidayat@mail.tempo.co.id
Media Daerah Sumatera
1. Waspada (Medan)
(1) redaksi@waspada.co.id
(2) waspada@waspada.co.id
2. SIB – Suara Indonesia Baru (Medan)
redaksi@hariansib.com
3. Batam Pos
redaksi@harianbatampos.com
4. Serambi Indonesia (Aceh)
(1) redaksi@serambinews.com
(2) serambi_indonesia@yahoo.com
5. Sriwijaya Post (Palembang)
(1) sripo@persda.co.id
(2) sripo@mdp.net.id
Media Daerah Jawa
1. Pikiran Rakyat (Jawa Barat)
beritapr@yahoo.com
berita@pikiran-rakyat.com
redaksi@pikiran-rakyat.com
info@pikiran-rakyat.com
2. Suara Merdeka (Jawa Tengah)
redaksi@suaramer.famili.com
3. Kedaulatan Rakyat (Yogyakarta)
redaksi@kr.co.id
4. Koran Bernas (Yogyakarta)
koranbernas@yahoo.com
5. Harian Surya (Jawa Timur)
surya1@padinet.com
6. Harian Duta Masyarakat (Jawa Timur)
dumas@sby.centrin.net.id
7. Surabaya Post (Jawa Timur)
redaksi@surabayapost.info
admin@surabayapost.info
Media Daerah Bali
1. Bali Post
balipost@indo.net.id
Media Daerah Kalimantan
1. Banjarmasin Post
banjarmasin_post@persda.co.id
bpostmania@telkom.net
2. Pontianak Pos
redaksi@pontianakpos.co.id
Media Daerah Sulawesi
1.Harian Fajar (Makassar)
fajar@fajar.co.id
Jadi, setelah Anda selesai menulis di MS WORD sebanyak 700 – 1000 kata, maka kirimkan ke media yg dituju melalui email mereka. Sekali lagi, artikel dikirim via attachment. Dan jangan lupa tulis di subject email
sbb: “Artikel Opini: ” [judul tulisan anda di sini...]
Langkah pertama, cobalah menulis ke koran, bukan majalah. Karena kolom di majalah biasanya pesanan dari redaksi; biasanya diisi penulis yg sudah beken seperti Rizqon Khamami.
Catatan:
1. Email redaksi sejumlah harian/koran Indonesia di atas adalah email media cetak. Sedangkan email media online seperti detik.com, dll tidak termasuk di sini.
2. Perlu diketahui bahwa tulisan kita yang dimuat di media cetak, akan otomatis dimuat di website mereka masing-masing. Artinya, kalau tulisan kita tampil di website koran bersangkutan berarti dimuat di media cetaknya. Memang koran seperti Waspada (Medan) dan Riau Pos (Riau) pernah memiliki dua edisi online dan offline (cetak), tapi sekarang sudah tidak lagi. Ini untuk menjawab pertanyaan Rahmatsyah Rangkuti yang agak bingung soal ini.
3. Jangan pernah mengirim satu tulisan pada dua koran nasional atau dua koran yang satu daerah dalam waktu bersamaan. Karena kalau sama-sama dimuat di kedua koran tsb. kita akan mendapat sangsi berupa tulisan kita tidak akan lagi dimuat di keduanya. Akan tetapi, kalau dikirim pada dua koran yang lain segmennya, seperti ke koran nasional dan koran daerah itu tidak apa-apa walaupun seandainya sama-sama dimuat.
4. Kalau Anda memiliki alamat email media cetak yang belum saya sebut atau alamat email dari saya salah, silahkan tulis di kotak komentar di bawah untuk melengkapi dan mengoreksi.[]
Sumber: www.fatihsyuhud.com
Bacaan berikutnya:
Tip Menulis di Media Massa Cetak atau Online
- Alamat Email Media Massa Cetak Indonesia
- Bagaimana Memulai Menulis?
- Meresapi Gaya Orang Menulis
- Membina Hubungan dengan Media
- Basis dan Topik Tulisan
- Honor Tulisan dan Biodata Penulis
- Menulis Surat Pembaca
- Menulis Artikel Bahasa Inggris
- Nulis Buku, Pak Dosen!
- Aku Tak Bakat Menulis
Tips Menulis di Blog
-
1
Refleksi dan Blog Tutorial
Lacak balik on Nop 4th, 2007 at 12:41 pm
Menulis Artikel Bahasa Inggris
Sumber: http://www.fatihsyuhud.com
Menulis artikel dalam bahasa Inggris tidaklah berbeda dg menulis op-ed dalam bahasa Indonesia. Tentu saja syarat dasar yakni kemampuan berbahasa Inggris harus dikuasai. Namun demikian, seberapa batas “mampu” dan … -
2
Tips Menulis di Blog « Fibri Aryanto’s Weblog
Ping balik on Des 4th, 2007 at 7:32 am
[...] Alamat Email Media Massa Cetak Indonesia [...]
-
3
Email Koran « Hatim Gazali
Ping balik on Des 14th, 2007 at 9:13 am
[...] nasional, saya membuat list alamat email. Semoga bermanfaat: Daftar email ini saya dapatkan di blog http://afatih.wordpress.com/2005/09/05/alamat-email-media-massa-cetak-indonesia/. Jika ternyata ada perubahan email dari koran-koran tersebut, mohon di informasikan. Media [...]
-
4
Tips Menulis di Blog « Fibriaryanto’s Weblog
Ping balik on Jan 17th, 2008 at 8:43 am
[...] Alamat Email Media Massa Cetak Indonesia [...]
-
5
Tips Sukses Menulis di Blog « Ofier2312’s Weblog
Ping balik on Feb 26th, 2008 at 9:13 am
[...] Alamat Email Media Massa Cetak Indonesia [...]
-
6
Menulis Artikel Bahasa Inggris « Ofier2312’s Weblog
Ping balik on Mar 3rd, 2008 at 9:32 am
[...] dan luar negeri di bagian bawah tulisan ini).Aturan teknis pengiriman artikel op-ed pada dasarnya tidak berbeda dg versi bahasa Indonesia kecuali satu: jangan mengirim tulisan bahasa Inggris dalam bentuk attachement, terutama ini berlaku [...]
-
7
Kiat Sukses NgeBlog « INSPIRASI DAN INFORMASI
Ping balik on Jun 8th, 2009 at 1:39 pm
[...] Indonesia atau Inggris sama saja; bagi yang sudah sampai tahap ini, mulailah rajin mengirim tulisan ke media cetak atau online; dan yang sudah merasa “lulus” tahap ini, mulailah memikirkan untuk menulis [...]
Menu Utama
Blogger Indonesia A. Fatih Syuhud- Twitter Hack Raises Concern on Web Security
- AdSense in Google Sites
- Microsoft Office Free Online Version
- Microsoft Office 2010
- H1N1 flu cases rise to 64 in Indonesia
- Windows vs Linux
- Michael Jackson was murdered
- Cheney kept CIA program from Congress
- Related Posts Widget for Blogger Blogspot
- The Man Behind Indonesia’s Rise
-
Artikel Penting
-
Tulisan Terakhir
- Kerja Keras
- Santri Pemimpin
- Jujur
- Tutorial Twitter dan Facebook
- Beasiswa STAN D1 D3 2009 2010 Depkeu
- Tawakkal
- Santri Dinamis
- Santri Progresif
- Cara Cari Kode HTML di Template Blogger.com Blogspot
- Cara Pasang Foto di Sidebar dan Posting WordPress
- Syukur
- Kredibilitas Santri
- Beasiswa Mesir SLTP/SLTA S1 S2 S3 2009 2010
- Apa itu Kredibilitas
- Related Posts di WordPress.com
-
Top Posts
Berita Terbaru- Gmail Team Remove Gmail Account Verification
- Twitter Hack Raises Concern on Web Security
- Telkom Speedy Internet is Dead Again
- Loker Juli 2009: Travel Officer
- Beasiswa S1 Kedokteran
- Studi, Beasiswa dan Kehidupan di Taiwan
- Jobs in Italy: PhD positions at University of Camerino 2009 2010
- Lowongan Lulusan D3 S1 Teknik Informatika Juli 2009
- Italy: MSc Scholarships at Alta Scuola Politecnica
- Vacancy Web Designer
-
Komentar Terakhir
Arsip
-
Track
Links
-
Etika Copy Paste
Mengcopy & paste isi blog ini dibolehkan tanpa ijin terlebih dahulu asal (a) Memuat nama penulis A. Fatih Syuhud dan (b) Menyertakan link ke sumber tulisan yang dikutip.
Copy / paste tanpa menyebut nama penulis & sumber link adalah tidak etis dan hanya akan mematikan kreativitas Anda sendiri serta sangat tidak dianjurkan.
Ikuti info terbaru tutorial blog dan refleksi via email, klik di sini! -
Budaya ngeblog adalah budaya baca dan menulis dalam skala massal. Sebuah budaya yang dilakukan bangsa-bangsa maju dan civilized.
Indonesia akan tetap berkutat dalam kemunduran kalau masih stagnan pada budaya lisan dan enggan mereformasi diri.
Setiap Blogger Indonesia "berkewajiban" untuk mengajak rekan-rekannya ngeblog--dengan bahasa Inggris atau Indonesia -- untuk sama-sama menuju tradisi baru insan modern.
Email: fatihsyuhud-at-gmail-dot-com -
Baca Tulisan Terbaru via Email
-
Tukar Link dg Blogger Indonesia
#1 Top Ten Blogger Indonesia versi Majalah Tempo
Copy code below, insert into your blog :)
<a href="http://fatihsyuhud.com/" target="_blank"> <img src="http://sites.google.com/site/fatihsyuhud/Home/blog-indonesia.gif" alt="Blog Indonesia"> </a>
Sebarkan Budaya Ngeblog!
Copy kode di bawah, letakkan di Sidebar blog Anda :)
<a href="http://afatih.wordpress.com/" target="_blank"> <img src="http://sites.google.com/site/fatihsyuhud/Home/blog-tutorial.gif" border="0" alt="Cara Membuat Blog"> </a>
Tidak tahu cara tukar link? Baca tutorialnya di sini! -
Feed Readers
Tag
alkhoirot beasiswa beasiswa mesir beasiswa s1 beasiswa s2 bikin blog blbi blogger Blogger Indonesia blog gratis blogspot buletin el ukhuwah buletin siswa cara bikin blog cara buat blog cara menulis hiv indonesia internet karangsuko koneksi internet korupsi menulis minder narkoba pasang foto perempuan pesantren ponpes alkhoirot promosi blog pull-down read more timur tengah tips menulis artikel Tips Ngeblog transkrip tutorial blog Tutorial Blogger tutorial blogspot tutorial wordpress wanita wanita cantik wanita muslimah widget wordpress-
Social Networks
-
Global Contribution
-
Blog Stats
- 2,405,746 hits
-
Blogroll
- Jobs Careers
- Jobs Info
- Info Kerja
- Job Info
- Informasi Kerja
- CPNS
- Loker
- Kerja
- Info Kerja
- Info Pekerjaan
- Info Beasiswa Scholarship
- Info Beasiswa Scholarship
- Info Beasiswa Scholarship
- Info Beasiswa Scholarship
- Info Beasiswa Scholarship
- Informasi Beasiswa Scholarship
- Info Beasiswa Scholarship
- Blogger Indonesia
- Blog Tutorial












15 Maret 2008 at 5:19 am
Ass.wr.wb,
Mas, terima kasih atas infonya, saya sudah mencoba sarannya, dan artikel saya sudah diterbitkan di koran Pontianak Post.
Wass,
16 Maret 2008 at 12:35 pm
Terima kasih, syukron wa jzakum Allah..
17 Maret 2008 at 1:43 pm
Dibalik Skandal Pencalonan Agus Martowardojo Sebagai Gubernur BI Tersimpal Diel-Diel Money Politik
Proses penggantian Gubernur BI sebenarnya hanyalah rutinitas sebagaimana yang diamanatkan UU No. 3 Tahun 2004 tentang BI yang merupakan perubahan dari UU No. 23 Tahun 1999. Akan tetapi, perhelatan rutin bank sentral itu menjadi hangat dan kontrafersi dengan pemunculan dua nama calon Gubernur BI yang diajukan pemerintah, yaitu Agus dan Pardede, karena mereka kurang mempunyai kompetensi yang memadai sebagai Gubernur BI, kurang ahli di sektor moneter dan ekonomi makro, kurang kridibel, dan tidak diterima pasar (raknyat/DPR), apalagi salah satu dari mereka (Agus) sedang menjalani proses hukum di kepolisian, terkait masalah pelanggaran hukum.
Munculnya dugaan, diajukannya nama Raden Pardede disengaja untuk memuluskan Agus Martowardojo kelak memimpin BI menggantikan Burhanuddin Abdullah, sehingga pencalonan dua nama tersebut dinilai tendensius, karena mengarah pada satu nama untuk diloloskan DPR.
“Pengelolan moneter di bank sentral sangat berbeda secara umum dengan pengelolaan perbankan komersial”.
Kondisi perekonomian saat ini membutuhkan ketenangan. Apalagi, untuk menghadapi kemungkinan krisis ekonomi global sebagai dampak dari krisis di Amerika Serikat. “Tapi dengan memasukkan unsur luar ke dalam, yang mungkin ada penolakan secara ‘terang-terangan’ dari dewan gubernur, tentu ini tidak akan membuat kinerja dari dewan gubernur menjadi optimal.
Sebelum Fit an Proper Test dilangsungkan tanggal 10 & 11 Maret 2008, Sejumlah anggota Komisi XI DPR sudah mempunyai penilaian dan konsisten untuk menolak pencalonan Dirut Bank Mandiri, Agus Martowardojo, dan Wakil Dirut PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Raden Pardede, sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2008-2013. Adapun dasar kuat penolakan, dua figur dari luar bank sentral yang diajukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut adalah seperti yang diuraikan diatas, yaitu kedua kandidat dinilai tidak memiliki cukup kredibilitas dan kapabilitas untuk memimpin BI.
Pencalonan dan pemaksaan Agus atau Raden sebagai Gubernur BI menunjukkan ketidakpahaman pemerintah terhadap program dan masalah moneter yang terjadi saat ini. Pengajuan dan pemaksaan dua nama tersebut jelas sangat kentalnya intervensi pemerintah terhadap independensi BI. Hal tersebutlah yang membuat kalangan fraksi di DPR, khususnya komisi XI tidak gentar dan tidak hentinya menyuarakan penolakan kedua nama usulan pemerintah yang kontrafersial tsb. Disisi lain kedua kandidat tidak memahami seluk beluk kebijakan moneter yang menjadi tanggung jawab utama BI.
Menyangkut figur Agus, meskipun dikatakan sukses sebagai bankir, namun Agus belum bisa disebut berhasil dalam memimpin Bank Mandiri, terbukti sampai saat ini masih banyaknya persoalan internal di Bank Mandiri yang belum terselesaikan, seperti persoalan dengan SP Bank Mandiri sendiri, transparasi, akuntabilitas perusahaan yang kontradiktif, penereapan GCG yang kurang baik dan benar, dan lain sebagainya. Sementara itu Raden, meskipun memahami moneter, namun masih minim pengalaman praktis dalam kebijakan moneter.
Agus memang sudah lama berkiprah di perbankan komersial, namun tidak terlalu bagus dalam kebijakan moneter. “Gubernur BI harus bisa menjaga stabilitas moneter dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dan benar. Sementara Agus tidak tidak memiliki hal tersebut, terbukti ketika Agus menghadapi Fit and Proper Test, Agus selalu membuat bingung dan melakukan kebohongan publik terutama masalah internal yang terjadi di dalam Bank Mandiri. Atas hal tersebut Agus diberi nilai minus (merah) dan dikategorikan tidak kridibel/trust, terkecuali penilaian oleh parpol pendukung pemerintah. (sebenarnya inilah hal yang salah, karena bukan suara dari hati nurani).
Sebenarnya figur internal, seperti Hartadi (Deputi Gubernur BI Hartadi A Sarwono, Red) dan Miranda (Deputi Gubernur Senior BI Miranda Goeltom), dan figure external banyak yang lebih kridibel dari dua nama usulan pemerintah tersebut, diterima pasar, dan punya kriteria yang dikehendaki raknyat,”. Akan tetapi kenapa pemerintah tetap memaksakan dan mengajukan dua nama tersebut. Nah disinilah timbul pertanyaan besar, ada apa gerangan dengan pemasukan dan pemaksaan dua nama tersebut dicalonkan sebagai Gubernur BI?
Sebelumnya, anggota dewan sudah mengisaratkan DPR akan menolak calon yang diajukan oleh Presiden tersebut, seperti yang disampaikan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Siddiq, Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG), Priyo Budi Santoso, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), Zulkifli Hasan, dan Ketua Fraksi PDIP (Republika, 18/02/2008). Hal tersebut sekarang terbukti, Agus Martowardojo tidak memenuhi ekspektasi para anggota dewan, karena track record negatif nya sudah diketahui terlebih dahulu oleh anggota dewan, menurut Fadhil, Agus masih belum memiliki pengalaman yang memadai dalam pengelolaan moneter.
Dibalik pemaksaan dan pencalonan Agus Martowardojo sebagai gubernur BI, ternyata terungkap misteri diel-diel money politik untuk kesuksesan pemilu 2009 dengan dua parpol besar, dengan cara pe-mark up-an atau peningkatan biaya iklan Bank Mandiri dan pengamanan kolektibilitas kredit corporasi beberapa perusahaan besar, milik pengusaha (media) ternama yang juga duduk sebagai petinggi di parpol besar tersebut.
Diel-diel money politik antara AM dan petinggi parpol tersebut adalah sebagai berikut, AM meminta dukungan, pengangkatan, dan penghembusan berita positif tentang dirinya dan kebijakan-kebijakan yang telah dilakukannya selama masa kariernya, terutama di Bank Mandiri, di media masa, dan meminta pem-back up-an apabila ada yang memberitakan miring/negatif tentang dirinya (walaupun terbukti kebijakan dan tindakan yang telah dilakukannya salah), baik itu di media cetak dan maupun media elektronik. Adapun kompensasi yang harus dikeluarkan dan diberikan Agus kepada petinggi parpol tersebut adalah sebagai berikut Agus harus meningkatkan belanja iklan Bank Mandiri pada media milik petinggi-petinggi parpol tersebut, dan memberi serta menyelamatkan kolektibilitas kredit perusahaan milik petinggi parpol besar tersebut.
Sungguh ironis sekali tindakan Agus, dikala karyawan Bank Mandiri menghendaki peningkatan kesejahteraan, karier, dan menyelamatkan nasib keluarga mereka, Agus Martowardojo menghambur hamburkan uang untuk kepentingan pribadi dan obsesinya. Tidak selayak dan seharusnya Agus melakukan penyalahgunaan wewenangnya tsb, dengan menyetujui pengeluaran uang milik Raknyat Indonesia (Bank Mandiri) demi menjadi Gubernur BI. Alangkah naifnya sikap seperti ini.
Oleh sebab itu, sudah benar, patas, syah, dan selayaknya penolakan Agus sebagai calon Gubernur BI, yang merupakan titipan SBY dan JK tersebut.
Untuk itu diminta dan dimohon kepada DPR, agar tetap konsisten menolak dua nama calon yang tidak lulus Fit & Proper Test tsb., dan mengamankan hasil keputusan yang telah dilaksanakan secara demokratis dalam pemilihan Gubernur BI tersebut, yang telah dilakukan dengan cara voting di komisi XI, serta tetap mendorong terciptanya Indepedensi pada BI. Pernyataan JK yang menyebutkan calon Gubernur BI (Agus) ‘Orang Baik’ adalah salah besar dan tidak benar sama sekali, hal tersebut sekarang sudah teridentity dan terdeteksi.
Untuk itu diminta kepada pemerintah jangan sodorkan dan paksakan ‘Orang cacat sifat dan hukum’ jadi Gubernur BI kembali. Karena tindakan tersebut sangat salah, kontradiktif, dan akan mengganggu ketenagan pasar. Oleh sebab itu Presiden harus mengusulkan nama baru sebagai calon Gubernur BI. Sesuai ketentuan UU, calon yang diajukan sebanyak-banyaknya tiga orang,
APA JADINYA KALAU AGUS MARTOWARDOJO MEMIMPIN BANK SENTRAL (BANK INDONESIA), KERESAHAN DIMANA-MANA AKAN TERJADI (DEMO BESAR-BESARAN), INFLASI TIDAK TERKENDALI, KEBIJAKAN MONETER TIDAK MENENTU (BERPIHAK PADA PENGUASA/PENGUSAHA, TANPA MEMIKIRKAN RAKNYAT YANG SEDANG KESUSAHAN), OUTSORSING UNTUK PEGAWAI PERBANKAN AKAN TERJADI DIMANA-MANA, DAN BATAS USIA KERJA DI PERSEMPIT JADI 36 TAHUN, SERIKAT PEKERJA DI INTERVENSI (DIBUAT BONEKA). SUNGGUH IRONIS KALAU PEMERINTAH MASIH MEMAKSAKAN DAN MENGEMUKAKAN SAUDARA AGUS MARTOWARDOJO (DIRUT BANK MANDIRI) SEBAGAI CALON GUBERNUR BI.
KALAU INI TERJADI, ARTINYA PEMERINTAH/PRESIDEN BENAR-2 MEMBACKUP/MEMBENARKAN KESALAHAN, KEJAHATAN YANG TERJADI, YANG DILAKUKAN OLEH AGUS MARTOWARDOJO DI BANK MANDIR, TERMASUK PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN PER UNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU DI INDONESIA.
ATAS DASAR TERSEBUT DIATAS TENTU AKAN TIMBUL RASA KURANG SIMPATI DAN PERCAYA TERHADAP PEMERINTAH/PRESIDEN. PARTAI DEMOKRAT DAN PARTAI GOLKAR TENTU JUGA AKAN MENERIMA DAMPAKNYA, BERKURANG/HILANG KEPERCAYAAN MASYARAKAT AKAN PARTAI TERSEBUT, ARTINYA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI DEMOKRAT, PARTAI GOLKAR AKAN DITINGGALKAN MASYARAKAT, DAN TIDAK AKAN MEMILIH KEMBALI BAPAK SUSILO BAMBANG YUDOYONO SERTA YUSUF KALA SEBAGAI CALON PRESIDEN 2009-2014.
Jakarta, 17.03.2008
PENOLAKAN DUA NAMA CALON GUBERNUR BI (AGUS DAN PARDEDE)
SUDAH TEPAT, BENAR, SYAH, TIDAK PERLU DIPERDEBATKAN DAN DIAJUKAN LAGI
KAUKUS SOLIDARITY UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN SERIKAT PEKERJA
DENGAN INI :
KAMI
MENDUKUNG ANGGOTA DAN FRAKSI DI DPR KHUSUSNYA KOMISI XI, DAN UMUMNYA SELURUH ANGGOTA DPR UNTUK MENOLAK DAN MENGEMBALIKAN PENCALONAN 2 NAMA CALON GUBERNUR BI TERSEBUT ( DIRUT BANK MANDIRI SAUDARA AGUS MARTOWARDOJO & RADEN PARDEDE) SEBAGAI GUBERNUR BANK INDONESIA, KARENA TIDAK KRIDIBEL, TIDAK REPRESENTATIF.
Dan untuk kasus SPBM,
Dengan ini kami
1. MENGUTUK MANAJEMEN BANK MANDIRI ATAS TINDAKAN AROGANSI DAN KESEWENANG-WENANGAN KEPADA PEGAWAI, ANGGOTA, DAN PENGURUS SERIKAT PEGAWAI BANK MANDIRI ( SPBM ) YANG MEMPERJUANGKAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN DAN HAK-HAK MEREKA
2. MENDESAK SELURUH KOMPONEN MASYARAKAT NASIONAL MAUPUN INTERNATIONAL UNTUK MEMBERIKAN SANKSI TEGAS KEPADA MANAJEMEN BANK MANDIRI TERUTAMA KEPADA SAUDARA AGUS MARTOWARDOJO.
3. MECABUT AWARD GOOD CORPORATE GOVERNMENT YG TELAH DIBERIKAN KEPADA DIREKSI BANK MANDIRI, DAN AWARD LAINNYA SEPANJANG KEPEMIMPINAN SAUDARA AGUS MARTOWARDOJO, BAIK YANG TELAH DIBERIKAN ATAUPUN YANG AKAN DIBERIKAN, AGAR HAL SERUPA TIDAK TERJADI DI BANK ATAU PERUSAHAAN LAINNYA DI KEMUDIAN HARI. DAN INI SEBAGAI PEMBELAJARAN BAGI MANAJEMEN BANK MANDIRI, BANK ATAU PERUSAHAAN LAINNYA,
MENDESAK STOCKHOLDERS (PARA PEMEGANG SAHAM) UNTUK ;
1. MEMBERHENTIKAN DENGAN TIDAK HORMAT JAJARAN DIREKSI BANK MANDIRI TERKAIT, TERUTAMA DIRUT BANK MANDIRI SAUDARA AGUS MARTOWARDOJO,
2. SERTA MENGGANTI JAJARAN KOMISARIS BANK MANDIRI, KARENA TIDAK BISA MENJALANKAN FUNGSINYA SEBAGAI PENGAWAS TERHADAP TINDAK-TANDUK, AROGANSI, SERTA KESEWENANG-WENANGAN YANG TELAH DILAKUKAN OLEH JAJARAN DIREKSI BANK MANDIRI, BAIK TERHADAP PEGAWAI, ANGGOTA, DAN PENGURUS SPBM, SEHINGGA TIDAK TERJALINNYA HUBUNGAN INDUSTRIAL, HARMONISASI, KONDUSIFITAS DI DALAM BANK MANDIRI, SERTA MELINDUNGI KEJAHATAN PERBANKAN, BANYAK KASUS YANG TERJADI DI BANK MANDIRI YANG TIDAK TERSELESAIAN, SEPERTI :
a. PENGGELAPAN DEPOSITO A.N. PT.TASPEN (PERSERO) +/- SEBESAR RP.150 MILYAR
b. KASUS KKN SECURITY BRAVO,
c. KASUS KREDIT SINDIKASI RGM
d. KASUS KOLUSI MSOP (MANAJEMEN STOCK OPTION-SAHAM KHUSUS UTK MANAJEMEN) YANG PEMBERIANNYA TIDAK LAYAK DAN SEKARANG TIDAK TAU RIMBANYA PERYELESAIANNYA SERTA SISANYA, SEHARUSNYA INI DI PUBLIKASIKAN
e. KASUS PT KSI YANG SEKARANG DITANGANI KEJAKSAAN RI,
f. KASUS PENGADAAN ALAT TULIS KANTOR, DAN PERALATAN PERBANKAN, PERBAIKAN-2, SERTA RENOVASI KANTOR.
g. KASUS PERUBAHAN LOGO BANK MANDIRI YANG KURANG TEPAT DAN BERTOLAK BELAKANG DENGAN EFISIENSI YANG DI LONTARKAN TETAPI MEMBUANG RATUSAN MILYAR RUPIAH UANG UNTUK HAL YANG BELUM PERLU INI, (BANYAK PERTANYAAN DISINI, SIAPA YANG MENANGANINYA DAN LAIN SEBAGAINYA)
h. KASUS PENGADAAN KATERING, TERUTAMA KATERING YANG ADA DI JAJARAN DIREKSI DAN LAINNYA,
i. KASUS AXA MANDIRI.
j. REKAYASA KEUANGAN/NERACA BANK MANDIRI DARI TAHUN 2005 S.D. 2007 (TERMASUK PEREKAYASAAN/PENGELEMBUNGAN NPL OLEH SAUDARA AGUS MARTOWARDOJO DAN SEKARANG SEOLAH-OLAH DIA BERHASIL MENANGANINYA), PADAHAL KALAU DILIHAT DAN DIANALISA LAPORAN KEUANGAN PUBLIKASI PERBANKAN DIBANDINGKAN DARI TAHUN-TAHUN SEBELUMNYA KHUSUSNYA BANK BUMN, HAL TERSEBUT TIDAK ADA ISTIMEWANYA (TIDAK MENGEMBIRAKAN), MALAHAN YANG TERJADI COST EFISIENSI TERHADAP BIAYA KARYAWAN, BIAYA OPEARTIONAL (WALAUPUN TERJADI INFLASI DARI TAHUN KETAHUN), AKHIRNYA YANG TERJADI KESEJAHTERAAN KARYAWAN JADI KORBAN (GAJI KARYAWAN JAUH DI LEVEL BAWAH RATA-2 KARYAWAN PERBANKAN), PADAHAL INI SANGAT DIBUTUHKAN OLEH KARYAWAN UNTUK MENANGULANGI INFLASI SAAT INI, SUNGGUH IRONIS, SEHINGGA SEKARANG TERJADI DISMOTIVASI DIMANA-MANA, (RODI JAMAN BELANDA MUNCUL DI ZAMAN SEKARANG INI=IMPREALIS ALA AGUS MARTOWARDOJO), DISUATU SISI AGUS MARTOWARDOJO BESERTA KOLONIALNYA MENCARI/MERAUP KEUNTUNGAN YANG CUKUP BESAR DENGAN PEMBAGIAN MSOP BERBENTUK PIRAMIT TERBALIK, DAN MENDAPATKAN TANTIEM/INSENTIF YANG BERLIMPAH RUAH, DAN JUGA MENGAMBIL SPRIT LEBIH PADA PENGELEMBUNGAN BIAYA HUMAS,IKLAN, DAN LAIN-LAIN, SERTA MENDORONG DIREKSI, GROUP HEAD, KANWIL, DAN MANAJEMEN LAINNYA UNTUK MENDUKUNG DAN MENDONGKRAK NAMANYA BAIK DI INTERNAL BANK MANDIRI MAUPUN DI BEBERAPA MEDIA MASA, SEPERTI MEDIA REPUBLIKA, MEDIA INDONESIA, METROTV, MAJALAH GLOBE, SWA, ASIAWEEK, DLL. PADAHAL UANG YANG DIKELUARKANNYA ITU ADALAH UANG RAKNYAT UNTUK KEPENTINGAN PRIBADINYA.
k. MELAKUKAN KEBOHONGAN PUBLIK DI BEBERAPA MEDIA MASA BAIK CETAK MAUPUN ELEKTRONIK TERHADAP KONDISI YANG TERJADI DI BANK MANDIRI, YANG SEBENARNYA ADA MASALAH BESAR AKAN TETAPI DIBERITAKAN TIDAKA MASALAH. DENGAN DIBAYARNYA BERLIMPAH MEDIA TERSEBUT, BERITA KEBOHONGAN PUBLIK ITU TERSEBAR KAPADA MASYARAKAT LUAS, BAIK MASALAH PERSELISIHAN DENGAN SERIKAT PEGAWAI BANK MANDIRI MAUPUN MENGENAI KESEJAHTERAAN KARYAWAN YANG TELAH DI REKAYASA.
l. MELAKUKAN KEBOHONGAN INFORMASI KEPADA ANGGOTA DPR TERKAIT NO. f DIATAS, DAN BERUSAHA MENYOGOK ANGGOTA DEWAN, APARAT PENEGAK HUKUM, WARTAWAN, DISNAKERTRAN UNTUK MEMBUNGKAM PERSOALAN YANG TERJADI DI DALAM BANK MANDIRI, BAIK MELALUI KUASA HUKUM BANK MANDIRI, MAUPUN PIHAK KETIGA (AGAR KREDITNYA TIDAK DIPERSOALKAN/LANCAR).
m. PEREKAYASAAN PEMBERIAN AWARD DARI MAJALAH ASIA MONEY SERTA PEREKAYASAAN PENILAIAN MARKETING RISEARCH INDONESIA (MRI), PEREKAYASAAN AWARD LAINNYA. BENAR-BENAR POLITIK MAFIA.
n. PERMASALAHAN DAN PENJEBOLAN KARTU KREDIT,
o. DAN BANYAK KASUS-KASUS LAINNYA YANG TERJADI.
3. MENGHIMBAU DAN MEMINTA KEPADA PRESIDEN, WAKIL PRESIDEN, BPK, KPK, BI, MENEG BUMN, DPR, DAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT INDEPENDENT TENTANG KKN/PERBANKAN, MEMERIKSA DAN MENELITI KKN YANG TERJADI DI BANK MANDIRI INI YANG TELAH MENGURITA SESEGERA MUNGKIN AGAR PERSOALAN INI TIDAK HILANG BEGITU SAJA NANTINYA.
4. MENSEJAHTERAKAN KARYAWAN BANK MANDIRI (BAIK DISISI GAJI MAUPUN PEMBAGIAN INSENTIF)
5. MEMBUKA PELUANG DAN MENINGKATKAN KARIER KARYAWAN BANK MANDIRI.
UNTUK ITU
APABILA LANGKAH PENOLAKAN DAN PENGANTIAN JAJARAN DIREKSI DAN KOMISARIS BANK MANDIRI DALAM RUPS LUAR BIASA TIDAK DILAKUKAN, KAMI MENDESAK DAN MENGHIMBAU SELURUH KOMPONEN MASYARAKAT NASIONAL MAUPUN INTERNASIONAL MEMBOIKOT TRANSAKSI DI BANK MANDIRI
KARENA DI BANK MANDIRI BENAR-BENAR TELAH TERJADI KEJAHATAN, PELANGARAN HAM BERAT, DAN KONSPIRASI POLITIK TINGKAT TINGGI.
. Termasuk juga penggantian kroni-kroni Agus Martowardojo yang sudah mendarah daging, yang disuap dengan MSOP dan insentif cukup besar selama ini.
SAAT INI ADA :
3 ORANG PEGAWAI, ANGGOTA, DAN PENGURUS SPBM YANG MASIH DIBEBAS TUGASKAN (TIDAK BOLEH MASUK KELINGKUNGAN BANK MANDIRI), TERMASUK KETUA UMUM DPP SPBM IBU MIRISNU VIDIANA.
7 PEGAWAI, ANGGOTA, DAN PENGURUS SPBM YANG AKAN DI PHK OLEH MANAJEMEN BANK MANDIRI TERMASUK KETUA UMUM DPP SPBM IBU MIRISNU VIDIANA.
+/- 300 ORANG YANG DIBERIKAN SURAT SANKSI, DARI JENIS SANKSI RINGAN SAMPAI BERAT, DAN MALAHAN ADA YANG SAMPAI DAPAT 3 SANKSI UNTUK 1 ORANG PEGAWAI.
Saat ini hanya ada Satu Serikat Pegawai yang Syah di Bank Mandiri, yaitu DPP SPBM yang di Ketuai oleh Ibu Mirisnu Vidiana.
DPW, Ketua, Pengurus, Anggota yang masih setia menyatakan dan mendukung kepengurusan DPP SPBM Ibu Mirisnu Vidiana sebagai ketua DPP SPBM yang syah dari 10 DPW SPBM adalah sbb :
1. DPW Medan (Ketua Rudi,Pengurus, & Anggota),
2. DPW Palembang (Pengurus, & Anggota),
3. DPW Jakarta Kota (Ketua Eko Heri,Pengurus, & Anggota),
4. DPW Thamrin (Ketua Aryanto,Pengurus, & Anggota),
5. DPW Sudirman (Ketua Arif Fadilah,Pengurus, & Anggota),
6. DPW Bandung (Ketua Haryo,Pengurus, & Anggota),
7. DPW Jogya (Ketua Rahmad,Pengurus, & Anggota),
8. DPW Surabaya (Pengurus, & Anggota),
9. DPW Banjarmasin (Pengurus, & Anggota),
10. DPW Makasar (Ketua Burhan,Pengurus, & Anggota),
KAMI HIMBAU JUGA KEPADA SELURUH KOMPONEN BANK MANDIRI TETAP SOLID DAN SELALU BERGANDENGAN TANGAN SATU SAMA LAINNYA DENGAN SPBM
TEGAKKAN KEADILAN DAN KEBENARAN, DEMI MEMPERJUANGKAN
TUJUAN BERSAMA PEGAWAI
TETAP DORONG PERGANTIAN DIREKSI BANK MANDIRI DAN KRONI2NYA
YANG SUDAH TIDAK MELAKSANAKAN GOOD CORPORATE GOVERNMENT SECARA BAIK DAN BENAR TERSEBUT SECEPATNYA.
TEMAN-TEMAN BANK MANDIRI
KALIAN TIDAK SENDIRIAN DILUAR DAN DIDALAM
MASIH ADA KEPALA UNIT ANDA, ATASAN KEPALA UNIT ANDA, DAN ATASANNYA LAGI MENDUKUNG TEMAN2 SEMUA.
JANGAN KAWATIR,
BRAVO SPBM, JAYA BANK MANDIRI , SUKSES BUAT SEMUA.
BRAVO IBU KETUA DPP SPBM MIRISNU VIDIANA
ANDA MASIH TETAP KETUA SPBM BANK MANDIRI DAN MASIH SYAH
SAMPAI SAAT INI
Ttd
KAUKUS SOLIDARITY UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN SERIKAT PEKERJA
23 Maret 2008 at 7:17 am
Terima kasih, Insya Allah akan bermanfaat bagi saya dan orang lain.
27 Maret 2008 at 1:37 pm
sungguh beruntung sekali aku bisa baca-baca punya situ. jelas bermanfaat . . . . SATU HAL YANG PERLU AKU NEBENG SEBAR INFO. BAGI YANG BUTUH SOLUSI HIDUP, aku siap bantu-bantu dan bagi-bagi pengalaman.
30 Maret 2008 at 2:12 am
mas mau tanya nich…
saya udah ngirm kurang lebih 20 kali ke media yang sama dan itu sesuia dengan kriteria koran tsb.
tapi sampe sekarang masih belum di muat-muat..
tapi ada tulisan yang pernah mirip tulisan saya malah masuk ke dalam opini sebuah media masa yang saya kirimkan..
jadi apa yang harus saya lakukan…
30 Maret 2008 at 6:07 pm
yang belum pernah dimuat karyanya di media, nyantai aja…bikin media sendiri aja yang kreatif…gimana?
3 April 2008 at 11:42 am
untuk email koran tempo yang baru
koran@tempo.co.id
thax…
4 April 2008 at 5:51 am
tabloidtennis@yahoo.com
tabloid (kini majalah tenis-red) adalah bacaan komunitas insan tenis. Redaksi kerap menerima kiriman artikel berkaitan dengan aktivitas tenis di daerah, khususnya. Kirim saja artikel disertai foto kegiatan ke redaksi.
Oya, kantor redaksi di kompleks lapangan tenis senayan, jakarta.
Sembari latihan menulis berita, tambah relasi juga ikut memajukan pertenisan nasional..meski hanya seujung kuku.
-rovitavare-
tenispro.multiply.com
8 April 2008 at 5:43 pm
saya kecewa sekali dengan hukum yang berlaku di indonesia,bayangkan saja di lapaz saja masih bisa narapidana melakukan transaksi narkoba jutaan rupiah bahkan sampai milyaran,memangnya polisis yang menjaga disana apa saja kerjanya,nongkrong2 saja,makan gaji buta saja tanpa kerja,hukum macam apa ini,memang menrut saya bangsa indonesia ini bangsa yang masih bodoh,lagaknya saja yang bagus,janji gini gitu buktinya apa,kebanyakan orang indonesia ini orang2 yang gak mempunyai pikiran maju,terutama para pejabat2nya,masih banyak yang gila harta.
20 April 2008 at 10:06 am
“Tantangan Utama; Bagi Calon Kandidat Cagub dan Cawako di SUMSEL”
Oleh; Jhon Kenedy (Ket.Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Palembang).
Tahun 2008 adalah uporia dalam rangka pesta demokrasi bagi masyarakat Sumsel. Hampir sebagian kabupaten/kota di Sumsel telah melaksanakan pemilukada dan baru akan melaksanakan terhitung hingga akhir desember 2008 nanti. Yang paling puncak adalah pemilihan calon Gubernur Sumsel pada oktober mendatang. Dan dalam waktu dekat khusus untuk ibukota Sumsel(Palembang), akan dilaksanakan pada 12 juni nanti. KPUD Kota Palembang telah mengumumkan nomor urut para jawara-jawara untuk kota palembang. Sampai saat ini berbagai macam semboyan yang telah diejawantahkan para kandidat kepada masyarakat, politic education bagi masyarakat awam jelas sangat di butuhkan dalam rangka pencerdasan politik. Masih banyak masyarakat yang dikibuli oleh para pemimpin di negeri ini. Seperti “Komersialisasi Semboyan Gratis” yang tidak hanya pada wilayah lokal dan regional, namun sudah menjadi konsumsi publik secara nasional yang digunakan oleh calon eksekutif. Diantaranya, sekolah gratis, berobat gratis, KTP gratis, kawin gratis, khitanan gratis, namun ada hal yang belum gratis dan semua pilih bungkam ketika bicara tentang Ekonomi Kerakyatan dan Pemuda Miskin. Kemiskinan struktural masih mewabah di negeri ini dan harus menjadi sorotan utama bagi para calon jawara di tingkatan eksekutif.
Ekonomi Kerakyatan
Berbagai macam krisis telah dirasakan oleh rakyat kita, namun krisis yang paling fundamen adalah krisis ekonomi yang semakin menjepit kehidupan masyarakat terutama kategori masyarakat miskin. Mulai dari kenaikan harga sembako yang melambung tinggi dan tidak stabil, stock minyak tanah yang mulai habis, dan kelangkaan elpiji yang menjadi solusi pemerintah terhadap kenaikan harga minyak dunia yang mencapai US$100/barel, serta kenaikan harga beras yang melambung tinggi namun harga gabah menurun sehingga membuat keresahan para petani. Seperti harga minyak tanah yang sudah melambung tinggi saat ini mencapai harga Rp.5,000 s.d 8,000/liter adakah perhatian dari pemerintah kota maupun propinsi di Sumsel. Walaupun kenyataannya Indonesia sudah kehabisan minyak sejak 10 tahun lalu karena telah dibeli para investor asing untuk di eksploitasi,paling tidak coba untuk bijaksana kepada rakyat dengan mengerti kondisi sikologis yang begitu akrab dengan minyak tanah terhadap konversi gas yang harus dikonsumsi sebagai solusi bagi kebutuhan dapur rumah tanga, serta mencoba meyakinkan masyarakat untuk menerima realita yang ada,bahwa kita tidak bisa menjadi negara kaya karena semua sudah dijual habis untuk negara asing, kita hanya bisa mendapat polusi pabrik dari kekayaan alam yang kita miliki. Inilah sisa pembangunan yang terjadi di negeri ini.
Pemuda Miskin
Sudah tidak bisa disangkal lagi, jatuh bangunnya sebuah negara bergantung pada jatuh bangunnya kelompok pemuda. Pemuda adalah tulang punggung negara. Pemuda adalah ujung tombak pembangunan bangsa. Karena itu hampir bisa dikatakan mustahil sebuah negara bisa maju, andai pemudanya lemah terkulai dan terperosok di lorong-lorong sempit kehidupan tanpa gemuruh cita-cita kemajuan.
Bila pemudanya miskin moral, miskin pikiran, miskin ide, dan miskin kreativitas, negara pun akan ikut miskin sumber daya manusianya yang cerdas dan berprestasi. Apalagi bila pemudanya miskin finansial, miskin jaringan kerja, dan miskin pola berorganisasi, maka negara pun akan mengalami kemunduran sosial dan ekonomi, menyurutkan gelombang patriotisme, serta layu dalam pergaulan internasional.
Ada banyak pintu yang bisa kita masuki untuk memahami ‘kemiskinan’ pemuda kita saat ini. Salah satu di antaranya adalah dengan memahami potret kemiskinan nasional yang masih melanda negeri kita. Dalam salah satu artikelnya (10/1), peneliti Imam Cahyono pernah mengungkapkan problem kemiskinan negeri kita yang cenderung mengabaikan kekayaan bangsa dan orang-orang kaya di republik ini sebagai faktor determinan. Di tengah kemiskinan pemuda, misalnya, berdiri di sana orang-orang super kaya kelas dunia.
Majalah Forbes Asia (18/9/06) bahkan telah merilis daftar 40 orang super kaya Indonesia dengan total kekayaan 22,27 miliar dolar AS atau lebih dari Rp.200 triliun. Belum lagi hasil survei dua perusahaan jasa keuangan internasional, Merrill Lynch dan Capgemini, yang pada tahun lalu secara heboh menunjukkan sepertiga jumlah miliader di Singapura adalah warga Indonesia. Sepertiga dari total aset 55.000 orang terkaya di Singapura, sebesar 260 miliar dolar AS adalah milik warga negara Indonesia (WNI) yang punya izin tinggal tetap di sana.
Dari 55.000 orang terkaya itu, 18.000 orang adalah WNI yang berdomisili di Singapura dengan kekayaan 87 miliar dolar AS (sekitar Rp.800 triliun). Sementara RAPBN 2007 saja hanya berkisar Rp.713,44 triliiun (APBN 2007 sebesar Rp.763,6 triliun). Jumlah penduduk yang banyak serta kekayaan alam Indonesia yang melimpah adalah potensi yang amat besar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang kaya.
Kenyataan itu seharusnya menjadi garansi bagi bangsa Indonesia untuk dapat hidup sejahtera sehingga pemudanya dapat berpartisipasi secara aktif dalam gerak pembangunan nasional dan mampu menghadapi tantangan iklim kompetesi global. Namun bagaimana sesungguhnya yang terjadi di negeri kita sekarang ini, mari kita simak uraian berikut.
Potret kepemudaan
Kelompok pemuda atau kelompok warga negara dengan usia 18-35 tahun, kini telah mencapai hampir 40 persen dari total jumlah penduduk Indonesia yang 220 juta jiwa lebih itu. Ribuan organisasi kepemudaan telah pula bertebaran di pelosok-pelosok nusantara. Apa artinya? Tidak lain kecuali bahwa negara ini sedang menggenggam potensi bangsanya yang luar biasa besar, minat dan bakat suatu angkatan yang memadai secara emosional dan intelektual. Ini berarti bahwa Indonesia tengah memiliki kelompok bangsa dengan antusiasme yang tinggi dan budaya yang bersifat terbuka.
Tapi ironisnya, realitas kelompok pemuda saat ini keadaannya sungguh mengkhawatirkan. Akses pemuda dalam memperoleh pendidikan masih rendah, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pemuda masih minim, apalagi kemampuan kewirausahaan pemuda. Untuk kota palembang saja jumlah rumah tangga miskin (RTM) mencapai 99ribu lebih jumlah RTM (Data;BPS Sumsel 2006). Di samping itu, kita tahu saat ini tingkat pengangguran masih tinggi, juga kronik sosial kepemudaan seperti kriminalitas, premanisme, narkotika, psikotropika, zat adiktif, dan HIV/AIDS masih merajalela ditambah lagi budaya hedonisme yang sudah mulai merasuk ke pinggiran kota bahkan pedesaan. Diantara permasalahan ini begitu berat tantangan yang harus dihadapi Cagub dan Cawako di Provinsi Sumatera Selatan. Apabila seorang pemimpin dihadapkan pada kenyataan bahwa proses pembuatan kebijakan tidak dapat dilakukan melalui proses perumusan kebijakan rasional agaknya kekuasaan dan politik tidak dapat dihindari. Dari semua tipe yang ada, tipe demokratis dianggap yang terbaik, karena selalu mendahulukan kepentingan kelompok dibandingkan dengan kepentingan individu. Kekuasaan, otoritas dan legalitas yang memberikan wewenang kepada pemimpin guna mempengaruhi dan menggerakkan bawahan untuk berbuat sesuatu sehingga ini yang harus menjadi falsafah para jawara di Sumsel sebagai Provinsi ”Lumbung Pangan dan Lumbung Energi Nasional”. Kemampuan untuk memahami keterbatasan budaya seseorang dan mengembangkan budaya secara adaptif merupakan tantangan utama dari kepemimpinan, karena itu pemimpin harus memahami dinamika budaya, sehingga pertanyaannya adalah sejauhmana kita memahami budaya yang melingkupi kita. Maka sebagai calon fighter hingga akhir desember nanti, kepada semua calon pemimpin di Sumsel agar mampu menjaga Idealisme sebagai para pemegang amanah Umat, Bangsa, dan Negara”.
26 April 2008 at 2:15 pm
Menulis boleh juga buat mengasah kemampuan menyajikan buah fikiran cemerlang, trims.
6 Mei 2008 at 6:44 am
thaks,smoga sukses trus..
7 Mei 2008 at 4:51 am
setahuku email untuk surya itu : redaksi@surya.co.id
10 Mei 2008 at 6:06 am
Makasih banget mas ….akhirnya aku temukan juga alamt E-mail media masa …kalau boleh tolong kirimi saya alamt media masa yang menerima karya sastra/ puisi, alamt e-mail saya nawawi_fourdee@yahoo.co.id
11 Mei 2008 at 9:39 am
masm aku boleh minta alamat redaksi untuk koran arau majalah bahasa inggris, baik indonesia ataupun luar negri, thanks
16 Mei 2008 at 2:24 am
boleh g’ aku minta alamat redaksi untuk majalah…. sblom’y thanks ye..
19 Mei 2008 at 4:53 am
mas, alamat emailnya ada yang perlu diperbaharui
22 Mei 2008 at 4:51 am
Ini media paling tepat, bisa membantu saya dalam menulis
8 Juni 2008 at 5:18 am
Kalau mau mengirimkan naskah cerpen ke media massa alamat emailnya di redaksinya atau editor nya??
thx b4
17 Juni 2008 at 5:44 am
tolong., pers lebih memperhatikan gejolak yang terjadi, saat ini.yang di mnh, ambang knaikan BBM..serta adanya mutasi-mutasi isu dewasa ini, sangant mempangarui tingkat pemahaman masarakat, dengan ini di harap kan jangan lebih mnambah kebohongan,tingkat idiologi masarakat
17 Juni 2008 at 5:50 am
tolong., pers lebih memperhatikan gejolak yang terjadi, saat ini.yang di mnh, ambang knaikan BBM..serta adanya mutasi-mutasi isu dewasa ini, sangant mempangarui tingkat pemahaman masarakat, dengan ini di harap kan jangan lebih mnambah kebohongan,tingkat idiologi masarakat indonesia
18 Juni 2008 at 5:57 pm
akhirnya dapat juga standar penulisan n alamat media massa untuk pengiriman artikel.makuasih banyak..jazakumullah
23 Juni 2008 at 7:48 am
Semua ini telah mengajarkan bahwa menulis tentang diri kita (fenomena Indonesia) lebih baik daripada ditulis orang lain. Dalam bahasa sederhana, yakni tulislah diri kita sebelum ditulis orang lain.
4 Juli 2008 at 3:29 am
salam kenal, maaf mas kalo menulis alamat kita ke luar negeri, kodeposnya harus ada kode tambahan g’ sih?
bisa bantu saya g’? soalnya aq bingung neh?
oy web nya keren lho dan bermanfaat bgt…
salam damai Indonesia
dz4ki.blogspot.com
14 Juli 2008 at 5:03 am
Ass. Mas
Aku mau tanya nih ! Alamat majalah yang memuat cerpen di Indonesia ,khususnya di Jawa. Tolong kasih tau ya soalnya aku juga hobi nulis. Kalo bisa secepatnya kirimin aja di emailku: tifa_ni3@yahoo.co.id. Trims
Wass.
17 Juli 2008 at 3:16 am
Ass. Mas
Gini aku mau tanya , apa majalah anita cemerlang itu masih terbit atau nggak? Tolong dibales ya soalnya lagi butuh. Makasih
Wass
31 Juli 2008 at 4:48 pm
salam Budaya
sepertinya alamat e mail korannya harus di up date bung!!!
jika bisa, alamat itu lebi lengkap soalnya, beberapa koran, masing2 membuat E mail per Redaktur…
salam hormat dari Makassar
andhika Mappasomba
3 Agustus 2008 at 3:35 am
Yang mau ngirim artikel ke Majalah Islam Hidayatullah, silahkan. Ada juga honornya. Ini alamat emailnya majalah@hidayatullah.com
13 Agustus 2008 at 4:48 am
dapat uang g kalo nulis di media? thx
8 September 2008 at 1:47 am
makasih kang…
2 Nopember 2008 at 12:41 am
Ngambil copy paste saja ya! Saya butuh banget tema yang satu ini. Minimal itung-itung koleksi pribadi. Jika sewaktu-waktu butuh kan gampang gak usah ngulik-ulik lagi.
Terima kasih banyak bang fatih suhud. Maturnuwun.
8 Nopember 2008 at 6:29 pm
wahhh….bolehh copy ngga yaa? buat awal bikin artikell nihh
9 Nopember 2008 at 5:56 am
boleh ga yaa copy paste..untuk contoh artikel
14 Nopember 2008 at 8:08 am
terima kasih ya Mas..
pasti bermanfaat untuk kirim tulisan
11 Desember 2008 at 3:55 pm
tolong muatkan alamat email koran di maluku ambon dong.
11 Desember 2008 at 9:22 pm
bagus mas, mohon ijin ngobrak-abrik blog-nya, aku lg belajar ngeblog…matur nuwun
16 Desember 2008 at 10:42 pm
bos tolong donk kalau da lowongan wartawan atau jurnalis aku diberitahu atau tlp ke 03172007911.oke thanks
16 Desember 2008 at 10:44 pm
bos tolong donk kalau da lowongan jurnalis atau wartawan, aku diberitahu tlp ke 03172007911.oke thanks
21 Desember 2008 at 11:08 pm
ok tanks
18 Januari 2009 at 10:39 pm
Kepada Yth.: Donatur dan Muzakki
Di Bumi Allah SWT
Assalamu’alaikum wr wb.
Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Shalawat beriring salam semoga senantiasa terlimpahkan atas junjungan umat ini Nabi Muhammad SAW beserta para pengikutnya sampai akhir zaman.
Dengan surat ini dan yang bertanda tangan di bawah ini, saya:
Nama : NURHALIMAH
Tempat/tgl lahir : Indramayu, 21 Februari 1986
Alamat : Duren Tiga RT. 002 RW. 07 Kel. Duren Tiga
Kecamatan Pancoran Kotamadya Jakarta Selatan
Nama Orang Tua : Narto (bapak) dan Munikah (ibu)
Penyakit : TBC TULANG BELAKANG
Melalui surat ini saya dengan sebenar-benarnya adalah seorang thalibul ‘ilmi (penuntut ilmu) yang alhamdulillah dengan izin Allah SWT pada tahun ini masih mendapat kesempatan belajar study di LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab) dengan biaya Beasiswa dari Kerajaan Arab Saudi.
Sebenarnya saya sudah lama merasakan sakit, akan tetapi akhir-akhir ini penyakit saya bertambah meluas dan kondisi badan atau kesehatan saya bertambah lemah. Untuk jalan saja susah/sakit apalagi untuk beraktifitas sehari-hari sehingga ditengah-tengah ujian saya terpaksa tidak bisa mengikuti semua mata kuliah yang diujikan LIPIA pada minggu ini karena masuk ke rumah sakit sejak tanggal 6 Januari 2009 sampai sekarang.
Sakit yang saya rasakan sekarang antara lain:
• Nafsu makan tidak ada dan berat badan turun drastis
• Tulang punggung agak bungkuk dan ada benjolan
• Sering kesemutan pada kedua kaki
• Rasa lelah, nyeri dan kaku di punggung pada saat bangun dari tidur dan dari duduk
• Setiap kali bergerak punggung terasa nyeri sehingga tidak kuat duduk dan berdiri lama
Setelah saya periksakan ke Puskesmas Kelurahan Duren Tiga kecamatan Pancoran saya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah BUDHI ASIH Jakarta Timur pada tanggal 6 Januari 2009 dan dilakukan xray (rontgen) dan hasil pemeriksaan dari Dokter Ahli Radiologi rumah sakit tersebut yaitu dr. Ratri Dianti, Sp. Rad. Sebagai berikut:
• Kesan : Kompresi Corpus Lumbal 1 dan 2
• Anjuran : MRI
Karena Di RSUD BUDHI ASIH dokter spesialis bedah tulang atau orthopedinya sedang keluar negeri menjadi sukarelawan untuk Palestina maka saya dirujuk ke RSUD PASAR REBO Jakarta Timur dan masuk rumah sakit tersebut tanggal 8 Januari 2009. Sesudah sampai di RSUD PASAR REBO Saya disuruh menggunakan brace (seperti baju besi). Saya melakukan xray (rontgen) lagi dan hasilnya baru diketahui hari senin tanggal 12 Januari 2009 dan hasilnya menurut dokter spesialis orthopedi RSUD PASAR REBO, sebagai berikut :
• Saya positif Terkena TBC TULANG yang menyebabkan 2 ruas tulang belakang hancur yaitu tulang lumbal 1 dan 2
• Anjuran : harus dioperasi secepatnya dan dikasih pen untuk menyangga tulang belakang yang hancur. Efeknya jika tidak segera dioperasi bisa terjadi kelumpuhan pada kedua kaki (Na’udubillah min dzalik/semoga Allah SWT melindungiku dari hal tersebut)
Kemudian kami tanyakan ke berbagai sumber kira-kira berapa biaya keseluruhan operasi tersebut, ternyata sangat mahal dan diluar dugaan yaitu 17 sampai 20 juta rupiah. Karena harga pen sendiri yang dari titanium harganya 14-an juta. Sehubungan kondisi ekonomi keluarga saya yang tidak mampu maka operasi tersebut belum kami laksanakan dan dengan terpaksa untuk sementara saya keluar dari RSUD Pasar Rebo pada tanggal 17 Januari 2009 karena mengingat operasi sendiri belum ada kepastian dananya dan semakin lama di Rumah Sakit, takut biayanya akan membengkak.
Selama 2 hari saya dirawat di RSUD Budhi Asih yaitu dari tanggal 6 – 7 Januari 2009 dan selama 10 hari saya dirawat di RSUD PASAR REBO Ruang Cempaka 503-03 yaitu dari tanggal 8 – 17 Januari 2009, kondisi saya belum ada perubahan yang berarti.
Sehubungan dengan keadaan ekonomi keluarga saya yang miskin, tetapi saya memiliki keinginan dan semangat untuk menuntut ilmu. Maka dengan keadaan yang demikian saya mengajukan permohonan bantuan materil maupun moril kepada Bapak/Ibu para dermawan untuk bersedia membantu saya, dan Insya Allah seberapapun besar bantuan yang diberikan akan sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kelangsungan study saya. Adapun bantuan yang diberikan bisa dikirim ke Alamat tempat tinggal saya, atau kalau bapak/Ibu punya banyak kesibukan bisa menghubungi Kedua paman saya, yang mengurusi pengetikan permohonan bantuan ini dan segala sesuatunya yaitu
1. SAPRUDIN dengan Nomor Hp. 085227434999 atau
Ke BRI Cab. Paguyangan No. Rekening 3687-01-007010-53-2 atas nama SAPRUDIN
2. ATOILLAH dengan nomor Hp. 081210960032 atau
Ke Bank Muamalat Shar’e no. Rekening 601923 9021324999 atas nama ATOILLAH.
Demikian permohonan bantuan ini saya sampaikan semoga Allah mengabulkan do’a ini dengan perantaraan kedermawanan Bapak/Ibu. Atas segala bantuan yang diberikan sebelum dan sesudahnya saya ucapkan Jazakumullah khairan jaza’ semoga Allah mengganti dengan yang lebih baik dari yang telah diberikan. Amien.
Wassalamu’alaikum wr wb.
Jakarta, 18 Januari 2009
Al faqir ila rahmatillah
Nurhalimah
*Catatan:
• No. Telepon RSUD Pasar Rebo : (021)8401127, 8400109
• No. Telepon RSUD Budhi Asih : (021)8090282
20 Januari 2009 at 3:41 pm
mas klo bleh nambahin n klo blum ada almat email,,,
belia_pr@yahoo.com
dari pikiran rakyat yg bwt remaja,,,
thankz bwt infonya,,
21 Januari 2009 at 1:39 am
Terimakasih untuk semua informasinya,Semoga bermanfaat buat say dan keluarga
22 Maret 2009 at 2:56 pm
Tolong donk kasih tau bgmn caranya awal mulanya membuat atikel ini yg benar agar diterima ama sang pambaca &dmana sich aq dpat mengirimnya yang sbnrnya agar dpat dterima&dbaca pembaca
14 April 2009 at 2:34 pm
minta tolong kirimin cp + alamat majalah + koran all wilayah di indonesia. thx’s ya
15 Mei 2009 at 10:48 am
saya ingin menanyakan kalau ingin memuat sebuah artikel di koran sekitar jakarta biasanya apa yang paling diminati pembaca. karena saya ada tugas dari kampus untuk memuat artikel ke koran sekitar jakarta. Tk
1 Juni 2009 at 4:03 pm
asslkum wr wb.
mas.. ak mao nya. kalo nulis artikel buat d kirim k media gt, mesti yang berbau2 politik ato ekonomi ya?
ak tertarik neh buad ngirim artikel k media. tapi tekadang ak suka bingung nentuin tema apa yang bagus n menarik untuk di baca.
tlg rep k email ku aja.
danitadwityanagamalwan@yahoo.com
tengks alot.
wassalam
4 Juli 2009 at 9:08 pm
Telah terbit Majalah Berita FOJA – majalah berita pertama di Tanah Papua sejak tanggal 20 November 2008 lalu. Majalah Berita yang terbit dua minggu sekali ( dwimingguan ) ini, beralamat di Jln. Raya Abepura No. 33 B, Kelurahan Entrop – Distrik japsel – Kota Jayapura, Provinsi Papua. KP. 99224, Telpon / Faks : 0967 – 536646 – 0967 – 5102232. Alamat e-mail : majalahfoja@yahoo.co.id