Menulis di Media Cetak Indonesia (6)
www.fatihsyuhud.com

Biodata Penulis dan Bonus Tulisan

Biodata

Setelah tulisan selesai, jangan lupa menuliskan biodata anda.Biodata penulis biasanya harus berkaitan dengan tema tulisan dan isinya singkat. Kalau kebetulan tema tulisan sesuai dengan jurusan dan/jabatan kita, maka jurusan/jabatan bisa digunakan sebagai biodata. Contoh, Sdr. Purwono, Medan, menulis artikel seputar sastra, maka biodatanya bisa dua macam (a) Dosen Fakultas Sastra UISU, Medan; atau (b) Pembantu Dekan I, UISU, Medan (jabatan ini dapat juga dipakai sebagai biodata tulisan yang berkaitan dengan dunia pendidikan secara umum).

Akan tetapi kalau tulisan kita berkaitan dengan masalah yang tidak ada hubungannya dengan jurusan kita, maka dapat menggunakan biodata yang berkaitan dengan tulisan tsb. Contoh, Tasar Karimuddin yang jurusan ilmu politik menulis seputar agama, maka biodata bisa ditulis sebagai berikut: Penulis adalah Khatib KBRI New Delhi, atau Staf Litbang PPI-India, dst. Intinya, biodata bukan soal yang sulit. Ia dapat fleksibel, sesuai kebutuhan dan tema tulisan yang kita buat.
BonusApakah tulisan yang dimuat ada honornya? Tentu ada. Namun, honor tulisan lebih pantas disebut bonus mengingat jumlahnya tidak begitu besar, bahkan sangat kecil untuk koran daerah, kalau diingat bahwa diperlukan painstaking effort untuk riset bahan, dan lain-lain. Apresiasi intelektual memang masih sangat kurang di negara kita dibanding di negara maju. Termasuk dalam hal ini honor/gaji dosen (PNS atau swasta), misalnya, yang kalah jauh dengan penghasilan tukang bengkel atau pemilik toko.

Namun demikian, dibanding di India, honor tulisan di kita terbilang lumayan. Di the Jakarta Post (artikel bahasa Inggris), misalnya, tulisan yang dimuat bernilai Rp.750.000. Sedang di Kompas dan Jawa Pos, masing-masing Rp.450.000 dan Rp. 500.000. Ketiga koran ini adalah yang terbesar honornya. Sedangkan koran nasional lain seperti Media Indonesia, Suara Pembaruan, Suara Karya, dan lain-lain dan koran daerah di Jawa rata-rata Rp.300.000. Sementara untuk koran daerah luar jawa berkisar antara Rp.50.000 sampai 200.000.

Menulis memang hendaknya tidak diniatkan untuk mengharapkan honor (baca, untuk cari duit). Karena kalau ini yang jadi tujuan, banyak aktivitas non-intelektual lain yang dapat menghasilkan jumlah lebih besar, walaupun kalau tulisan kita dimuat secara teratur dua kali saja dalam sebulan bisa melebihi gaji dosen. Menulis, seperti yang pernah saya singgung sebelumnya, bertujuan utama untuk (a) membangun kredibilitas intelektual dan gelar yang kita sandang; (b) menyebarkan ide yang kita miliki ke kalangan yang lebih luas; (c) ikut mewarnai dunia wacana nasional yang akan punya pengaruh langsung pada pembangungan masa depan Indonesia dan (d) membentuk citra baik almamater, institusi dan jabatan yang kita sandang.

PENUTUP

Sebagai penutup uraian singkat tips menulis ini saya ingin mengulangi dan menekankan bahwa belajar menulis, terutama bagi pemula, adalah DENGAN MENULIS APA YANG MAU KITA TULIS. TIDAK PERLU BELAJAR TEORI. Dan kirimkan tulisan tsb. ke media. Idealnya, sebelum dikirim tulisan kita diperiksakan dulu pada rekan atau dosen anda yang biasa menulis. Kalau tidak ada, langsung saja dikirim. Jangan lupa, usahakan setiap hari membaca rubrik: headlines, editorial dan artikel opini koran yang anda baca. Soal nonteknis yang tak kalah pentingnya untuk produktifitas menulis adalah BE RESILIENT AND HUMBLE (tidak mudah putus asa untuk terus mencoba kalau tulisan tidak dimuat dan tetap rendah hati ketika tulisan dimuat).

Selamat memulai menulis dan bagi yang membutuhkan bantuan teknis (editing, bahan, dan lain-lain) silahkan kirim email ke salah satu rekan berikut: saya (gagho@yahoo.com), Rizqon Khamami (rizqonkham@yahoo.com), Qisai (qisai@yahoo.com), Izam Zamhasari (izamsh@yahoo.com).

Mari maju bersama mencapai kredibilitas intelektual pribadi dan almamater (mahasiswa dan masyarakat Indonesia di India).(TAMAT)[]

Sumber: www.fatihsyuhud.com

Tip Menulis di Media Massa Cetak atau Online

Tips Menulis di Blog


  1. dick

    kita bisa tau darimana kalo tulisan nya di muat ato ngga’ ? ap ada pemberitahuan?

  2. nuryadi27

    hmm dalam mencantumkan biodata apa saja apa cuman nama dan jabatan?? ato alamat, no rek mungkin ato apa aja yang mesti di pasang?

  3. ipan

    walaupun bonus bukanlah tujuan utama untuk menulis di media cetak, tetapi ia merupakan motivasi bagi penulis agar lebih kreatif lagi. pertanyaan: apakah kita mencantumkan no. rekening pada saat bersamaan mengirimkan tulisan ke email media? karena bagaimana cara kita mendapatkan bonus tersebut.
    trims…………….

  4. zainul

    saluttt

  5. Firmansyah halan nuri

    kalau tulisan bukan berupa hal-hal yang sangat banyak diangkat bagaimana? saya jurusan teknik elektro UPI. tapi saya sangat cinta dengan dunia musik, apalagi perkembangan musik indie di Bandung salah satunya. apakah ada peluang kalau tulisan saya akan dimuat. terimakasih

  6. Hery arianto

    Saya pegawai bank yg sdg menulis buku,bgmana cara menawarkan ke penerbit.bgmana pembagian royaltinya.

  7. fatkur

    Terimakasih banyak mas, saya sedang proses mengembangkan potensi diri dalam bidang menulis. Minta dukungannya agar upaya saya dapat berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa Indonesia/masyarakat luas. Selain itu saya juga berharap dapat memperoleh manfaat baik yang berupa materi/imbalan/honor dan immateri/kepuasan batin.

  8. fatkur

    Sekarang saya sedang menulis tentang pilkada di Jawa Barat. Ada sumbang saran topika apa yang kira-kira paling menarik. terimakasih

  9. haqi

    kalau menulis cerpen atau puisi, alamat email yang dilayangkan sama atau tidak?

    #sama

  10. Arya

    Wuih……menggiurkan yach…..
    jDi pengEn neeeh…………

  11. RHEENOW

    GUE JG PENGEN JADI PENULIS

  12. hm..
    ak mau mencoba menulis
    walaupun ak seorang pelajar SMP.
    itung-itung sbg bantu biaya uang sekolahku…
    apakah anda dapat membantu saia????
    wawasanku cukup luas di dalam bidang-bidang tertentu.
    jika anda berniat membantu saia…
    tolong kirim pesan ke email sya..
    virlie_20@yahoo.com
    sebelumnya saia finny mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada anda………………………………..

  13. suyanto

    gus assalamualaikum. wah isinya bagus. emai gus yang paling aktif yang mana karena seminggu lalu kirim email ke fatih@alkhoirot.com belum ada jawaban

  14. deni sofian

    menulis adalah sesuatu yang sangat fenomenal selain berlatih memenej kata, mengatur gerak alur otot syaraf yang kaku juga menambah wawasan kita tentang apa yang kita tulis serta dapat mentransfer ilmu yang kita tulis pada pembaca, terlebih bagi seorang penulis yang sdh profesional. tetapi bagi pemula jangnkan dpt memaparkan sebuah ide secara sistematis untuk memperoleh idenya itu sendiri kesulitan ditambah dengan keputus asaan yang enantiasa mendera pemula. nah bagaimana mendapatkan ide -ide yang cocok dan dapat diterima oleh media untuk dituangkan dalam sebuah artikel . dan bagaimana pula mengatasi putus asa dalam menulis. terima kasih

  15. teguh

    assalamualaikum
    mas boleh tau ndak standard spesifikasi teknis artikel yang layak terbit, spasi,jumlah kata ,margin kiri -kanan,jd kt jd lebih pede ,krn udah memenuhi syarat administrasinya,tinggal tingkatkan kualitasnya ,makais wassalam

  16. wahyu

    kok tidak jelas banget y, seharusnya biodata tuh spesifik apa aja yang perlu ditulis selain nama

  17. gak semua tulisan yg dikirim ke koran akan dimuat. biasanya mereka liat aktualitas tulisan trus gagasan.

  18. ok.ij

  19. gatot supriyanto

    saya seorang guru sltp. suka juga menulis. pernah menang dalam beberpa lomba cipta cerpen dan naskah drama. tolong kasih masukan yang jitu agar tulisan saya dapat dimuat di kompas. saya pernah kirim cerpen beberapa kali dan di tolak. sekarang lama tidak kirim cerpen ke surat kabar. tq atas kebaikan hati anda.

  20. Lies

    menarik juga,

  21. n.arief w

    Mas Fatih, tulisan anda jadi bikin saya semangat menulis lagi nih. Ternyata honor buat tulisan di media cetak, lumayan besar juga ya. Terima kasih ataf info anda.

  22. wah…saya mau banget Om Fatih …apalagi dengan adanya Honor untuk setiap tulisan kita..pastinya akan lebih giat dan termotivasi untuk menulis.cuma..? apa yang mau ditulis yah…?

  23. terima kasih atas tipsnya, bermanfaat banget buat saya

  24. makasih mas fatih telah melengkapi tulisannya sehingga saya bisa segera mempraktekannya…
    menulislah seperti air mengalir apa adanya dalam pikiran dan biasakanlah…
    sekali lagi makasih mas tulisannya

  25. Mas fatih ini memang seorang bapak blogger yang hebat, saya yang pemula ini banyak mengambil manfaat dari ilmu ilmu anda

  26. wah,mau nulis trus ah…ke Jakarta Post bs dpt 750??waw!!(drooling…)
    tapi kesulitannya ga punya banyak sumber.buku2ku cuma dikit.sumbernya media massa doang kbanyakan

  27. Iya betul pa, menulis bukan fokus untuk nyari duit (penghasilan), tapi bisa juga menjadi tambahan penghasilan. karena menurut aku menulis adalah sarana untuk menyalurkan hobi (ide, saran, keluh-kesah dll).

    Aku termasuk orang yang tidak pandai menulis, makanya aku minta saran sama http://afatih.wordpress.com tips & trik menulis bagi orang yang tisak punya bakat menulis…

    Terima kasih

  28. tabroni

    makasi smua infonya, sy br belajar euy

  29. sy msh buth bnykk blajar nih




Leave a Comment