Bagaimana Memulai Menulis?
September 5, 2005 in Blog Indonesia, Blogger Indonesia, Fatih Syuhud, Indonesian Blogger, Tip Menulis
Menulis di Media Cetak Indonesia (2)
www.fatihsyuhud.com
Bagaimana Memulai
Banyak yang ingin menulis ke media tapi bingung bagaimana memulainya. Ada dua cara:
1. Mempelajari teori menulis baru praktik;
2. Learn the hard way atau menulis dulu teori belakangan.
Terserah kita mana yang lebih enak dan nyaman. Tapi, berdasarkan pengalaman rekan-rekan di India yang tulisannya sudah banyak dimuat di media, alternatif kedua tampaknya lebih bagus. Rizqon Khamami, Zamhasari Jamil, A. Qisai, Tasar Karimuddin, Beben Mulyadi, Jusman Masga, Irwansyah, dan lain-lain semuanya belajar menulis dengan langsung mengirim tulisannya. Bukan dengan belajar teori menulis lebih dulu.
Saya sendiri merasa alternatif kedua lebih enak. Ini karena kemampuan daya serap saya terhadap teori sangat terbatas. Saya pernah mencoba belajar teori menulis. Hasilnya? Pusing. Bukan hanya itu, bahkan dalam belajar bahasa Inggris pun, saya cenderung langsung membaca buku, koran atau majalah. Pernah saya coba belajar bahasa Inggris dengan membaca grammar, hasilnya sama: pusing kepala.
Sulitkah Menulis?
Sulitkah menulis? Iya dan tidak. Sulit karena kita menganggapnya sulit. Mudah kalau kita anggap “santai”. Eep Saifullah Fatah, penulis dan kolomnis beken Indonesia, mengatakan bahwa menulis akan terasa mudah kalau kita tidak terlalu terikat pada aturan orang lain. Artinya, apa yang ingin kita tulis, tulis saja. Sama dengan gaya kita menulis buku diary. Setidaknya, itulah langkah awal kita menulis: menulis menurut gaya dan cara kita sendiri. Setelah beberapa kali kita berhasil mengirim tulisan ke media — dimuat atau tidak itu tidak penting– barulah kita dapat melirik buku-buku teori menulis, untuk mengasah kemampuan menulis kita. Jadi, tulis-tulis dahulu; baca teori menulis kemudian. Seperti kata Rhoma Irama, penyanyi kesayangan Malik Sarumpaet.
Topik Tulisan
Sekali lagi, usahakan menulis sampai 700 kata dan maksimum 1000 kata. Dan setelah itu, kirimkan langsung ke media yang dituju. Jangan pernah merasa tidak pede. Anda dan redaktur media tsb. kan tidak kenal. Mengapa mesti malu mengirim tulisan? Kirim saja dahulu, dimuat tak dimuat urusan belakangan. Keep in mind: Berani mengirim tulisan ke media adalah prestasi dan mendapat satu pahala. Tulisan dimuat di media berarti dua prestasi dan dua pahala. Seperti kata penulis dan ustadz KBRI, Rizqon Khamami.
Rendah Hati dan Sifat Kompetitif
Apa hubungannya menulis dengan kerendahan hati? Menulis membuat kita menjadi rendah hati, tidak sombong. Karena ketika kita menulis dan tidak dimuat, di situ kita sadar bahwa masih banyak orang lain yang lebih pintar dari kita. Ini terutama bagi rekan-rekan yang sudah menjadi dosen yang di mata mahasiswa-nya mungkin sudah paling ‘wah’ sehingga mendorong perasaan kita jadi ‘wah’ juga alias ke-GR-an.
Nah, menulis dan mengririm tulisan ke media membuat kita terpaksa berhadapan dengan para penulis lain dari dunia dan komunitas lain yang ternyata lebih pintar dari kita yang umurnya juga lebih muda dari kita. Di situ kita sadar, bahwa kemampuan kita masih sangat dangkal. Kita ternyata tidak ada apa-apanya. Ketika kita merasa tidak ada apa-apanya, di saat itulah sebenarnya langkah awal kita menuju kemajuan.
Kita juga akan terbiasa menghargai orang dari isi otaknya bukan dari umur atau senioritasnya apalagi jabatannya.
Di sisi lain, membiasakan mengirim tulisan ke media membuat sikap kita jadi kompetitif. Sekedar diketahui, untuk media seperti KOMPAS, tak kurang dari 70 tulisan opini yang masuk setiap hari, dan hanya 4 tulisan yang dimuat. Bayangkan kalau Anda termasuk dari yang empat itu. Itulah prestasi. Dan dari situlah kita juga belajar menghargai prestasi dan keilmuan serta kekuatan mental juara seseorang.
It’s your choice: you are either being a loser or a winner. Being a loser is easy. Just sit down in the chair, behind your desk. And feel comfort with your hallucination of being “a great guy” which is actually not, as a matter of fact.[]
Sumber: www.fatihsyuhud.com
Tip Menulis di Media Massa Cetak atau Online
- Alamat Email Media Massa Cetak Indonesia
- Bagaimana Memulai Menulis?
- Meresapi Gaya Orang Menulis
- Membina Hubungan dengan Media
- Basis dan Topik Tulisan
- Honor Tulisan dan Biodata Penulis
- Menulis Surat Pembaca
- Menulis Artikel Bahasa Inggris
- Nulis Buku, Pak Dosen!
- Aku Tak Bakat Menulis
Tips Menulis di Blog
-
1
Tips Menulis di Blog « Fibri Aryanto’s Weblog
Pingback on Des 4th, 2007 at 8:07 am
[...] Bagaimana Memulai Menulis? [...]
-
2
Tips Menulis di Blog « Fibriaryanto’s Weblog
Pingback on Jan 17th, 2008 at 9:09 am
[...] Bagaimana Memulai Menulis? [...]
-
3
Bagaimana Memulai Menulis « UNESA @AL-COWHOLE COMMUNITY
Pingback on Apr 17th, 2008 at 8:17 am
[...] Bagaimana Memulai Menulis Ditulis pada April 17, 2008 oleh YULY Bagaimana Memulai Menulis [...]
-
4
Meningkatkan Budaya Menulis Bagi Guru Melalui Aktivitas “Ngeblog” « Yuk Kita Cerita
Pingback on Apr 22nd, 2008 at 10:49 am
[...] Syuhud, A. F. 2005. Bagaimana Memulai Menulis. Sumber: http://afatih.wordpress.com [...]
Leave a Comment
-
Menu Utama
-
Sponsor
Blogger Indonesia A. Fatih Syuhud- AdSense for Feeds has Begun
- Google faces defamation lawsuit in India
- Western Union AdSense to More Countries
- What Happen with Jackbook.com?
- Beijing 2008 Olympic Games
- Wordpress 2.6 Gravatar in Brian Threaded Comment
- 20 US Dollar Referral
- Two Indonesian Ministers Named in Corruption Case
- A script on this page is causing IE to run slowly
- Internet Explorer cannot display the webpage
-
Artikel Penting
-
Tulisan Terakhir
- Cara Pasang Foto di Komentar
- Wanita ber-Jilbab
- Alfred B. Nobel
- Lomba Buat Blog Sekolah Tingkat Nasional
- Cara Promosi Blog
- Wanita Karir
- Daftar Nama DPR Penerima Dana Bank Indonesia
- Snap Shot Disable Saja!
- Rumah Sakit di Malang
- Transkrip Rekaman Pembicaraan Artalyta - Urip dari Sel Tahanan
- Pengumuman Seleksi Beasiswa Mesir 2008 2009
- Transkrip Rekaman Al Amin Azirwan (2)
- Drop-down Blogroll
- Rekaman Pembicaraan Al Amin dan Azirwan
- Wanita Pintar
-
Top Posts
-
Meta
-
Komentar Terakhir
-
Track
-
Budaya ngeblog adalah budaya baca dan menulis dalam skala massal. Sebuah budaya yang dilakukan bangsa-bangsa maju dan civilized.
Indonesia akan tetap berkutat dalam kemunduran kalau masih stagnan pada budaya lisan dan enggan mereformasi diri.
Setiap Blogger Indonesia "berkewajiban" untuk mengajak rekan-rekannya ngeblog--dengan bahasa Inggris atau Indonesia -- untuk sama-sama menuju tradisi baru insan modern.
Email: fatihsyuhud-at-gmail-dot-com -
Baca Tulisan Terbaru via Email
-
Tukar Link dg Blogger Indonesia
#1 Top Ten Blogger Indonesia versi Majalah Tempo
Copy code below, insert into your blog :)
<a href="http://fatihsyuhud.com/" target="_blank"> <img src="http://fatihsyuhud.googlepages.com/blog-indonesia.gif" alt="Blogger Indonesia"> </a>
Sebarkan Budaya Ngeblog!
Copy kode di bawah, letakkan di Sidebar blog Anda :)
<a href="http://afatih.wordpress.com/" target="_blank"> <img src="http://fatihsyuhud.googlepages.com/blog-tutorial.gif" border="0" alt="Cara Membuat Blog"> </a> -
Feed Readers
Tag
ahmadiyah ahmadiyya artalyta suryani beasiswa beasiswa luar negeri beasiswa s1 beasiswa s2 blbi blogcatalog blogger blog gratis blogspot buku cara buat blog cara menulis cara ngeblog gai indonesia jai Kepribadian korupsi koruptor lowongan kerja membaca menulis narkoba pasang foto perempuan promosi blog pull-down read more s2 stan tips menulis artikel transkrip tutorial blog Tutorial Blogger tutorial wordpress wanita wanita cantik wanita jelek wanita modern wanita muslimah widget wordpress-
Social Networks
-
Money Maker
-
Global Contribution
-
Iklan
-
Blog Stats
- 827,334 hits
-
Komentar Sampah
















September 23, 2007 at 2:47 pm
pertama kali saya nulis dengan bahasa yang ala kadarnya, namun kadang ngelantur kesana kesini. tapi pasti aku bisa menulis seperti anda
Oktober 10, 2007 at 12:36 pm
kadang saya bingung untuk memulai menulis banyak yang ingin di tulis tapi tidak tahu dari mana dan setelah menulis kadang terbit perasaan bahwa tulisan yang sedang saya tulis tidak bagus dan kembali diedit lagi sehingga penulisan sering tidak selesai. untuk penulisan di blog saya harus selesaikan pada saat itu juga dan banyak tergantung dari mood. terus terang saya ingin bisa menulis seperti anda seperti nya tulisan itu mengalir lancar seperti tidak pernah habis kata - kata untuk ditulis serta enak untuk dibacanya
Oktober 13, 2007 at 5:22 am
Kalau saya nulis juga gak bisa panjang panjang, biasanya singkat singkat saja langsung to the point mungkin ini juga disebabkan dari kebiasaan saya kalau bicara juga singkat singkat saja yang penting orang sudah ngerti, kalau mau nulis di blog juga kalau kita gak nguasai topik harus lihat lagi dari artikel orang karena dia nulis sesuai bidangnya jadi dia bisa nulis detail,kadang aku bingung juga mau nulis apa supaya orang banyak yang suka.
Paling aku terjemahin saja apa yang dirasa perlu diketahui orang lain dari web yang ku kunjungi dan dianggap bermamfaat.
Oktober 17, 2007 at 1:22 am
Saya punya resep … tulis apa yang hendak ditulis, tanpa teori http://www.webersis.com
Oktober 18, 2007 at 3:27 pm
Semua orang pasti bisa nulis, tapi mengolah tulisan untuk dikomunikasikan ternyata sulit mas. ibarat kita pandai berkata-kata tapi belum tentu pandai berkomunikasi…..tul gak?
Oktober 19, 2007 at 4:18 pm
Menulis Sangat Mudah Memang, sangat-sangat mudah. Saya dag parktikkan dan menularkan virusnya, http://www.webersis.com
Nopember 20, 2007 at 4:49 am
biasa aja, just tulis lalu kasih ke teman buat dibaca, jika dia udah enak, coba ke orang lain (teman lain ) lagi…minta respon mereka…
Nopember 23, 2007 at 7:19 am
Wow…. thanx for the tips
Desember 1, 2007 at 1:47 pm
terima kasih gagasannya…
Desember 22, 2007 at 4:09 pm
setelah baca2 neh blog jadi pengen nyoba nulis di surat kabar. hehhe.. tapi apa mungkin?? membaca saja aku sulit.. ehehhe.. makash mas fatih walau kita tak saling kenal tapi ilmu anda sangat bermanfaat.
Desember 27, 2007 at 8:30 am
Iya kadang ketika sdh menulis apa yang ingin kita tulis, tiba2 ditengah jalan (baca: tulisan) lupa alias kehabisan bahan..(apa lagi ya yang mau ditulis). Ada tipsnya mas? Trims
Desember 29, 2007 at 10:13 am
Aku lagi jadi digger nih…
Gali, gali, gali terusss… ilmunya mas Fatih, nganti ente.
Tapi kok, aku tetep pethuk yo ?
Desember 30, 2007 at 6:03 pm
kalau aku nulis persis kayak mas lambang..tuh khan bingung, mau nulis apa lagi… udah segitu aja ach
Januari 5, 2008 at 12:40 pm
tanya nih, ada milis khusus untuk penulis ngga?kalau ada tolong kasih tahu ya……..SALAM SUKSES UNTUK SEMUA
Januari 31, 2008 at 6:18 am
Tips yang bagus. Boleh dikutip nggak buat referensi? Thanks
Februari 10, 2008 at 6:33 am
baguz juga tu resepnya mas fatih..moga para pemula bisa jadi kayak mas..
Februari 11, 2008 at 5:06 am
Menulis bagi sebagian orang adalah hal yang sangat menyebalkan karena dalam menulis dituntut menggabungkan antara kemampuan pikiran dan kemampuan mengeluarkannya ke dalam bentuk tulisan, sehingga benar sekali seperti pa “eep Saifulah ” bilang bahwa klu mau menulis jangan terikat dengan aturan yang orang buat, tulislah seperti apa maunya dan rasakan kebebasan itu…….
Februari 15, 2008 at 6:02 pm
Ass…ingin menjadi penulis.mungkin teorinya menulislah setiap hari.prakteknya mulailah menulis setiap hari dan membaca tulisan orang lain. saya sedang mencoba juga. wslm…Hadi Aceh//www.alsumatrany.multiply.com
Maret 2, 2008 at 3:13 am
Thanks For sharing bro
Maret 4, 2008 at 5:50 am
trik nya akan saya coba praktekan bro…. thanks before. Gbu !!!
Maret 13, 2008 at 1:14 pm
Sudah banyak saya nulis dan kukirimkan dimedia masa,tapi sampai saat ini tdk ada satupun tulisan saya yang dimuat.Ini bener-bener menunjukkan bahwa perlu banyak belajar lagi teknik-teknik dalam penulisan.Rasanya akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri kalau tulisan saya dapat dimuat di salah satu media masa.Mungkin salah satu kuncinya yaitu SAYA HARUS TETAP SEMANGAT.Dengan kata kunci itu saya akan meraih kesuksesan dalah perihal tulis-menulis.Semoga kita diberi kemudahan dalam segala hal,khususnya dalam bidang tulis-menulis,amien.
Maret 31, 2008 at 3:05 pm
maksih pa kyanya ane belajar banyk dari semua tulisan bapa heheh bapa pa mas apa om nih yang enak ,, tapi yang ga ngurangin rasa hormat ane ,,,
April 7, 2008 at 2:58 am
trimakasih mas fatih atas ide tentang menulis, banyak orang yang pengen menulis kayak gitu entah bisa pa ga yang pasti mereka semua bingung cara memulainya, jadi petunjuk yang mas fatih berikan disini sungguh sangat bermanfaat, dan semoga dapat dimanfaatkan oleh anak indonesia yang sedang mencari pekerjaan.
April 19, 2008 at 6:31 am
terimakasih atas tips menulis yang sudah anda sajikan……sebenarnya saya juga sangat tertarik untuk menulis, dan hings saat ini sudah banyak tulisan yang saya tulis dengan gaya bahas sendiri. Tapi belum pernah saya kirim ke media massa, ada sih rencana tuk mengirimnya tapi masih merasa belum pantas untuk dikirim.
April 26, 2008 at 2:45 pm
maksih mas atas infonya, saya baru mulai belajar!!!!, doain ya moga bisa jadi penulis
April 27, 2008 at 6:05 pm
thanks buat tips-tipsnya
Mei 4, 2008 at 8:03 am
makasih mas atas info’a,saya lagi mencari tips2 menulis, alhamdulillah skrg sudah dapat.
Mei 30, 2008 at 7:26 am
sebenarnya banyak sekali ide di kepala,kadang berloncatan malah….Eh,giliran mo ditulis kok jadi blocking yah?Di depan komputer cuma bengong he…he…Btw,thank’s a lot infonya.Skalian lam kenal yah?!
Juni 13, 2008 at 6:29 am
Benar yang penting kita mau menulis dulu karena jangan memikirkan dulu apa yang akan di tulis sementara orang sekarang harus mau dan berani untuk berbuat dari kesalahan bukan berbuat dari kebenaran.
Masih kita ingat kalau kita merasakan jadi orang yang selalu di salahkan dan bukan di pihak benar karena jika kita merasa benar orang akan segan mencari kesalahan contoh saya pernah disalahkan tetapi setelah minta solusinya orang bingung bagaimana nah itulah mari kita perbanyak kesalahan biar menjadi orang benar
Juni 29, 2008 at 2:59 am
skrg Alhamdulillah, cerpen pertama saya udah jadi,,,sy pgang teguh prinsipnya Pipiet Senja, “menulis, menulis, menulis dan biarkan mengalir, mengalir, mengaliiiiiiiir…!!”. dan ternyata benar.buktinya, cerpen sy akhrnya selesai dlm wkt (bg sy yg msh pemula mgkn ckup singkat) 15 jam…
sekedar sharing neh,,kalo saya ngerasa lebih gampang nulis cerpen daripada essay..sdngkan teman saya blg, dia lebih gampang menuangkan idenya melalui essay-essay,,
minta sarannya y…
oya, syukran buat ilmunya…
@^_^@
Juli 15, 2008 at 3:48 am
KAMSIA
Juli 21, 2008 at 4:58 pm
saya ngak tau lagi harus menulis apa di sini, yang ada di benak saya adlah bagaimana untuk membangkitkan semangat menulis saya yang sudah lama terabaikan karna pekerjaan saya sebagai pekerja galangan kapal. terima kasih atas informasi mas. semoga blogger indonesia semakin maju.
Agustus 2, 2008 at 8:53 am
Salam kenal mas.
Kenapa kalau abis nulis kok saya sendiri kadang merasa tulisannya nggak pantes untuk dipublish.
Agustus 4, 2008 at 3:02 am
Saya juga baru belajar menulis di blog yg baru juga saya bikin. Memang perlu keberanian untuk memulai
Agustus 5, 2008 at 4:28 pm
Aku setuju dengan angp4o, sebagai penulis pemula memang perlu keberanian. Kemanapun kita bertanya bagaimana caranya menulis yang baik, jawaban yang akan kita dapat pastilah sama, “untuk bisa menulis dengan baik langkah yang ditempuh ada tiga : Menulis, menulis dan menulis”.