Meresapi Gaya Orang Menulis
September 5, 2005 in Tip Menulis
Tags: cara menulis, menulis, tips menulis artikel
Menulis di Media Cetak Indonesia (3)
Meresapi Gaya Orang Menulis
Di bagian sebelumnya disebutkan bahwa cara terbaik memulai menulis adalah LEARN THE HARD WAY. Langsung menulis menurut insting, tanpa belajar teori; bak cowok atau cewek yang rajin menulis diary kala sedang jatuh cinta. Dan langsung dikirim ke media.
Cara lain adalah dengan BANYAK MEMBACA TULISAN/ARTIKEL ORANG yang sudah dimuat. Resapi tutur bahasanya. Teliti cara pengungkapan idenya.
Umumnya tulisan apapun tak luput dari tiga unsur: pengantar, isi dan penutup/kesimpulan. Ketiga unsur ini tak pernah disebut tapi bisa dirasakan. Semakin banyak kita membaca tulisan orang, akan semakin mudah kita menyerap dan membedakan mana yang pengantar, isi dan kesimpulannya; dan semakin mudah kita ‘meneladani’ gaya dan cara ekspresinya.Biasanya kita akan cenderung meniru gaya penulis tenar yang bentuk dan ide tulisannya paling sesuai dengan ide-ide kita. Rizqon, misalnya, yang cenderung terbawa gaya menulis Ulil Abshar-Abdalla, tokoh muda NU idolanya yang walaupun cuma lulus M.A. sudah sering memberikan general lectures di berbagai universitas beken Amerika seperti di Harvard Univ., Michigan Univ., dan lain-lain. Saat ini, Rizqon tampak sudah pindah meneladani gaya tulisan Saifuddin Zuhri, menteri agama RI era Sukarno yang produktif menulis. Anda bisa melihat gaya baru tulisan Rizqon Khamami ini dalam kumpulan tulisannya di situsnya: http://rizqonkham.blogspot.com
Saya sendiri, yang kata ayah saya “berotak lemah dan bodoh”, cenderung meniru gaya tulisan yang mudah dipaham orang, kendatipun saya tidak terfokus meniru satu gaya tertentu. Tulisan-tulisan Hamka, Amin Rais, Jalaluddin Rahmat sangat mudah dicerna otak saya yang lamban, dan mungkin sedikit banyak mempengaruhi gaya saya menulis.
Bagi Anda yang mulai teraspirasi dengan tulisan tokoh-tokoh terkenal nasional, silahkan berbagi pengalaman dengan menuliskannya di sini atau ke email saya. (bersambung…)
Sumber: www.fatihsyuhud.com
Tip Menulis di Media Massa Cetak atau Online
- Alamat Email Media Massa Cetak Indonesia
- Bagaimana Memulai Menulis?
- Meresapi Gaya Orang Menulis
- Membina Hubungan dengan Media
- Basis dan Topik Tulisan
- Honor Tulisan dan Biodata Penulis
- Menulis Surat Pembaca
- Menulis Artikel Bahasa Inggris
- Nulis Buku, Pak Dosen!
- Aku Tak Bakat Menulis
Tips Menulis di Blog
-
1
Tips Menulis di Blog « Fibri Aryanto’s Weblog
Pingback on Des 4th, 2007 at 8:07 am
[...] Meresapi Gaya Orang Menulis [...]
Leave a Comment
-
Menu Utama
-
Sponsor
Blogger Indonesia A. Fatih Syuhud- AdSense for Feeds has Begun
- Google faces defamation lawsuit in India
- Western Union AdSense to More Countries
- What Happen with Jackbook.com?
- Beijing 2008 Olympic Games
- Wordpress 2.6 Gravatar in Brian Threaded Comment
- 20 US Dollar Referral
- Two Indonesian Ministers Named in Corruption Case
- A script on this page is causing IE to run slowly
- Internet Explorer cannot display the webpage
-
Artikel Penting
-
Tulisan Terakhir
- Cara Pasang Foto di Komentar
- Wanita ber-Jilbab
- Alfred B. Nobel
- Lomba Buat Blog Sekolah Tingkat Nasional
- Cara Promosi Blog
- Wanita Karir
- Daftar Nama DPR Penerima Dana Bank Indonesia
- Snap Shot Disable Saja!
- Rumah Sakit di Malang
- Transkrip Rekaman Pembicaraan Artalyta - Urip dari Sel Tahanan
- Pengumuman Seleksi Beasiswa Mesir 2008 2009
- Transkrip Rekaman Al Amin Azirwan (2)
- Drop-down Blogroll
- Rekaman Pembicaraan Al Amin dan Azirwan
- Wanita Pintar
-
Top Posts
-
Meta
-
Komentar Terakhir
-
Track
-
Budaya ngeblog adalah budaya baca dan menulis dalam skala massal. Sebuah budaya yang dilakukan bangsa-bangsa maju dan civilized.
Indonesia akan tetap berkutat dalam kemunduran kalau masih stagnan pada budaya lisan dan enggan mereformasi diri.
Setiap Blogger Indonesia "berkewajiban" untuk mengajak rekan-rekannya ngeblog--dengan bahasa Inggris atau Indonesia -- untuk sama-sama menuju tradisi baru insan modern.
Email: fatihsyuhud-at-gmail-dot-com -
Baca Tulisan Terbaru via Email
-
Tukar Link dg Blogger Indonesia
#1 Top Ten Blogger Indonesia versi Majalah Tempo
Copy code below, insert into your blog :)
<a href="http://fatihsyuhud.com/" target="_blank"> <img src="http://fatihsyuhud.googlepages.com/blog-indonesia.gif" alt="Blogger Indonesia"> </a>
Sebarkan Budaya Ngeblog!
Copy kode di bawah, letakkan di Sidebar blog Anda :)
<a href="http://afatih.wordpress.com/" target="_blank"> <img src="http://fatihsyuhud.googlepages.com/blog-tutorial.gif" border="0" alt="Cara Membuat Blog"> </a> -
Feed Readers
Tag
ahmadiyah ahmadiyya artalyta suryani beasiswa beasiswa luar negeri beasiswa s1 beasiswa s2 blbi blogcatalog blogger blog gratis blogspot buku cara buat blog cara menulis cara ngeblog gai indonesia jai Kepribadian korupsi koruptor lowongan kerja membaca menulis narkoba pasang foto perempuan promosi blog pull-down read more s2 stan tips menulis artikel transkrip tutorial blog Tutorial Blogger tutorial wordpress wanita wanita cantik wanita jelek wanita modern wanita muslimah widget wordpress-
Social Networks
-
Money Maker
-
Global Contribution
-
Iklan
-
Blog Stats
- 827,225 hits
-
Komentar Sampah
















Oktober 30, 2007 at 10:46 am
Tulisan seseorang bisa dilihat dari apa yang dia baca sehari-hari
SAya berani bertaruh…{eh kok pake taruhan ya? :)} jika Anda sering baca harian Kompas setiap hari maka gaya tulisan anda tidak akan jauh berbeda. Sedikit features, nyeni, kaya istilah dan alur yang panjang dan mengalir deras.
begitu juga jika Anda kebetulan berlangganan Jawa pos(indopos) maka gaya tulisan Anda tidak akan berbeda dengan pakem JPNN.
sedikit njelimet, kaya data, mengajak beranalisa, dan Lugas.
Masalahnya, saya bukan pelanggan dua harian terbesar di Indonesia tersebut. :)) jadi suka-suka aja deh:))
Desember 17, 2007 at 9:40 am
Ya ya saya suka membaca tulisan orang … apa saja. Tapi, naga-naganya nagk terpengaruh. Sebab, saya menulis dengan ‘diri sendiri’, ‘gaya’ sendiri. Soal mudah dimengerti atau gampang dipahami, limet atau main-main, tidak termasuk yang saya hitung.
Pokoke nulis, nulis, dan nulis. http://www.webersis.com. Bagimana menurut Sampeyan?
Desember 29, 2007 at 10:31 am
aku terpengaruh gaya membaca cepat,..jadi , kadang tidak peduli dengan pengantar dan penutup, langsung cari isinya. Lah…kalo gaya membacanya seperti aku,..mana bisa aku menyelami gaya menulis orang,…he..he..he..
Januari 23, 2008 at 2:35 am
Betul juga sih,tapi bagaimana caranya menjadi penulis secara instans. hehee.. ya.. walaupun semua itu butuh proses.tapi apakah ada proses yg sangat instans sehingga kita bisa mengembangkan budaya pikiran kita, agar semua itu tidak melalui proses yang panjang.salam dari kawan baru.
Februari 17, 2008 at 2:34 pm
Menulis, mirip orang jualan. Apa yang kita jual lewat tulisan, merupakan hasil kita belanja membaca. Makin banyak membaca, makin banyak yang bisa kita jual lewat tulisan. Lha kalo kita nggak banyak mbaca, ya nggak punya bahan yang bisa kita tulis. Kalopun memaksa nulis, ya hasilnya kayak tulisan saya ini.
Maret 1, 2008 at 11:55 am
Sepakat bos, saya terinspirasi dari tulisan Amien Rais, Emha Ainun Nadjib dan Cak Nun.
http://danummurik.wordpress.com/2008/02/18/membaca-kemudian-menulislah/
April 7, 2008 at 7:30 pm
Menulis, lebih mirip orang menggambar… Mau diliat dari posisi duduknya, atopun cara megang alat tulis atopun alat gambar, dua-duanya jelas mirip banget. Jadi bisa disimpulkan, dengan banyak menggambar, kita bakal lebih mirip lagi dengan orang nulis!
*tips ngaco, jangan ditiru*
April 17, 2008 at 5:45 am
saya masih bingung, sebab ketika telah bisa dibuka situs pribad saya, namun yang muncul masih bahasa ingeris, tentang proteck lah, link ke website yang lain lah, sementara menu dan petunjuk yang digambarkan belum muncul di halaman saya. jadi please dibantu saya dalam membuat blok sendiri…..
Juli 7, 2008 at 7:36 am
Menulis itu menyenangkan loh mas… setidaknya kita bisa menyegarkan otak kita dengan informasi yang dulu pernah kita serap