Pemuda Malas
Jangan bersikap tawadhu dan rendah hati
‘bila kerendahhatianmu jadi alasan
untuk mundur dari kompetisi
Jangan pernah ingin mengalah
bila hanya
kamuflase untuk bersembunyi
dari kelemahan jiwamu
Bumi ini gelora api yg berkobar
dan debu yg berserak
mendekatlah pada api spirit
nyalakan hati yg lemah
penuhilah kalbumu dg kemarahan
marah karena malas
marah karena tak pernah dewasa
marah karena lemah hati
marah karena tidak marah
melihat kemajuan
sedang kita selalu dalam kemunduran
Menjauhlah dari debu yg berserak
karena debu tak pernah ciptakan sejarah
karena debu adalah sampah
yg selalu diinjak-injak waktu
Tawadhulah di saat kemenangan
karena saat itu
kau bagai sedang berdiri
di antara gunung dan ngarai
terus naik ke puncak berikutnya
atau meluncur ke ngarai yg terjal
Menangislah di saat kalah
karena air matamu akan jadi saksi
bahwa dirimu tak menghendaki kekalahan itu
bahwa dirimu tak ingin jadi serpihan arang
bahwa dirimu juga memimpikan gelora api kemenangan
bahwa dirimu ingin sekali ‘bertobat’
bertobat untuk tidak lagi berkubang
dalam lumpur kemalasan
dalam genangan perilaku tiada guna
dalam lilitan kelemahan jiwa
Pemuda itu cahaya
dan api yg menyala
yg dapat menerangi kegelapan
asa dan harapan
Pemuda itu pelopor
pembawa obor masa depan
penggerak nurani tua yg gersang
Pemuda itu Enerjik
dinamis
gelisah
selalu bergeliat
tak sabar akan waktu yg lambat
marah pada kondisi stagnan
yg tak berubah
karena perubahan bukti harapan
karena kemajuan tanda kedinamisan
karena kediaman adalah kematian
walau jasad bergerak
walau jantung berdegup
tapi jiwamu mati
dan liang kuburmu
adalah dirimu sendiri
OMC, 1 Desember 2004
indonesia malaysia singapore australia america britain puisi blogger blog indonesia
-
1
Pingback on Okt 27th, 2007 at 6:17 pm
[...] http://afatih.wordpress.com/2005/10/03/puisi-buat-pemuda-malas/ [...]
-
2
Trackback on Okt 28th, 2007 at 3:59 am
Puisi Buat Pemuda di Hari Sumpah Pemuda
Oleh FatihSyuhud.com
Hari ini 28 Oktober adalah hari sumpah pemuda. Saya ingat kata-kata Bung Karno yang terkenal: “Berikan aku 10 pemuda. Aku akan sanggung merubah dunia.”
Pemuda yang dimaksud BK tentu saja bukan pemuda yang pemalas. Jadi …
















Oktober 29, 2007 at 12:15 am
oh my god.. this is really romantic poetry
untuk jenis puisi bergenre nasional ini cukup menggugah
apalagi pas kata2 “KARENA DEBU TAK CIPTAKAN SEJARAH”
uuuhhhh.. bener2 nyelekit
karena berapa banyak orang yang hanya bisa jadi pecundang dalam hidupnya..
tidak jadi apa2 dan hanya jedi debu yang berserakkan
solute toyg bikinnya y!!!
Oktober 31, 2007 at 1:17 pm
Cak Fatih, Puisi Yang Bagus. Pemuda adalah bahan bakar yang tak pernah habis !, Bravo
Desember 5, 2007 at 6:47 pm
Puisi bagus puisi indah
tapi sayang hanya bisa dirasa
pemuda kita hanya berkata dan melihat
untuk berbuat …… ??
Desember 7, 2007 at 3:54 pm
Penuh Dengan Sejuta makna bahkan lebih
*mengusap air yang menetes di pipi*
-FuRkaN-
-[ Ketika Rasa Tak Dapat Di Ungkap Dengan Kata™ ]-
Juni 11, 2008 at 7:57 am
Fatih, saya Aries Satriyo mo tany lg deh! Barusan sy krm email. Sekarang tanya lg!.
Bagaimana stlh klik blogger.com kmdn sy menuliskan nm email sy dan password sy kemudian muncul blog saya, kmdn saya klik VIEW BLOG dst. Soalnya sy udah buat sebagian blog sy itu .
Karena melihat blognya Fatih ada TUTORIALNYA mk sy klik untuk memperbaharuhi dan memperindahnya. Sbelah man sih REPUBLISH stlh sy mengklik setting! Tolong jelaskan detail.