Bagaimana Supaya Produktif Menulis September 17, 2007
Posted by Blogger Indonesia in Refleksi, Tip Menulis.trackback
A WINNER works harder than a loser and has more time.
A LOSER is always “too busy” to do what is necessary.
Salah satu komentar di blog ini memberi apresiasi pada saya karena dia menganggap saya sangat produktif menulis. Terus terang saya malu dengan pujian itu. Jujur, saya tidak produktif. Sampai saat ini, sejumlah buku yang sedang saya garap masih tergeletak dalam bentuk draft dan semuanya masih setengah jadi. Tak ada satupun buku yang terbit dari tangan saya.
Memang, kalau mau cepat, saya bisa menerbitkan antologi tulisan-tulisan artikel opini di sejumlah media jadi buku. Tapi saya ingin buku perdana saya adalah karya yang memang sengaja ditulis utuh untuk buku. Saat ini saya sedang memotivasi diri sendiri untuk fokus dalam satu karya saja sampai selesai sebagai trigger untuk karya-karya selanjutnya.
Alasan umumnya orang ketika ditanya mengapa belum menulis buku biasanya klasik, “Saya sibuk. Tak ada waktu.” Saya tidak mau terperangkap dalam apologi orang kalah seperti itu. Alasan semacam ini hanya akan membunuh spirit saya. Dalam pengantar ensiklopedi The Encyclopaedia of Modern Muslim World (4 Volume, diterbitkan Oxford University Press), John Esposito, editor ensiklopedi tersebut mengatakan,
“The busiest is the most productive one.”
Orang paling sibuk adalah orang yang paling produktif.
Itu kata-kata hebat. Sangat lugas dan tepat. Intinya, kalau Anda bilang, “Saya sibuk,” sebagai alasan ketidakproduktifan Anda, pada hakikatnya adalah Anda sama sekali tidak sibuk. Anda pemalas atau minimal Anda tidak bisa mengatur waktu secara efektif dan efisien plus lemah kemauan. Lebih parah lagi, hal itu dibungkus dengan banyak alasan apologetik.
Jadi, tahap pertama menuju produktif adalah merubah paradigma “sibuk” dan mengakui kesalahan. Tidak mau mengakui kelemahan dan kesalahan sendiri adalah kesalahan terbesar.
Kedua, mulai mengoreksi kesalahan yang menjadi penyebab ketidakproduktifan kita.
Ketiga, apabila poin satu dan dua sudah teratasi, mulai fokus menulis. Ok, bagi yang baru di dunia tulis menulis, Anda dapat memulainya dengan rajin menulis setiap hari di blog masing-masing–bahasa Indonesia atau Inggris sama saja; bagi yang sudah sampai tahap ini, mulailah rajin mengirim tulisan ke media cetak atau online; dan yang sudah merasa “lulus” tahap ini, mulailah memikirkan untuk menulis buku.
Saat ini saya sedang mengoreksi sejumlah kesalahan saya yang membuat saya belum berhasil menulis buku. Bagaimana dengan Anda?
Intinya, kalau kita ingin produktif, jangan pernah merasa puas. Sebab, kata guru SD saya dulu, “barang siapa merasa puas, maka sampai di situlah pencapaian kita terbatas.”
Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan bagi yang melakukannya.














walah.. masi inget aja kata2 guru SD.
Baru sampai tahap tiap hari menulis di blog, dan mencoba ikutan lomba esai ( http://www.duniafana.com/?p=102) yang diadakan oleh UI.
aku lg belajar nulis Pak. lewat blog dulu lah. yg jelas latihan menyusun kalimatl, biar kata2 nya gak wagu…
bravo….
sama lagi belajar menulis juga, salam kenal
Writer need 10 times faster the reader !
Ada nggak tools untuk terjemahan bahasa indonesia ke inggris yang bagus??? mo nambah bahan nih!
Terima kasih atas sharingnya Mas Fatih
Selamat menunaikan ibadah puasa juga buat mas…
Menulis yaa…. mari mari mulai dari yang kecil “NGEBLOG”
Memang susah menulis itu, makanya saya salut sama orang2 yang dalam 1 bulan postingannya beberapa artikel di blog mereka, kesulitan yang saya rasakan antara lain adalah ide / opini yang gak ada, kalaupun ada ya gak terlalu “tajam” kayak di blog ini atau blog priyadi dot net, selain itu kalau nulis dalam bahasa inggris terkendala bahasa, maklum bahasa inggris ku pas-pas an, takutnya di ketawain pembaca…he…he…
He, he menarik juga tulisan mas Fatih ini tentang produktif menulis itu dikaitkan dengan membuat buku.
Apa mesti harus begitu ya ?
Kalau sekarang baru empat (4) buku yang diterbitkan Elex Media sejak 2003 dan di tiap-tiap buku berketebalan 300 - 500 halaman. Sudah produktif belum sih, dalam menulis ?
Salam kenal Pak. Kiat-kiatnya bagus.
waduuh bener juga, kadang kita kerap mengkambinghitamkan “sibuk” sebagai alasan tidak terpenuhinya target2. Trims postingannya turut menyadarkan saya untuk mulai bergerak lagi
ehm…
kalimat yang bagus
”
A WINNER works harder than a loser and has more time.
A LOSER is always “too busy” to do what is necessary.”
Sering kita berkata usai membaca sebuah tulisan ; ”kalau cuman begini saja aku bisa.” Wow, perkataan yang membanggakan diri sendiri, yang sebenarnya tidak ada yang dibanggakan. Untuk yang ingin mulai menulis, tulislah sekarang. Wright now !!! Ketika ada ide di benak kita, langsung tuliskan jangan tunggu sampai ide itu melayang. Saat ini banyak media bisa dipakai untuk menulis, salah satunya ada blog. Kalau untuk media massa konvensional memang agak sulit terutama untuk penulis pemula. Tapi di blog, Anda bisa menulis kapan saja Anda mau. Saya sangat kagum pada orang-orang bisa menulis. Gunawan Mohammad, Dahlan Iskan adalah favorit saya. Jadi, kalau mau menulis buku, tunggu apa lagi. Kalau menuruti malas tak akan ada habisnya. Saya sudah menerbitkan dua buku, yang terbaru Agustus lalu dan yang satunya sedangkan sedang proses cetak ulang. Ayo menulis
IMHO, kebiasaan menulis, khususnya di Indonesia, harus dipupuk lewat jenjang pendidikan. Kebanyakan orang Indonesia belum terlalu terbiasa untuk menuangkan pemikirannya dalam bentuk tulisan. Apalagi jika diharuskan mengikuti kaidah penulisan yang baik yang harus didukung oleh rujukan untuk tiap tesis yang diajukan. Itu saya rasakan sendiri
Menemukan mood “klik” untuk menulis itu yang sulit. Klo belum klik, berjam-jam di depan komputer juga belum bisa menghasilkan apa-apa. Tapi pas lg klik, ngebut sampe susah ngerem
@pr4s: tidak sulit kok. kalau lagi gak “klik” anda bisa pake resep di link ini –> http://afatih.wordpress.com/2007/09/06/bahan-nulis-blog/
kalau muncul malas rasanya sulit dilawan, tapi kalau lagi rajin bisa satu hari satu artikel, namun sudah lama saya tidak mempublikasikannya. bagaimana ya?
ah ya…paradigma yang emang harus bener-bener dirubah itu soal kata-kata sibuk
salam knal mas fatih!
Rosmina or Roswidh - Oktober 3, 2007
Mas Fatih sy Roswidh kuliah mas sedang S2 atau S3 jurusan apa dan dimana?. Mas produktif menulis ya? buku yang akan ditulis tentang apa?. boleh saya kirimkan tulisan saya? thema tentang apa? saya baru coba-coba menulis. saya juga punya Blog . terima kasih saya sering dikirimi sesuatu lewat email saya ya?. Wassalam
“barang siapa merasa puas, maka sampai di situlah pencapaian kita terbatas.”
Setuju banget ama pernyataan di atas :). Memang kalo mau lebih produktif musti banyak-banyak latihan. belajar & belajar kunci untuk mencapai suatu keberhasilan. Toh gak ada yang melarang kita untuk belajar bukan ? sejauh itu sangatlah bermaanfaat buat kita dan juga orang lain.
keren Siip semangat
Tips sangat bagus nih
wah, hebat bener pak juan cole, (100.000 impression a day) kapan bisa kayak gitu yah? :p
Blog saya baru sehari muncul… tapi sudah bingung mau nulis apa… Harus belajar sama mas fatih nich… sekalian minta di link balik nich biar langsung terkenal
Salam ‘Salam’ tuk semua, dan terima kasih, sy jga dpt sesuatu dari sini.
mas, gimana kalo kita cuman ceritain kehidupan sehari hari, teman sekamar etc kira2 bisa mentedot banyak traffic ga ya
buat orang baru seperti saya, mas fatih ini cukup membantu, thanks mas fatihhhh
mas, gimana kalo kita cuman ceritain kehidupan sehari hari, teman sekamar etc kira2 bisa mentedot banyak traffic ga ya
buat orang baru seperti saya, mas fatih ini cukup membantu, thanks mas fatihhhh
talkinme.blospot.com
mas fatih saya nongol lagi…saya bukan ingin ber komentar tapi saya punya masalah dan butuh bantuan mas fatih *hayah lagu lama datang kalo cuma minta bantuan*..gini mas fatih gimana sih caranya agar “last blog post” bisa muncul di akhir coment seperti punya pak sawali itu lho mas…thanks atas bimbinganya..
yap, sesuai dengan pikiranku…
[...] Bagaimana Supaya Produktif Menulis [...]
Terima kasih Bung Fatihsuhud yg sudah nmembuka jalan bagi saya untuk membuat blog! tercapai sudah keinginan saya untu membuat
BLOG serta alamat E-mail yang dulu sering saya hayalkan !!!!
kini saya siap belajar lagi tentang dunia TEKNOLOGI INFORMASI
tidak ada kata lelah dalan mencari ilmu bagi saya !!!
Bung Fatihsuhud tolong komentari karya tulis saya !!! dan harap di balas
bimbinglah aku mengenal dunia teknologi!!!!!
VIVA BUNG FATIHSYUHUD! salam buat para BLOGGER lainnya!!!
kalo boleh tanya foto mas fatih tahun berapa kalo udah lama diganti dong..he.he.
Thanks bos atas ilmunya…saya akan terus mengikuti dan mempelajari
Mas fatih,
Makasih banget posting2an mas sangat membantu saya untuk lebih rajin nulis di blog..saya masih gaptek mas..jadi sueneng banget pas ketemu blog mas fatih. Semoga Allah senantiasa melimpahi mas kesehatan,ilmu dan iman ya mas.
tulisan yang memotivasi


saya suka sekali dengan tulisan semacam ini… bravo Pak Fatih
saya juga sedang berproses menuju fase berikutnya …
terima kasih atas sharingnya yang bermanfaat, semoga menjadi pahala kebaikan Bapak
[...] begitu saya menemukan dan membaca blog milik fatih syuhud, pikiran saya benar-benar tercerahkan. entah, memang sudah takdir ilahi dan sudah waktunya saya [...]