Blog Pakar dan Non-PakarKomentar di posting blog kita mungkin penting. Setidaknya itu tanda tulisan kita dibaca dan diperhatikan, walau sekarang sudah ada mybloglog sebagai tanda tulisan kita ada yang baca. Tapi semua orang tahu, komentar itu bukan segalanya. Tulisan bagus yang mencerahkan itulah segalanya. Dan karena itu, fokus utama hendaknya bukan bagaimana menciptakan posting yang kontroversial walau terkesan murahan hanya demi dapat komentar banyak, tapi bagaimana konsentrasi kita dalam membuat tulisan yang baik dan berkualitas. Apa tulisan yang baik dan berkualitas?

Pertama-tama, sebagaimana di berbagai bidang, blogger juga dapat dibagi dalam dua kategori. Blogger pakar dan non-pakar; seperti halnya ada blog pakar dan non-pakar.

Blog / Blogger Pakar

Blog pakar adalah blog yang berisi artikel tematik khusus sesuai dengan bidang keahlian penulisnya. Blog ekonomi ditulis oleh pakar ekonomi; blog politik biasanya ditulis pakar / pengamat politik.

Contoh blog dan blogger pakar:
Ekonomi dan Politik
http://www.perspektif.net/ (politik)
http://www.naskahkuno.blogspot.com/ (islam)
http://sarapanekonomi.blogspot.com/ (ekonomi)
http://kafedepok.blogspot.com/ (ekonomi)
http://cafesalemba.blogspot.com/ (ekonomi)
http://martinmanurung.blogspot.com (ekonomi politik)
http://andreasharsono.blogspot.com/ (jurnalisme)
Dan lain-lain.

Blog / Blogger Non-Pakar

Blog / Blogger Non-Pakar adalah blog personal yang isinya gado-gado. Penulisnya (sang blogger) bisa saja seorang pakar, pengamat, akademisi, penulis atau orang biasa, yang jelas isinya tidak mencerminkan kepakaran ilmu yang digelutinya. Blog non-pakar ini berisi apa saja yang muncul di pikiran yang menurut hemat penulisnya pantas untuk dibagi. Mayoritas blog dari blogger Indonesia adalah blog nonpakar yang ditulis oleh blogger nonpakar juga, saya adalah salah satu kelompok terakhir ini (blog & blogger non-pakar); dan mungkin Anda juga.

Artikel (content) yang berkualitas

Kedua tipe blog di atas memiliki standar tersendiri dalam soal mutu artikel. Artikel yang bermutu bagi blog pakar tentunya yang sesuai dengan prinsip minimal akademis di samping isinya mencerahkan.

Blog non-pakar tentu saja memiliki standar nilai yang berbeda. Selagi isinya unik, baru dan mencerahkan dan bukan copy/paste, saya menilai artikel yang ditulis sudah memenuhi syarat untuk dianggap bermutu.

Artikel berkualitas dahulu, komentar belakangan

Blog pakar hampir bisa dipastikan isinya berkualitas. Mereka serius dalam menganalisa. Komentar di blog mereka mungkin tidak banyak, khususnya di Indonesia, tapi pembaca yang datang selalu “pulang” dari blog mereka dengan ilmu baru dan wawasan baru. Ini yang penting dan esensial.

Begitu juga, blog non-pakar yang berkualitas. Mungkin saja tak banyak mendapat komentar, tapi setiap pembaca / visitor yang datang selalu mendapat hal baru dan dari situ mereka selalu menunggu tulisan-tulisan baru yang lain dari blog yang sama. Kredibilitas sang blogger pun tercipta dan tertanam di hati pembacanya.

Artikel atau posting yang baik di blog non-pakar (personal) tak harus berisi ulasan panjang dan penuh kutipan. Ia bisa berupa tulisan pendek buah perenungan dirinya saat berkontemplasi; atau pelajaran yang berhasil didapatnya saat ia melihat sesuatu atau mengalami suatu kejadian. Pengalaman pribadi itu unik, dan karena keunikan itu maka ketika dibagi dengan pembaca akan berpotensi mencerahkan.

Saya buat tulisan ini berdasar pada keprihatinan saya setelah membaca beberapa artikel di sejumlah blog Indonesia yang terkesan mendorong para blogger untuk mengagung-agungkan komentar dan trafik tinggi. Dapat komentar banyak itu baik, dapat traffic tinggi juga patut disyukuri tapi kalau demi kedua faktor itu kita mengorbankan kualitas tulisan, maka apa bedanya kita dengan koruptor, maling dan pelacur yang mengagung-agungkan kekuasaan dan uang dengan jalan apapun, bukan nilai luhur dan harga diri?

Saya juga melihat sebagian artikel yang betul-betul tidak bermutu hanya demi mendapat traffic tinggi dengan memanipulasi kata kunci yang banyak dicari orang di google.com. Ini salah satu sebab utama kalau kita menganggap komentar banyak (supaya jadi blog seleb) dan traffic tinggi sebagai standar sukses sebuah blog dan blogger.

Sekali lagi, komentar banyak dan traffic tinggi bukan segalanya.

A lot of comments and high traffic is not everything. Good quality content is.


  1. Selalu berlatih belajar menulis di blog untuk berbagi pengalaman hidup, untuk banyak harapan bagi diri dan orang banyak, dan paling tidak tulisan itu adalah sesuatu yg bermanfaat (dalam banyak bidang kehidupan-terlebih spiritual) dan sayang jika dibiarkan lepas menguap tanpa diikat dan dituang dalam bentuk tulisan :) . Alhamdulillah jika sekiranya bisa bermanfaat dan mendorong diri dan orang lain untuk berbuat positif dalam kehidupan sehari-hari :)

  2. Mau nulis apa tidak itu pilihan. Mau berkualitas apa tidak itu juga pilihan. Mau jadi senewen apa tidak itu juga pilihan. Tapi dibalik pilihan ada pembaca yang akan memberikan justifikasi, bagus apa tidak, enak apa tidak, suka apa tidak suka – mau kesitu lagi apa enggak.

    Tapi memang sayangnya yang sering disukai adalah hal yang kontroversial … Yah, mungkin dikarenakan internet masih menjadi sebuah gaya hidup dan bukan bagian dari hidup. Jadi mayoritas pengakses internet di Indonesia adalah para junkies kesenangan. ;-)

    Salut buat artikel sampeyan.

  3. Mau dibilang pakar kek,..atau ga pakar kek,..yang penting tetap nge-blog,….ayooo nge blog,…mo di komentari syukur ga dikomentari,..EGP,…hehehehe,…btw salut to mas Fatih,…thx atas ilmunya,….

  4. saya sangaaatt setuju dengan tulisannya mas, menurut saya ngeblog itu cuma bermanfaat kalo kita membuat tulisan yang memang bermanfaat buat orang yang membacanya, jadi bukan sekedar curhat2 doank.

    baca tulisan lengkap saya disini
    potensi dan manfaat blog

  5. bisa aja mas fatih, bikin penasaran aja.

  6. makasih makasih saya jadi dapet pencerahan…….

  7. tadinya saya sendiri juga mikir gitu mas, “wah blog trafik saya dikit banget, yg komen apalagi”, tapi karena saya nulis karena emang suka, jd ya cuek aja :D

  8. hhhmmmmm pakar dan non pakar yah. kalo menurut saya lucu sih karena ukuran pakar di indonesia masih ribet, ga jelas, ada yang disebut pakar karena jago ngomong mski ga jelas gitu ada juga yang disebut pakar karena tulisannya padahal plagiat banget hahahha. jadi kalau menurut anda saya seorang pakar? kalo saya sendiri sih bebabn banget kalo dibilang pakar ( sesuai dengan konten postingan mas fatih). tesadar oleh blognya free7 dan blog ini marilah kita menulis dan menulis terus. kalo saya sih maslaah copy paste itu ga maslah wong anmanya internet, itu tergantung kesadaran dan kadar kemaluan si empunya blog :) kalau tulisan saya di copy paste silahkan saja wong tujuan saya menginformasikan pengetahuan saya kepada orang lain hehehehehe.
    kalau ada yang tidak berkenan mohon dimaaf kan ya mas :)
    salam blogger

    #hehe gak usah repot dg istilah “pakar non pakar” itu cara saya saja untuk memudahkan penulisan.

  9. ini.. baru.. membuat pencerahan.

  10. wah…wah…wah seru juga tulisan anda,jadi sebuah pencerahan besar dalam hidup saya Thanks banget…Brooo Salam dari saya.

  11. wah saya hampir putus asa karena blog saya sepi komentar. saya setuju sekali dengan pendapat mas fatih. kesuksesan sebuah blog tidak hanya dapat di lihat dari banyaknya suatu komentar, lebih dari itu sebuah blog dianggap sukses jika setiap tulisan memberikan pengaruh bagi pembaca n pastinya ngasih ilmu yang bermanfaat. sukses buat mas fatih sang pakar blogger kenamaan indonesia. he..he…

  12. salam untuk semua,
    saya baru bangun blog tetapi tidak tau mau tulis apa didalamnya. kendati demikian saya mau mencobanya karena saya anggap blog perlu dibudayakan sebagai jembatan peradaban umat menuju tatanam keselarasan berwawasan tanpa dibatasi lagi oleh suku dan bangsa. jika besok atau lusa saya berbaur dengan suku atau bangsa lain minimal sudah dapat saya membawa diri jika blog sudah menjadi budaya umat karena pelajaran-pelajaran akan didapat didalamnya.
    demikian.terimakasih
    asdar

  13. assalamu’alaikum mas fatih, Alhamdulillah saya baru saja membuat blog sendiri. makasih mas atas isi blognya sangat bermanfaat bagi saya yang masih pemula……….

  14. terimakasih
    tulisannya mencerahkan sekali pak!

  15. Sbenernya ada satu kategori lagi. Blog yang tidak bertujuan kualitas ataupun pakar-memakar apapun. Cuman colotehan iseng, tapi justru berhasil menarik banyak visitors dan comment. :D

  16. slm kenal Mas Fatih..aku ada beberapa blog di WP tp kok..sm skali ga ada tanggapan yah..blas NOL ga ada yg kasih comment..
    knp yah..??

    mhn bantuannya..

    maksih mas..

    #terus menulis dulu. mgkn kotak komentar dimoderasi dll. cobal liat2 lagi.

  17. Hehehe, lha kalau blog saya itu termasuk blog apa ya? Konon saya dianggap pakar tetapi “pakar perhobi-burungan”. Maunya saya ngudarasa soal macama-macam di blog saya. Namun karen lebih banyak orang yang bertanya soal “perburungan”, akhinrya saya harus lebih banyak belajar tentang hobi burung dan pernak-perniknya. Jadilah blog saya adalah blog gado-gado yang acapkali ditambahi kuah sop dan sekaligus bumbu petis. Asyiklah…
    Salam untuk yang mbahu reksa blog ini.

  18. Seharusnya memang demikian Mas Fatih. konsentrasi pada artikel yang bermutu dan bermanfaat. makanya saya terheran-heran jika mengunjung blog yang isinya ngga nyambung, karena terobesei kata kunci.

    saya salut dengan artikel blog ini. menurut saya bener2 proporsional dalam menempatkan tema/judul yang sesuai. sungguh skill seperti ini yang sebenarnya diam2 di inginkan oleh para blogger pada umumnya.

    SALAM SUKSES = BLOG MOTIVASI MENTAL =

  19. Wah… setelah membaca ini sepertinya pola pikir saya bakalan berubah Mas Fatih… Selama ini sering saya lebih mementingkan komentar daripada kualitas.

    Saya harap, dan saya yakin, setelah ini akan jadi lebih baik! Hehehe…

  20. “WONG NDESO” dari G.Kawi-Malang, ngikut dikit boleh ya Pak !!! Tolong blog saya di intip(di baca) 5 menit aza, karena isinya hanya teks yg sangat sederhana, polos, dan benar2 orisinil dari hasil pemikiran saya sendiri ! Mungkin mnurut saya sesuai dgn artikel yg Anda tulis dan telah saya baca ini ! Owner of; http://merpati-electronic.blogspot.com ! Thanx.

  21. wah trima kasih yah, nasihatnya akan slalu kuingat :)

  22. cakrawala8

    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak sekali atas semua ilmunya yg ada di blog mas Fatih ini. saya ini adalah orang yang ” PALING AMAT SANGAT KETINGGALAN SEKALI BANGET ( dll, dsb, sbb, dst,……… )” soal blog. hehehe…. makanya saya mau minta maaf klo saya copy smua tutorial yang ada disini… insyaallah saya akan pelajari smuanya.
    ( awas yah jangan ngeledek soal blog saya… hihihi…… )

  23. seorang pakar awalnya jg non-pakar kok…hehehe

    tapi top deh sarannya

  24. I don’t want to have; much of Comments, Hight Traffic or No.1 Page Rank with My Blog !!!
    But, I just need to be more loved by Google’s Search Engine ! It’s mean…
    When peoples find out something in there…in the ‘RESULTS’, They find me too !!!

  25. saran bagus dan mencerahkan dan menekan tombol bagi para blogger yang dari lahir udah doyan menjiat.

    thanks

    boleh boleh,

  26. Blog walking i comment u follow

    thanks for your article.im like it very much and i thing its the best i was saw.

    lamkenal dari Myokezone

  1. 1 Kado Tahun Baru dari id.wordpress « *hari-hari Hari

    [...] Semoga di tahun 2008 ini, aku bisa ngeblog dengan lebih baik dan benar (jadi inget saran mas Fatih di blognya "A lot of comments and high traffic is not everything. Good quality content is." lebih lengkapnya baca saja di ini). [...]

  2. 2 No Comment, No Comment. Please! « kang tutur’s weblog

    [...] Jangan Terobsesi Komentar [...]

  3. 3 BLOG DESTINATION « Sang Waktu

    [...] ke angka selanjutnya dan tiba di sudut 90 derajat dari 00.00 saya (lagi-lagi) membaca tulis Fatih syuhud, tentang “Jangan Terobsesi Komentar: Blog Pakar dan Non Pakar” yang secara tidak langsung [...]

  4. 4 info loan message payday post

    info loan message payday post

  5. 5 Bagaimana Membuat Obyek Dakwah Senang Berubah « Salafi Liberal

    [...] Jangan Terobsesi Komentar: Blog Pakar dan Non-Pakar [...]

  6. 6 Cara Daftar Buat Blog di Blogger Baru « Refleksi dan Blog Tutorial

    [...] Jangan Terobsesi Komentar: Blog Pakar dan Non-Pakar [...]

  7. 7 perkenalan « K4m4li’s Blog

    [...] Jangan Terobsesi Komentar: Blog Pakar dan Non-Pakar [...]

  8. 8 Tutorial Blog « gooooooo…!

    [...] Jangan Terobsesi Komentar: Blog Pakar dan Non-Pakar [...]

  9. 9 Blogger Indonesia of the Week (91): Yansen

    [...] I wrote here, a blog with a particular niche and written by a person with academic authority could be called as [...]

  10. 10 Tutorial Blog « Virtual First

    [...] Jangan Terobsesi Komentar: Blog Pakar dan Non-Pakar [...]

  11. 11 Tutorial wordpress.com dan blogspot, adsense « -bebas berkarya-

    [...] Jangan Terobsesi Komentar: Blog Pakar dan Non-Pakar [...]

  12. 12 Kiat Sukses NgeBlog « INSPIRASI DAN INFORMASI

    [...] Jangan Terobsesi Komentar: Blog Pakar dan Non-Pakar Komentar di posting blog kita mungkin penting. Setidaknya itu tanda tulisan kita dibaca dan [...]

  13. 13 Universitas PEPABRI| Blogger Indonesia of the Week (87): PMF | Universitas Pepabri

    [...] that he wanted to have a niche blog on law, his specialty, not a personal blog. He knows that a niche blog will not get a good traffic instantly but he is sure it will create faithful readers and, thus credibility to the blogger concerned. He [...]




Leave a Comment