Apa Fungsi Kategori dan Tag yang ada di blog WordPress. Dan apa perbedaan keduanya.
Tutorial oleh A. Fatih Syuhud
Aslinya, fungsi kategori adalah untuk kategorisasi atau pengelompokan artikel / posting yg kita tulis. Memang kalau tulisan di blog masih sedikit, masih belum terasa manfaatnya. Tapi kalau artikel yang kita tulis sudah puluhan, ratusan atau bahkan ribuan, kategori menjadi keharusan. Kategori mempermudah kita untuk mencari tulisan yang kita inginkan. Contoh, untuk kumpulan artikel saya yang dimuat di Jawa Pos, misalnya, saya beri kategori “jawa pos” maka saya cukup mengklik kategori “jawa pos” setiap saya memerlukan salah satu tulisan itu. Search engine wordpress juga akan lebih efektif kalau di setiap artikel kita beri kategori yang sesuai.
Fungsi kedua dari kategori adalah mempertajam SEO (search engine optimization) tulisan kita. Sebuah blog yang baru dibuat biasanya tidak langsung dikenal oleh Google.com. Tapi dengan bantuan kategori, tulisan kita akan masuk Google.com walaupun blog kita belom masuk. Hal ini bisa terjadi, karena link kategori tersebut sudah dikenal baik oleh google. Contoh, di artikel yang kita tulis, kita pasang kategori “tutorial blogger” atau “tutorial blog”, maka artikel kita akan masuk dan “dikelompokkan” pada link wordpress bersamaan dengan artikel-artikel lain dengan kategori yang sama.
Oleh karena itulah, mengapa terkadang banyak blogger pengguna wordpress yang dalam satu artikel menggunakan atau memanfaatkan kategori sebanyak-banyaknya–kadang tak berkaitan dengan isi– dengan tujuan supaya semakin sering “dilirik” Google dan mesin pencari lain.
Fungsi Tag
Tag juga tak begitu berbeda dengan kategori. Berfungsi untuk pengelompokan artikel. Konon, sekarang banyak search engine yang mendata setiap artikel yang masuk berdasarkan isi tag atau kategorinya. Kelebihan tag dibanding kategori adalah ia lebih fleksibel. Kita bisa menambah tag di kotak yang tersedia di bawah kotak posting tanpa meninggalkan jejak di barisan kategori di sebelah kanan posting. Jadi, untuk kategori buatlah seperlunya. Yang sesuai dengan isi tulisan. Untuk tag, bolehlah kita isi yang agak “ramai.”
Cara Membuat Kategori
Cara pertama, saat kita menulis artikel, di sebelah kanan ada kotak kosong tulis kategori yang ingin Anda masukkan. Terus klik “Tambah” atau “Add”. Kalau ternyata sudah ada kategori-nya, maka cukup kasih tanda tik (check) pada kategori yang diinginkan.
Cara kedua, dapat dilihat di sini (b.4.) sebagai berikut:
1. Klik “Kelola” atau “Manage”
2. Klik “Kategori” atau “Category”
3. Buat Kategori Baru
Cara Buat Tag
Caranya, pada saat posting, isi kotak yang berada tepat di bawahnya kotak posting dengan tag yang diinginkan.
Salam ngeblog,
Artikel Terkait:
- How to Make Money Online
- SEO Guide for Blogger WordPress
- Blog Tutorial
- Cara Membuat Blog
- Cara Menulis di Blog
Filed under: Blog Indonesia, Tips Ngeblog



trus mana yang lebih penting mas bro, tag, category atau keyword?
btw thanks infonya, sangat bermanfaat buat newbie seperti saya
keren gan
[...] Fungsi Kategori dan Tag [...]
thanks gan.. saya dikir ngerti soal tag. bingung saya make nya.
mantap!
Alhamdulillah…ketemu nih disini. terimakasih mas
makasih yaaa…. Jadi faham nih fungsi keduanya
Terima kasih utk info nie.
Amazing artikel…. Semoga saya bisa praktekan tipsnya dan berhasil
[...] Fungsi Kategori dan Tag [...]
thx gan. saya jadi ngerti apa itu tag
mulai sekarang gak asal2an lagi bikin kategori dan tag……thx
thanx gan..sangat bermanfaat
[...] Fungsi Kategori dan Tag [...]
[...] Fungsi Kategori dan Tag [...]
thx gan. saya jadi ngerti apa itu tag
mantap gan, banyak manfaat buat ane, trims ya
ini tadi yang saya cari, ketemu juga di sini dari ke 2 fungsi ini….
sangat bermanfaat, thanks udah berbagi…