Panduan Cara Pindah dari WordPress.com ke Domain Hosting Sendiri
Tutorial Oleh fatihsyuhud.com
UNTUK TUTORIAL TOP DOMAIN SENDIRI DG HOSTING TETAP PAKAI WORDPRESS.COM, SILAKAN LIHAT DI SINI!
Ada yang bertanya, seandainya kita sudah ngeblog di wordpress.com dan karena satu dan lain hal ingin pindahan ke domain dan hosting sendiri, bagaimana caranya? Apakah harus pakai sistem ekspor / impor seperti dijelaskan sebelumnya? Tentu saja boleh-boleh saja. Tapi, ada cara yang lebih mudah. Tentunya kalau domain / hosting kita memakai software wordpress juga.
Silahkan ikuti panduan mudah dan praktis berikut:
Andaikan Anda sudah membeli domain dan hosting. Dan software wordpress sudah diinstall di hosting yang baru beli tersebut. Maka, hal yang Anda lakukan adalah login ke wordpress.com Anda, dan klik …
1. Opsi
2. Domain-domain
3. Di “Tambahkan Domain” masukkan alamat domain baru Anda di kotak yang tersedia (tidak perlu pakai http:// ) Contoh, fatihsyuhud.com
4. Klik “Tambahkan ranah / domain ke blog”
5. Ikuti perintah selanjutnya di situ.
Begitu selelsai, blog wordpress.com Anda beserta seluruh isinya akan pindah ke domain / hosting Anda yang baru dan siapa saja yang masuk ke blog wordpress.com Anda akan diredirect (diarahkan) ke blog domain baru tersebut.
Info ini saya kutip dari blog resmi wordpress.com.
Catatan:
1. Domain adalah alamat situs Anda, contoh fatihsyuhud.com.
2. Hosting adalah tempat kita login untuk memposting dan mengatur blog kita.
Jadi, pada dasarnya setiap blog atau website / situs memiliki dua unsur: domain dan hosting yang dapat kita beli secara terpisah. Umpama beli domain di perusahaan A, sedang hosting di perusahaan B. Tapi sebaiknya belilah domain dan hosting di tempat yang sama.
Bagi pengguna blog gratis seperti wordpress.com, yang disebut domain berarti wordpress.com atau untuk blog ini adalah afatih.wordpress.com yang dapat diakses oleh siapa saja; sedang hostingnya, yakni tempat menyimpan file artikel dan foto-foto kita adalah saat kita login yang khusus diketahui oleh yang punya blog saja.
Dalam dunia perangkat keras (hardware), bandingannya kira-kira domain itu monitor komputer; sedang hosting adalah hard-drive-nya.
Semoga membantu, dan salam ngeblog.
Artikel Terkait:

Hiya, my group is just establishing our first web site, looking and working out what is needed. This weblog caught out proper away. I’m fired up about this, and adore the design of your site. Are you able to let me know what “theme” it’s?
Posted by Marina Achin | 20 Mei 2011, 5:51 amLomba membuat Artikel Sob!!
1. Poster terbaik pertama berhak mendapatkan Domain dot com + hosting berkapasitas 150mb selama 1 tahun. Bandwidth hosting unlimited.
2. Poster terbaik kedua berhak mendapatkan domain dot com tanpa hosting selama satu tahun
3. poster terbaik ketiga berhak mendapatkan domain web.id tanpa hosting
Hadiah tersebut di atas sepenuhnya akan menjadi hak milik pemenang dan dapat diperpanjang.
info lebih lanjut http://www.sahabat.in/index.php?posts/11/
Posted by SAHABAT | 25 Maret 2011, 10:42 amTerima kasih atas pencerahannya, tulisannya menarik juga. Saya akan coba
Posted by Foredi | 4 Maret 2011, 11:20 amkalo udah pindah hosting sendiri, apakah nanti bisa pasang kode javascript? misal adsense?
Posted by PaperDrink | 2 Maret 2011, 7:38 pmgimana dengan dashbord nya? ato wp admin nya? apa masih sama atau berganti seperti dashboard wordpress dengan domain?
Posted by WonK SenK | 4 Januari 2011, 12:55 pmkalau dr wordpress ingin dipindah k blogger, bisa gak ya..?
Posted by Abidanish | 25 Mei 2009, 1:27 pmMakasih infonya pak.
Sekalian mau tanya:
1. Apakah kalau kita melakukan redirect ( misal dari mamas86.wordpress.com ) harus ke blog yang masih kosong isi/kontennya?
2. Bisakah kita redirect ke blog dengan hosting bukan dari wordpress? misalnya saya punya blog dg plugin wordpress tapi hostingnya pakai rumahweb.
Mohon penjelasannya pak. Saya butuh banget nih
Posted by buJaNG | 7 Mei 2009, 7:11 am