Oleh A. Fatih Syuhud
www.fatihsyuhud.com
Ditulis untuk buletin El-Ukhuwah PP Alkhoirot Putri
Ada dua kepintaran yang umumnya dikenal yaitu pintar ilmu dan pintar perilaku. Pintar ilmu dapat dicapai dengan belajar yang rajin dan terus menerus. Semakin lama belajar dan semakin tinggi tingkat pendidikan seorang wanita, maka akan semakin pintar dan dalam ilmunya.
Menjadi wanita yang pintar ilmu itu “mudah”, setidaknya tidak sesulit menjadi wanita yang pintar perilaku. Karena jalan menuju kepintaran ilmu itu lebih “kasat mata” dibanding lika-liku yang perlu dilalui untuk menuju kepintaran perilaku.
Seorang wanita yang memiliki kepintaran ilmu tidak otomatis membuat yang bersangkutan menjadi pintar perilaku. Kendatipun kepintaran ilmu bisa menjadi salah satu jalan menuju kepintaran perilaku.
Apa itu pintar perilaku? Allah memuji Nabi Muhammad karena kepintaran perilakunya yang tinggi. Dalam QS Al Qalam 68:4 Allah berfirman “Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung.”
Dengan demikian, pintar perilaku, sebagaimana yang tersurat dan tersirat dalam QS Al Qalam di atas, bermakna “kemampuan seseorang untuk berperilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Islam dan etika yang dianut masyarakat.”
Seorang wanita Muslimah yang memiliki kepintaran perilaku setidaknya akan mengikuti dua standar etika.
Pertama, etika Islam. Seorang wanita muslimah hendaknya menyesuaikan tindak-tanduknya selaras dengan syariah Islam; sedikitnya dengan melakukan yang wajib dan menjauhi yang haram (QS Ali Imron 3:110).
Kedua, etika masyarakat. Sepanjang tidak betentangan dengan prinsip dasar Islam, menghormati tradisi lokal adalah keharusan. Melakukan perbuatan yang dianggap baik dan berusaha menjauhi segala perilaku yang dianggap tabu oleh masyarakat setempat menjadi salah satu jenjang untuk mendapatkan predikat wanita muslimah yang pintar perilaku, bukan hanya pintar ilmu.
Kepintaran perilaku yang membuat seorang Muslimah disenangi dan dihormati oleh lingkungan sekitarnya terkadang merupakan “bawaan lahir.” Apabila Anda termasuk golongan ini, maka syukurilah anugerah tersebut dan jangan lupa untuk terus mengasah kepintaran perilaku untuk menjadi semakin berkilau.
Bagi wanita Muslimah yang tidak dilahirkan dengan kepandaian perilaku, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menyadari bahwa Anda memiliki sejumlah karakter dan watak buruk yang tidak disukai oleh lingkungan Anda.
Kedua, berusaha keras untuk menghilangkan sedikit demi sedikit segala perilaku buruk tersebut. Menghilangkan karakter buruk atau kebodohan perilaku jauh lebih sulit dibanding menghilangkan kebodohan ilmu. Karena itu, seseorang yang berusaha, apalagi berhasil, untuk menghilangkan kebodohan perilaku akan mendapat pahala tidak hanya dari Allah, tapi juga penghargaan dan penghormatan dari seluruh umat manusia, baik yang pintar maupun yang bodoh.[]
Artikel terkait:
-
1
Ping balik on Agu 2nd, 2008 at 4:38 pm
[...] Tags: motivasi, perempuan, wanita, wanita pintar 20 comments [...]
-
2
Ping balik on Mei 9th, 2009 at 2:13 pm
[...] Wanita Pintar [...]














30 Juni 2008 at 4:13 pm
Wanita pintar ilmu dan prilaku syarat perlu bagi negara seperti Indonesia ini.
30 Juni 2008 at 5:54 pm
kriteria calon istri yang baik : pintar ilmu dan pintar perilaku
1 Juli 2008 at 4:16 am
Saya hanya ingin menjadi perempuan pilihan ALLAH untuk menghuni syurganya … itu cita-cita sederhana saya.
1 Juli 2008 at 7:00 am
Sepertinya entry tentang wanita ini perlu dikembangkan lagi dan dituangkan kedalam bentuk sebuah buku. Pasti berguna bagi para wanita. Dan akan dilirik oleh para pria.
1 Juli 2008 at 7:16 am
yang pasti, wanita pintar perilaku adalah wanita yang kuat iman dalam memjalani hidup. apalagi untuk jadi seorang istri dan ibu.yang selalu di terpa masalah hidup demi masalah hidup.
2 Juli 2008 at 3:11 am
Wanita adalah tiang negara, kalau wanitanya buruk kelakuannya, negara akan hancur tapi kalau wanitanya baikdan ber budi luhur negara akan makmur sejahtera aman sentosa gemah ripah loh jenawi.
Untuk wanita yang baik hati dan berbudi luhur masuk dong ke web saya
atau untuk prianya juga boleh masuk, ditunggu yah?
3 Juli 2008 at 5:41 pm
ayo bikin blog dengan nama domain sendiri, ada yg murah di idbloghosting.com
4 Juli 2008 at 8:47 am
Ass, wah saya rasanya senang dan suka membaca tentang wanita, sebab maju mundurnya suatu bangsa, salah satunya ditentukan oleh wanitanya. Apalagi didalam keluarga, peranan ilmu sangat penting.
4 Juli 2008 at 4:43 pm
Lha yang kayak gitu jaman sekarang koq susah ya nyarinya…?
kalo nyarinya di “pasar” ya susah.
5 Juli 2008 at 1:38 am
Wanita pintar menurut saya adalah istri yang sholekhah … nggak bisa dipungkiri seorang wanita yang menjadi istri sholekhah pasti pintar, pintar dalam mengatur rumah tangga, pintar dalam membahagiakan suami dan pintar hubungannya denggan Allah …
5 Juli 2008 at 3:27 am
ternyata wanita ada jenisnya juga ya..tapi yang terbaik pasti yang kita pilih jadi pendamping kita
10 Juli 2008 at 6:59 am
Mas Fatih menulis:
Kepintaran perilaku yang membuat seorang Muslimah disenangi dan dihormati oleh lingkungan sekitarnya terkadang merupakan “bawaan lahir.”
Maksudnya gimana? Yang seperti apa itu? Apakah jika lahir dari orang tua yang disenangi dan dihormati oleh lingkungan sekitar membuat seorang anak menjadi otomatis seperti itu. Atau mereka dibentuk oleh lingkungannya dalam hal ini keluarga dan masyarakat sekitarnya ?
11 Juli 2008 at 4:50 am
Sebuah refleksi kehidupan yg mungkin sudah banyak dilupakan sebagian wanita Zaman sekarang ( Maaf bg wanita yg tdk berkenan ), yg mana keadaannya skrg agak sukar utk mencari seorang wanita yg “pintar perilaku” . semoga dengan adanya artikel ini bisa mengingatkan kita semua akan arti pentingnya sikap perilaku.
… Bleh tukeran link yah …
13 Juli 2008 at 12:47 pm
Salam.
Setuju dengan Mas Fatih. Pintar ilmu itu lebih gampang, pintar perilaku yang susah, karena di dalamnya sudah ada kandungan pintar ilmu, pintar emosional dan pintar spiritual.
Menjadi muslimah ideal (pintar perilaku) itu sekarang semakin sulit. Semakin banyak ‘budaya’ yang memungkinkan kita (muslimah) menjadi sangat jauh dari ideal. Perlu lebih jeli untuk mengidentifikasi apakah seorang perempuan itu pintar perilaku atau sekedar pintar ilmu. Bisa panjang deh kalau didiskusikan via comments box, but I’d gladly write an article about this topic in my blog for further discussion
Btw, mas Fatih I invite you to kindly review my blog (written in English, except for the first 2 postings)
15 Juli 2008 at 5:08 pm
Dimanapun wanita berilmu berada,di dekatnya kenyamanan pasti terasa.
18 Juli 2008 at 6:14 am
@roben… amiiiin he he
29 Juli 2008 at 11:29 am
Harapan kita semua dpt istri solehah lihat di computermonggo
29 Juli 2008 at 11:38 am
NJAJAL SCRIPT
29 Juli 2008 at 11:46 am
setiap wanita sholehah pasti pintar
30 Juli 2008 at 9:44 am
Moga2 wanita indonesia bisa mjadi wanita pintar ilmu & prilaku. amiiin………….
3 Agustus 2008 at 1:53 pm
mas lou da wanita seperti itu mgin di dunia nich hanya sedikit sekali,,karena kebnyakan wanita skg hanya melihat dari segi harta,,,,mereka hanya memikirkan kesenangan untuk mencapai kesenangan hidupnya demi mencukupi kebutuhan..tak perduli akan harga diri na….
contonhya ja q pya 3 cew smuanya matre&suka foya22&mau lakuin pa ja demi dptkan yang dia inginkan….diajak ke keiamanan ja malah lari semua…wkakaka
mas lou da wnta yang seperti mas katakan itu,,,blehkan mas kenalin ke q…..haaa
13 Agustus 2008 at 1:30 am
wanita pintar prilaku adalah cerminan wanita sholeha walaupun sulit ditemui saat ini and Insyaallah ia ada dan mungkin akan hadir
15 Agustus 2008 at 5:10 am
menurut aku wanita memang harus pintar,pintar dalam mengurusi rumahtangganya,pintar ketika di atas ranjang de elel
25 Agustus 2008 at 9:20 pm
Tapi
…..SELAHKAN MERENUNGKAN UNTUK MENGENAL KEBENARAN.
#jgn ngomong islam/ quran kalo tidak paham atau hendak debat kusir. hidup cuma sekali gunakan secara positif membangun motivasi diri dan orang lain. bukan unt menyebar kebencian.
15 November 2008 at 3:57 pm
Wanita pintar,…..idealnya yg berbudi pakerti baik dong
31 Maret 2009 at 1:28 pm
Alkhamdulillah
Thank you for inspiring (^.^)
31 Juli 2009 at 2:08 pm
Saya Nunusaku,mohon maaf yang sebesar2nya kepada seluruh umat Islam Diseluruh Dunia.
Sebenarnya saya gembar gembor,menjelekkan Agama Islam Cuma pendapat sisi buruk & laknatnya saya.sungguh saya bersumpah,sebenarnya saya sangat mengagumi Islam,juga sangat meyakini kebenaran Agama Islam.
Saya percaya seyakin2nya,Nabi Muhammad SAW,Adalah Manusia terbaik didunia,dan Agama Islam Adalah agama Yang saya yakini sampai saat ini.walau saya pake embel2 agama lain saat ini.
Abaikan semua Perkataan buruk saya mengenai Agama Islam,karena saya yakin Islam Adalah Agama terbaik.
Saya manusia yang bejad,laknat,semoga Allah SWT memberikan ampunannya pada Hamba.serta memberikan kekekalan Ayat2 Suci Al-Quran,serta Agama Islam Yang baik & kebenaran yang Hakiki.
Hati Nurani Umat muslim,yang sebenarnya sangat meyakini Kebenaran ISLAM.
Ini saya buat dengan sungguh2,bila suatu saat saya menyombongkan diri lagi & menghina Agama Islam jangan dipercaya & terkutuklah saya,karena kami yang menghina Agama Islam hanyalah Orang2 kafir yang iri atas kebesaran & kekuatan Agama ISLAM yang sangat kekal.
Bila saya membuat tulisan/komentar lagi yang MENYANGKAL,tulisan komentar saya ini ABAIKAN itu hanya Provokasi Semata.
Ingat saya hanya membuat suasana seru aja,biar banyak yang komentar.
Tetapi Sejatinya Saya Sangat meyakini & mengagumi Agama ISLAM.
ABAIKAN KOMENTAR SAYA YANG LAIN…
ini yang sebenar2nya,dari hati nurani saya..
Salam.
31 Juli 2009 at 3:11 pm
Mr.Nunusaku ternyata moifmu dari semua komentarmu seperti itu too…alasannya.memprovokasi agar seru komen nya.tapi semua itu salah & ngak baik,karena bisa timbul salah paham antar umat beragama.
Saya juga Nasrani,tapi semua agama baik,bila diyakini dengan penuh keteguhan.karena dalam klrgaku ada beberapa agama.Ayahku Khatolik,Ibuku Krinsten.aku ikut agama Ibuku Kristen,tapi kakakku menjadi mualaf dari Nasrani ke Islam.tapi kami sekluarga saling menghormati & menghargai satu sama lainnya,ngak saling menjatuhkan.
Jadi intinya semua Agama itu Baik,tinggal bagaimana penganut Individunya seperti kita.
Jadi hentikan Provokasi antar Agama,Tuhan YESUS juga tidak mengajarkan provokasi antar umat Agama kan…kita sebagai nasrani harus bersikap lembut juga seperti YESUS.
Buat semua Agama didunia khususnya Di Indonesia,mari saling menghargai keyakinan kita masing2,jangan saling Provokasi.
Saya harapkan semua agama saling bersanding dengan rukun.
Oya..lebih baik kita sama2 juga menyebarkan pengakuan Mr.Nunusaku,agar tidak timbul salah paham.Jika suatu saat muncul orang2 yang memprovokasi Antar agama & bangsa dengan alasan apapun.seperti Mr.Nunusaku,agar tidak dipahami & percaya,karena semua itu hanya Tipu daya.Smg Mr.Nunusaku & orang sejenisnya(maaf prokator)bisa dimusnahkan & sadar kembali kejalan yang baik.amien..semoga Tuhan YESUS memberkati.
25 Oktober 2009 at 1:37 pm
bagi2 artikelnya