Waktu saya ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji–saat itu saya masih kuliah di India–saya ketemu teman-teman Indonesia yang kuliah di Mesir yang juga ke Arab Saudi untuk menunaikan haji. Mereka datang ke Saudi umumnya sambil membawa dua jenis barang dagangan khas Mesir: kadal Mesir dan hajar jahanam. Walaupun berasal dari bahan berbeda, fungsi keduanya sama: untuk menambah keperkasaan laki-laki dalam berhubungan intim (konon bisa tahan berjam-jam). Kesamaan yang lain adalah, dua-duanya sama-sama laku keras. Tentu saja pembelinya adalah para jamaah haji asal Indonesia.
Karena itu tidak heran kalau obat kuat lelaki cukup banyak diproduksi dan dijual di Indonesia. Karena memang banyak pembelinya. Baik obat kuat yang memenuhi standar kesehatan maupun yang dilarang seperti 22 obat kuat lelaki yang dilarang dan ditarik peredarannya oleh BPOM (lihat daftar obat tsb di bawah).
Pertanyaan yang sering muncul di pikiran saya adalah: mengapa sebagian (besar?) kaum lelaki butuh obat kuat? Apa yang ingin mereka tunjukkan? Bukankah kalau “terlalu lama” malah akan mengurangi keromantisan hubungan itu sendiri? Tidak aneh kalau konsumennya adalah kaum lelaki hidung belang yang gonta-ganti pasangan. Tetapi bagaimana dengan pria baik-baik yang hanya berhubungan dengan istri satu-satunya? Apakah tidak “menyiksa” sang istri? Apakah demi menunjukkan “kegagahan” rela mengorbankan “keindahan” berhubungan intim?
Berikut daftar 22 obat kuat yang ditarik dari peredaran oleh BPOM dan dilarang dikonsumsi karena positif mengandung bahan kimia obat keras jenis Sildenafil Sitrat dan Tadalafil.
Detiknews.com melaporkan:
Dari 22 item ini 5 di antaranya adalah obat tradisional import, 14 obat tradisional, 1 suplemen makanan impor, dan 2 suplemen makanan lokal. Merk ke-22 item produk tersebut antara lain:
1. Blue Moon (Tadafil)
2. Caligula Kapsul (Sildenafil Sitrat)
3. Cobra-X Kapsul (SS)
4. Hwang Di Shen Dan (SS)
5. Kuat Tahan lama Serbuk (SS)
6. Lak Gao 69 (SS)
7. Lavaria (SS)
8. Maca Gold (SS)
9. Manovel (T)
10. Okura (SS)
11. Otot Madu (SS)
12. Rama Stamin (SS)
13. Sanomale (T)
14. Sari madu kapsul (SS)
15. Stanson (SS,T)
16. Sunny Zang Wang Xiong Ying Dan Pil (SS)
17. sunny zang wang xiong ying kapsul (SS)
18. Teraza (SS)
19. Top one kapsul (SS)
20. Tripoten (T)
21. Urat perkasa kapsul (SS)
22. Zu-Mex (T)BPOM menyerukan kepada semua pihak agar tidak mengkonsumsi produk-produk tersebut. Apabila masyarakat yang memerlukan info lebih lanjut dapat menghubungin Unit Layanan Pengaduan Konsumen Badan POM di Jakarta dengan no 021-4263333 atau Balai POM seluruh Indonesia.
Filed under: Blog Indonesia, berita



wah wah..
ngeri juga tuh..
kalo saya pilih yang alami aja deh …
ramuan yang manjur nya adalah (doa+usaha)
namanya kok ngeri banget ya. hajar jahanam. siapa yang dihajar siapa yang jahanam !?
kalau menurut saya, masih belum membutuhkan obat kuat, lebih baik yang alami saja…
Wah…. banyak juga ya….
ada tips untuk nyari pacar gak. belum punya pacar nih. lagi jomblo?
Klo masih muda sih blm perlu gitu-gitu. Kasihan badannya dipaksa dengan semacam “dopping”. Klo sudah berumur baru bisa menggunakannya asal tidak berlebihan.
Nggak selamanya kita “kuat” kan?
Kalaupun ada yang kuat terus.. bersyukurlah kepada Sang Pencipta nan Maha Sempurna.
Namun, bila anda tergolong “pengen tahan lama”, untuk apa malu mengakuinya, apalagi sampe ngaku-ngaku (ikut-ikutan) kuat? dan sang istri memang tergolong high level diurusan “bincang-bincang tengah malam di ranjang”. Saya rasa memang mesti memakai obat. Namun ya itu tadi, pilih Hajar Jahannam.. ditanggung Swuuuper Maknyossss.
Kalo obat kuat, pilih Hajar Jahannam! saya pastikan tokcer dan manjur.. kenyamanan kedua belah pihak ditanggung MAKNYOSSSSSSSSSSSS…!!
Wah..kalo menurut saya. Apa yang telah diberikan olah Sang Maha Pencipta adalah yang terbaik untuk kita. Dan kita juga telah dipilihkan kekasih menurut yang dikehendaki-Nya. Semua yang kita miliki telah disusun, diatur, dan menurut kadarnya masing2. Kalo kita masih menganggap bahwa tubuh kita butuh suplemen baru (yg normalnya sehat–excemption bg yg sakit ya), mengapa kt masih menggunakan obat2 tersebut. Toh, melebihi kapasitas itu sangat dibenci dan berdampat sangat buruk bagi kesehatan
Wah.. kalau mau informasi yang lengkap tentang Web Hosting gratis dan Domain gratis… klik nama saya aja ya…
Bukan mau sombong, usia saya 40 th, tapi semalam bisa 4 kali, Alhamdulillah, seminggu bisa 3 kali. Lumayan, obat stress…, emang paling nikmat dengan istri sendiri koq… ( tapi saya belum pernah mencoba istrinya orang lain.., dan ga kepingin.., apalagi perempuan yang bukan muhrim.., naudzu billahimin dzalik..) Ada yang mau resepnya..? Semua alami.. dan ada disekitar kita..
Mau coba tu rezep na bang, barangkali aja cocok ma saya, . saya sudah menikah. . Tp sekarang stamina saya menurun. . Tlong krim k email saya. . Makasih
aku mau dong asal jangan boong aja ya kirim ke berekpanjang@yahoo.co.id
Wah bpk.Ahmad punya resep yang menarik tuh.., tolong kirim resepnya dong, ditunggu lho , trims
Sekalian nembak keyword, kasih info yang berguna juga nih ya mas fatih,,,,unik tenan..
wah………..berbahaya juga tuh.pakai yg tradisional aja…..salah satunya terapi dengan mak erot.,gak ada bahayanya,malahan ketagihan……….thanks fatih
ok ok aja makainya……………tp lbh asikan yg biasa2 aja,cause ntar cweknya mlh takut..lihatin si anu yg brdri tegap gak turun2………”dont try its at home”
Kayaknya akan lebih baik kalau ‘tidak kuat’ nya itu dicari sebabnya. Karena kalau ada masalah psikologis dibaliknya, biar minum obat kuat sampai tua juga akan tetap loyo.
Buat yang belum menikah, bisa menyalurkan kelebihan tenaga dengan banyak-banyak puasa (seperti anjuran Nabi) atau banyak olahraga; nimba, ngisi bak mandi, jalan kaki ke sekolah, kamus, atau tempat kerja, ngejar ngkot (seperti anjuran saya)
NewAtlantis@ http://dokterkeluarga.blogsome.com
Coba energinya disalurkan buar belajar tutorialnya mas fatih dijamin number one nomor satu dimana ya….
hahhahahhaha obat kuat….
yang lebih diutamakan adalah tingkat romantis nya…
daripada sekedar kuat-kuatannya…
nice posting… ini ternyata sisi lainnya mas fatih.. heh eh he h e
makasih opininya mas,..
nah itu dia tuh lelaki kan gak mau kalo kalah di ranjang makanya butuh obatt kuat githu loh mas.. mbak…
kayake hal itu semakin membuktikan bahwa lelaki itu justru makhluk yang lemah dibanding kaum hawa
Salam kenal semuanya, Sebenarnya masalah kuat atau nggak tergantung dari banyak faktor, diantaranya kondisi fisik, mood dan fikiran. jadi biarpun nggak pake “doping” bilaa kondisi fisik, mood lagi bagus dan fikiran lagi konsen pasti akan lebih lama.
Boss, tuker link yach….