Pelit dalam IslamOleh A. Fatih Syuhud
Ditulis untuk Buletin Siswa, Mts, MA & Madin Alkhoirot Karangsuko, Malang

Salah satu penyakit yang harus dijauhi dan dibuang jauh-jauh adalah pelit (QS Al Hadid 57:23-24) karena ia adalah salah satu penyakit hati, penyakit perilaku dan penyakit masyarakat.

Pelit, kikir atau dalam bahasa Arab disebut bakhil adalah tiadanya kehendak untuk membagi sebagian (kecil) harta seseorang dengan kalangan yang kurang beruntung secara materi yang umum disebut sebagai fakir miskin.

Sementara definisi orang pelit (bakhil) menurut Al Quran adalah orang yang tidak mau menafkahkan hartanya di jalan Allah (QS Muhammad 47:38). Yang dimaksud bernafkah di jalan Allah adalah zakat, terutama zakat harta, pada golongan yang berhak menerimanya (QS At Taubah 9:60) dan sadaqah yaitu pemberian di luar zakat dan tak terikat dengan persyaratan minimum.

Baik definisi pelit secara umum maupun versi Al Qur’an bertujuan sama: penekanan tentang buruknya perilaku pelit atau bakhil. Dan bahwa keburukan dari sikap pelit itu universal yang tidak hanya menurut pandangan agama, tapi juga sosial. Dalam masyarakat, orang kaya yang tidak mau berbagi akan mendapat “hukuman sosial” sesuai adat lokal setempat. Hukum sosial minimal adalah citra buruk orang tersebut di mata masyarakat sekitar. Apa gunanya hidup berkecukupan atau berlimpah apabila nama baik tercoreng?

Timbulnya sikap kikir pada umumnya dikarenakan adanya anggapan bahwa kita berhak seutuhnya atas harta yang kita dapatkan dari hasil jerih payah kita sendiri. Anggapan seperti itu tidak sepenuhnya salah, kendati tidak sepenuhnya tepat. Sebab, dalam realitas hidup, manusia memiliki kemampuan otak, fisik dan kesempatan yang tidak sama. Ada yang lemah, ada yang kuat; ada yang bodoh, ada yang jenius (QS An Nisa’ 4:34).

Konsekuensinya, perbedaan itu akan menimbulkan hasil yang berbeda pula. Termasuk perbedaan pendapatan dan kesuksesan materi. Pada waktu yang sama diperlukan keseimbangan relatif untuk menciptakan tatanan masyarakat yang adil, sejahtera dan harmonis. Pada poin inilah, mengapa Islam menekankan perlunya orang yang berkelebihan materi untuk berbuat baik (ihsan) dengan cara mau berbagi yang mana kebaikan itu pada dasarnya untuk kepentingan diri mereka sendiri (QS Al Isra’ 17:7). Sebagaimana sikap pelit atau bakhil yang sebenarnya justru akan mencelakakan diri sendiri (QS Muhammad 47:38)

Dari uraian di atas jelas bahwa sikap kikir, pelit atau bakhil adalah salah satu perilaku yang anti-sosial dan tidak sesuai dengan spirit agama (QS Ali Imron 3:180; An Nisa’ 4:36; At Taubah 9:77).

Bagaimana merubah perilaku pelit? Pertama, kemauan kuat untuk berubah. Kedua, berusaha meneladani teman-teman di sekitar kita yang oleh banyak orang dianggap dermawan.

Merubah karakter buruk, pelit hanyalah salah-satu di antaranya, adalah sulit dan merupakan perjuangan panjang dan terjal. Quran menyebutnya sebagai “jalan yang mendaki lagi sukar” (QS Al Balad 90:11) yang kalau berhasil melalui jalan mendaki tersebut kita akan mendapat gelar ash-habul maymanah atau golongan kanan (QS Al Balad 90:18), yaitu orang-orang yang berhasil mengalahkan dirinya sendiri; menaklukkan watak dan perilaku buruk yang bersembunyi dalam hatinya.[]

Artikel islami terkait:
Buletin EL-UKHUWAH


  1. Kita memang tidak boleh pelit ya sob. Oleh karena itu aku juga gak pelit untuk sharing informasi tentang apa yang aku tahu sob. Mudah2an berguna untuk orang lain.

    • Saya setuju, mengapa harus pelit kalau ujung-ujungnya kita kan mati gak bawa apa-apa.

    • Hehehe.. Bagi uank aje sob buat buka puasa ma beli es cendol

  2. Secara umum, saya setuju dengan pendapat Anda tentang enaknya jadi orang pelit, kecuali yang dibawah ini:

    “…adanya anggapan bahwa kita berhak seutuhnya atas harta…”

    Bukankah harta sekedar titipan? Kalau bilang “seutuhnya milik saya”, berarti dari awal ciptaan & penyebab lahirnya harta itu, adalah saya.

    Sekarang, seandainya anak, yang lahir dari dua orang manusia saja labelnya sekedar titipan, apalagi harta?

    Satu lagi,

    “Pertama, kemauan kuat untuk berubah.”

    Jujur, seumur-umur belum pernah ketemu orang pelit mengaku/menyadari dirinya pelit. Yang ada, saat dikritik, sang Bakhil akan menampik: “Sampean mau duit saya ya? KERJA DONG! Jangan asal minta aja ama orang.”

    Terakhir nih, janji,
    Terima tulisan tamu [Guest blogging] nggak?

    Salam,
    Alia

  3. wahduh….pelit bin kikir binti medit…penyakit hati yang agk sulit dibasmi, rata2 kita merasa eman atas milik kita, padahal kita tau itu semua hnya titipan…smoga kita dijadikan insan yang loman

  4. bapak bapak ibu ibu ada yang mau buat kartu kredit silahkan logging ke http://www.geobsi.om

  5. Sebenarnya kita diajarkan untuk tidak pelit, tapi yang pelit itu masih banyak. Terima kasih mas Fatih tips2 nya, itu tandanya Mas Fatih bukan orang pelit hehe… Mampir lho sekali-kali ke blog saya… Saya kan.fans mas Fatih. Senang sekali kalo mas Fatih sekali-kali ngasih komentar langsung di blog saya, jangan via email.
    Salam sukses…..

  6. Kadang-kadang mengherankan ya mas perilaku orang-orang, kalau untuk sekedah pelitnya bukan main, tapi kalau ngobral duit untuk hal2 yang tidak perlu malahan senang. Padahal sedekah tak membuat orang jadi miskin, bahkan akan bertambah-tambah jika sedekahnya dilakukan dengan ikhlas.
    Terima kasih pencerahannya.
    Salam hangat dari Surabaya.

  7. Kikir jg sbenarnya tidak hanya di pandang dari satu sisi materi saja. Karena hal tersebut (kikir) bisa berlaku bagi dirinya sendiri. Salah satu contoh adalah kikir terhadap diri sendiri ialah dengan tidak meluangkan waktu untuk beribadah, yang mana sebenarnya ibadah itu adalah suatu kebutuhan baginya.

  8. Pelit memang penyaki hati dan harus segera dicarikan obatnya.
    Pelit ini mempunyai banyak sebab misalnya takut kekurangan, menumpuk-numpuk harta, dsb

  9. pelit itu bisa irit duit, tapi bisa jadi bencana suatu saat

  10. Pelit, membuat sesuatu yang mudah menjadi sulit.

  11. Kalo aja penduduk Indonesia yg mayoritas muslim ini mau menjalankan syariat Islam dgn benar, salah satunya dgn menunaikan zakat tentunya gak ada saudara kita yg harus menderita krn kekurangan.

    • guzmard

      mas, zakat di indonesia mah udah gampang terkumpul sama panitia-panitia. yg jd pertanyaan, sejauh mana hasil zkt itu bisa diberdayakan utk kepentingan umat. amanah itu sudah banyak yg mengemban. ga tau diapain tuh hasil zktnya.

  12. semoga saya termasuk orang yang bukan kikir amin

  13. Boleh pelit, tp jangan pelit2 amat..Hehe..

    Btw,buat all yang ingin dapat barang bagus dengan harga murah..
    Silakan kunjungi http://www.biddou.com..

    Thx all..^^

  14. Penyakit hati dan harus segera dicarikan obatnya.
    Pelit ini mempunyai banyak sebab misalnya takut kekurangan, menumpuk-numpuk harta,

  15. wong284

    hallo..salam kenal ^_^” ..TUKERAN LINKS yaa..thx before.. Nih ->

  16. Assalamu Alaikum Mas Fakih…
    Sebenarnya hal pelit ini, Bukan pemilik pelit atau sipelit yang kikir/pelit sama orang tapi sesungguhnya SiPelit itu PELIT pada DIRINYA SENDIRI…… karena dari sudut sedekah/beri sesuatu/tangan diatas bukan cuma satu sisi tapi beberapa sisi (moral & materil), itulah sy katakan bhw qta ini manusia tdk memahami sesungguhnya ibadah itu…. manfaatnya semua tertuju pada qta, untuk Allah SWT sama sekali tidak ada, ibadah itu adalah suatu kebutuhan mutlak bagi qta..disitulah mmg tingkatan iman seseorang berbeda… Nah kalau dihayati dan di analisa dgn tajam Ibadah itu, sangat masuk akal, mis. sedekah beri 1=10 (Tuhan janji min 10 hasil), nah pasti setelah qta sedekah, ada2 sj rezeki (tp ini harus diliat secara makro juga) cuma mmg kita manusia sangat dan sangat tdk pandai bersyukur baik kepada sesam maupun kpd Allah Swt… disitulah sy rasa embrio dari si_Pelit td = si_Pelit itu aslinya orang miskin (dunia dan akhirat)…Insya Allah semoga qta2 ini terbebas dan berusaha jangan sampai masuk di golongan si_Pelit…Insya Allah….. Salam dan Sukses buat Mas Fakih n teman2 blogger lainnya……..Wassalam

  17. aku

    aku sangat pelit,tetapi saya tidak pelit sama diri saya sendiri.

  18. memang penyakit masyarakat yang seperti itu mesti diperangi, terutama yang paling berperan untuk dapat merubahnya adalah masing-masing individu masyarakat itu sendiri, saya yakin kalau masyarakat bangsa ini telah berhasil mengalahkan sifat pelit atau bakhilnya itu di ganti dengan sifat kedermawanan yang tinggi maka bangsa ini akan segera keluar dari jurang kemiskinan….

  19. pelit tidak bikin kaya……..

  20. Sebenarnya kalau setiap muslim itu tidak pelit maka rakya kita nggak b anyak yang miskin, apalagi jika zakat dilaksanakan sebagaimana mestinya.
    Pelit nggak akan jdi kaya bahkan mungkin malah bangkrut.
    Salam hangat dari Surabaya

  21. Download Lagu Anak Kendari untuk Noordin Moh. Top, hanya ada di Blog Aku…..
    Cepatan sebelum dihapus oleh Tim Anti Teror Densus 88…

  22. artikel yang bagus
    thanks

  23. banyak juga orang yang pelit dengan alasan hemat, menghemat harta agar bisa untuk tujuh turunan contohnya…

  24. waduh, temen saya juga ada tuh yang pelit padahalkan dia termasuk orang yang mampu =(

  25. iwan

    PELIT..sebuah kata yg paling ditakuti oleh sebagian orang,memang ada perbedaan yg signifikan kalo kita bersikap pelit.PELIT,dalam hal apapun,itu akan menyebabkan kerugian bagi kita yg memang mampu dalam hal apapun..baik dalam ekonomi,maupun keilmuan..bila ekonomi kita mencukupi untuk berbagi,kenapa tidak kita coba berbagi?begitu juga dengan ilmu..seperti yg pak fatih ato bloger2 di seantero dunia ini lakukan,mereka menulis dan memberitahukan suatu cara pada orang2 yg awalnya tidak tau sesuatu,paham akan sesuatu,akhirnya bisa paham dan tau..jadi,PELIT itu buat orang yg tidak pernah mau berbagi sama sekali..(menurut saya)!Ha ha ha…

  26. Pelit?? Bahaya.. Bisa menyebabkan kemiskinan…

  27. semoga kita diberi keluasan hati agar tidak pelit. amin

  28. Kikir, pelit, bakhil tidak hanya harta toh?

  29. Semoga saya tidak termasuk golongan orang2 yang pelit. amin

  30. Mengapa kita harus pelit

  31. Mengapa kita harus pelit pelit itu penyakit

  32. Pelit itu penyakit masyarakat

  33. Memang kita tidak boleh pelit, tapi di Indonesia ini banyak sekali yang pelit. Pengusaha banyak yang keberatan UMR naik, berarti pelit kan? Padahal sang pengusaha hidupnya bergelimang kemewahan….

  34. kennyataannya banyak yg pelit/kikir….:)

  35. orang yg pelit itu pait

  36. pelit itu adalah orang2 yg gak percaya kalo Allah itu maha kaya…

  37. emank orang hidup ga boleh pelit,,, kita harus dermawan karena dari sebagian harta kita terdapat harta anak yatim…

  38. Pelit dengan harta sebenarnya sia-sia saja toh ketika mati orang hanya membawa amal ibadahnya, seharusnya manusia sadar dengan berbagai bencana yang terjadi, disana banyak pelajaran yang dapat kita petik hikmahnya. Harta akan menjerumuskan pemiliknya jika tidak digunakan dijalan yang diridhoi oleh yang empunya. :)

  39. Jauh jauh dari pelit duh gak kebayang biasanya yang pelit pasti akan dipelitin swtu hr nnti.

  40. ngapain pelit jika berbagi itu indah dan lebih menentramkan jiwa…. :D




Leave a Comment