Oleh A Fatih Syuhud
Ditulis untuk Buletin SANTRI Ponpes Alkhoirot Edisi Desember 2009
Salah satu dari kekurangan santri secara umum adalah perilaku disiplin. Sebenarnya bukan santri saja yang berperilaku kurang disiplin. Secara umum mayoritas individu yang berasal dari negara miskin atau berkembang terkena penyakit ini. Kalangan militer adalah pengecualian.
Secara definisi, disiplin adalah kemauan yang instan untuk taat dan hormat pada aturan yang berlaku baik itu aturan agama, etika sosial maupun tata tertib organisasi. Baik ada yang mengawasi atau tidak.
Seorang yang disiplin ketika melakukan suatu pelanggaran walaupun kecil akan merasa bersalah terutama karena ia merasa telah mengkhianati dirinya sendiri. Perilaku khianat akan menjerumuskannya pada runtuhnya harga diri karena ia tak lagi dipercaya. Sedangkan kepercayaan merupakan modal utama bagi seseorang yang memiliki akal sehat dan martabat yang benar untuk dapat hidup dengan tenang (sakinah), dan terhormat.
Dengan demikian, sikap disiplin adalah suatu keharusan. Dalam bahasa Nabi, perilaku disiplin itu tersirat dalam sifat ihsan. Dalam sebuah Hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa ihsan adalah “menyembah Allah seakan-akan kamu melihatNya.” Konsekuensi dari perilaku ihsan adalah komitmen untuk melakukan segala aturan Allah—menjalani perintah dan menjauhi laranganNya—saat sendirian maupun saat ada orang yang mengawasi. Inilah inti dari disiplin.
Perilaku ihsan kepada Allah idealnya tidak didasarkan pada rasa takut, tapi pada rasa cinta: cinta pada Allah dan cinta pada diri sendiri.
Pertama, dengan dasar cinta pada Allah, maka ketaatan pada syariah Allah bukan karena rasa takut. Akan tetapi karena didorong semangat untuk menyenangkanNya. Ibarat cinta seorang ibu pada putranya yang tak membutuhkan timbal balik. Bukan karena ingin sorgaNya, atau takut pada nerakaNya. Sebab keikhlasan model begini, menurut Ibnu Sina, hanya timbul dari jiwa pedagang yang selalu mempertimbankan untung rugi dalam berbuat.
Kedua, cinta pada diri sendiri. Perilaku disiplin hendaknya juga didorong oleh rasa cinta pada diri sendiri. Karena setiap perbuatan baik pada dasarnya untuk kepentingan diri sendiri walaupun terkesan untuk kepentingan orang lain (QS Al Isra’ 17:7 ). Cinta pada diri sendiri bermakna bahwa seseorang akan sekuat tenaga menjaga kehormatan, harga diri dan martabat pribadi dengan berusaha selalu mentaati segala aturan yang berlaku, baik aturan Tuhan maupun aturan antar-manusia yang sudah disepakati bersama.
Kesadaran bahwa perilaku disiplin diri (self-discipline) atau ihsan sebagai bentuk dari kecintaan manusia pada dirinya sendiri itu sangatlah penting. Sebab, dengan begitu, pengawasan tak lagi diperlukan. Korupsi, pencurian, perzinahan dan tindakan kriminal serta asusila lainnya tak akan ada. Karena semua tindakan kriminal, asusila dan pelanggaran yang lain timbul dari lemahnya kesadaran bahwa segala perbuatan yang melanggar aturan Tuhan dan manusia pada dasarnya akan merusak diri sendiri (self-destructive) (QS Fushshilat 41:46; Al Jatsiyah 45:15 ), keluarga dan semua orang yang dicintainya.[]
Artikel islami terkait:
Buletin EL-UKHUWAH
- Hidup Sederhana Sebagai Pilihan
- Wanita Dewasa
- Wanita Berkepribadian
- Wanita Kota dan Wanita Desa
- Wanita Agamis
- Wanita Berjilbab
- Wanita Idaman
- Wanita Karir
- Wanita Pintar
- Wanita Modern
- Wanita Trendy
- Self Esteem Wanita Muslimah
- Hidup Bahagia
- Zina dan AIDS
- Kebebasan Memilih
- Syukur
- Tawakkal
- Kerja Keras
- Pengorbanan
- Kredibilitas Santri
- Santri Progresif
- Santri Pemimpin
- Dermawan
- Ilmu
- Disiplin
- Apa itu Kredibilitas
- Santri Dinamis
- Jujur
- Pelit
- Inisiatif
- Korupsi
Buletin SANTRI
Buletin SISWA
Filed under: Artikel Opini, buletin santri, pesantren alkhoirot



Disiplin memang nomor satu,, spt di negara saya dulu,, japan,,
bagus….
tukeran link ya
link nya mas sudah q pasang di blog saya
[...] Disiplin [...]
disiplin selama untuk kebaikan dan tidak condong pada maksiat (melupakan Allah) adalah harus.
please come and visit my site at http://www.campur-aduk.com
Disiplin memang harus dibiasakan,supaya kita meraih kesuksesan.Salam kenal.Gambarnya,imut banget.
blog yang bermanfaat
disiplin yang baik harus jelas if then nya
misalnya:
kalau stiap hari saya bangun jam 3 maka toko bisa buka jam 5
kalau toko buka jam 5 maka penjualan toko meningkat jadi 2 kali lipat karena pengunjung terbanyak ada di jam 5 sampai jam 6
kalau bangun lebih dari jam 3 maka toko baru bisa buka jam 6 padahal pengunjung dari jam 6 sampai toko tutup jam 5 sore hanya setengah dari pngunjung total.
kalau konskuensinya jelas seperti itu tentu sang pemilik toko tak mau bangun kesiangan
karena jika dari jam 5 pagi sampai 4sore toko itu punya laba 5 juta, maka kalau kesiangan dia hanya mendapat laba stengahnya yaitu 2,5juta
artinya dia rugi 2,5juta.
kalau reward dan punishmntnya jelas logis dan mudah dipahami maka disiplin akan terlaksana dengan sendirinya.
Disiplin..kadang2 masih bermasalah dengan ini..:D
Really cute kid. And a nice blog.
DISIPLIN adalah kunci Keberhasilan.
Saya udah pasang blog Anda di blog saya, saya tunggu link blog saya di blog Anda. Ini blog saya : http://dbsecs.wordpress.com
Ironis jika melihat negara kita yg mayoritas Islam tp tdk tercermin perilaku disiplin ini dalam kehidupan sehari hari akibatnya negara ini banyak tertinggal. Yg maju paling korupsinya
betul. kalau di kita bukannya disiplin tapi diselipin (kasi amplop)
bagus artikelnya… negara yang bisa dijadiin conto disiplin yaitu jepang… ^^
DISIPLIN adalah kunci keberhasilan hidup kita. Dan dalam pelaksanaannya, sikap DISIPLIN tidak mengenal kompromi !
Tak ada sebuah kemajuan pun yang pernah dicatat sejarah tanpa nilai disiplin yang tinggi. Disiplin adalah pondasi, membentuk diri dan lingkungan yang siap akan segala tantangan zaman. Mari berkomitmen!
disiplin memang perlu dibina sejak dini…
Disiplin emang agak berat
sip…