Bagaimana Menyikapi Video Porno (Mirip) Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari?
Beredarnya kasus video porno (mirip) artis Ariel Peterpan, Luna Maya dan Cut Tari telah menimbulkan pro dan kontra. Yang menghujat Ariel cs, membela, menista, berhati-hati, ada juga yang masa bodoh atau tidak tahu alias bingung mau bersikap apa.
Bagi yang termasuk golongan terakhir (yang bingung), poin-poin berikut dapat jadi rujukan untuk bersikap.
Pertama, ketiga artis yang diduga pelaku video porno yakni Ariel Peterpan, Luna Maya dan Cut Tari menganut agama Islam. Sebagai seorang muslim, mereka telah melakukan dosa besar dengan melakukan zina, kecuali kalau sudah melakukan nikah sirri (untuk Ariel – Luna).
Kita, sebagai seorang muslim, harus memiliki sikap yang menolak perzinahan. Dalam melihat perilaku kemungkaran seperti ini, Nabi memberi tiga pilihan yaitu (a) merubah dengan tangan/kekuasaan (falyughayyirhu biyadihi), (b) mengingatkan dengan kata-kata (fabilisanihi), (c) ingkar dengan hati (fabiqalbihi).
Merubah dengan tangan atau kekuasaan adalah tugas pemerintah. Tidak dibenarkan seorang individu muslim main hakim sendiri. Pilihan kedua adalah mengingatkan dengan kata-kata. Ini terutama bagi orang-orang yang punya akses berkomunikasi dengan mereka. Baik komunikasi langsung, atau via media elektronik seperti SMS, Facebook, akun Twitter, email, dll.
Ingatkan dengan santun akan tercelanya perilaku yang telah mereka lakukan dan anjurkan untuk bertobat. Dan karena video mereka sudah begitu tersebar luas di kancah nasional dan internasional, anjurkan juga agar mereka meminta maaf minimal pada rakyat Indonesia. Sudah ada 33 kasus pemerkosaan anak kecil yang diakibatkan oleh video mesum 3 artis tersebut. Publik akan membuka hati selebar-lebarnya untuk pintu maaf sebesar apapun kesalahan kita.
Pilihan sikap ketiga, ingkar dalam hati. Inilah sikap keimanan yang paling lemah, kata Nabi.
Perilaku yang salah harus dinyatakan salah, minimal suara hati kita harus menyatakan itu. Sikap ini sangat penting untuk membentengi diri kita, anak-istri kita dan kerabat dekat kita dari meniru perbuatan serupa.
Kedua, seorang muslim seperti kita harus ingat bahwa idola utama kita adalah Rasulullah. Artinya, standar nilai benar dan salah yang harus dilakukan atau dijauhi harus berdasar pada ajaran Islam. Setelah itu, adalah manusiawi kalau kita mengagumi seseorang berdasar karya atau prestasinya. Sepanjang kekaguman itu tidak merusak standar nilai baik-buruk yang kita anut.
Pengidolaan yang berlebihan pada selebritis akan berakibat pada (a) pembenaran apapun yang dilakukan (b) pembelaan membuta pada sang artis dan (c) penyikapan yang bodoh atas perilaku yang dilakukan mereka.
Ketiga, dalam segi proses hukum, semua komponen bangsa, termasuk para pengagum ketiga artis, hendaknya mendukung tindakan pemerintah dalam hal ini polisi yang membawa Ariel ke proses pengadilan. Tindakan mereka, baik untuk koleksi pribadi atau umum, adalah pelanggaran moral agama dan etika dan karena itu harus diambil tindakan yang menimbulkan efek jera tidak hanya pada artis-artis terkait tapi juga pada yang lain.
Keempat, pelaku video mesum mirip artis, untuk kepentingan pribadi atau umum, BUKANLAH KORBAN. Masyarakat jangan terpedaya dengan kampanye gencar bahwa pelaku video mesum semata-mata hanya korban. Pengedar tidak bisa apa-apa tanpa ada pelaku.
Melakukan perzinahan adalah satu kesalahan besar bagi seorang muslim. Merekamnya di dalam video akan semakin memperbesar kesalahan itu karena kemungkinan tersebar luas terbuka lebar. Kenyataan bahwa video itu sekarang beredar secara bebas adalah puncak kesalahan si pelaku dan pengedar.
Kesimpulan
- Kasihani para artis muslim yang telah khilaf berzina, tapi jangan bela mereka. Jangan dinista atau dibenci, juga jangan dipuji bak dewa. Pada saat yang sama ingatkan mereka supaya bertobat dan minta maaf pada publik atas tersebarnya video mereka yang meracuni generasi muda.
- Ingkar dalam hati atas perilaku buruk orang lain adalah benteng terakhir seorang muslim dalam menjaga nilai-nilai keislamannya. Jangan korbankan nilai ini, demi membela secara membuta artis pujaan.
- Orang tua harus mengingatkan anak-anak mereka bahwa idolaisasi generasi muda harus diarahkan sedemikian rupa sehingga mereka tidak terjebak pada pendewaan. Para artis adalah manusia biasa yang menjadi “orang besar” karena menjadi bagian dari sistem marketing industri kapitalis. Bukan karena kebaikan, keintelektualan dan kebajikan perilaku mereka.
Update 11 Juli 2010:Cut Tari meminta maaf pada publik dalam jumpa pers dengan deraian mata. Luna Maya melakukan hal serupa di Metro TV dengan air mata yang lebih sedikit. Bagus. Mereka telah merasakan hukuman sosial dari publik. Dan ini pembelajaran yang baik bagi semua orang terutama artis agar tidak “ringan jari” memencet tombol kamera video saat berzina.
Update 13 Juli 2010: Cut Tari Mengakui bahwa yang melakukan perzinahan di video dengan Ariel Peterpan itu adalah dia.
Filed under: Blog Indonesia, indonesia



artisssss emang begitu
tapi kasian juga mereka
H.e..biasa ajalah…emang udah dunianya artis
sesuai dengan undang-undang pokok pers, no komen aja deh..
perlu dicarikan ahli kejiwaan buat memeriksa yang buat video itu, karena hanya orang yg punya kelain kejiwaan yg membuat video seperti itu…
Tuhan telah memperlihatkan ciri manusia (kiamat)yang telah menghantarkan sederetan wanita-wanita yang cantik namun busuk di dalamnya,si A adalah perusak kaum Hawa dan si LM-CT adalah seorang penzina mereka adalah sebagian kecil dari kaum yang beken,LM status perawan namun kenyataannya udah jebol sedangkan si CT adalah istri yang setia sama suami ternyata seorang peselingkuh yang tangguh,Nista bagi seorang laki-laki hanya untuk menjadi seorang pengelana sex biarpun dengan seorang yang beken plus bohay.
Perbuatan buruk pasti akan terbuka juga. Kita dapat menyikapinya dengan berpikir positif terhadap hal yang menimpa mereka. Mungkin ada keinginan untuk menikah tapi karna ancaman media dan tuntutan profesi menyebabkan mereka memilih untuk menempuh jalur bebas tersebut. Jalur bebas hambatan tapi kaya maksiat, bebas nafsu tapi kaya sahwat yang tak terkendali. Berdoa dan usahakan kepada diri kita, keluarga dan semua manusia untuk selalu berpikir dua kali untuk melakukan hal-hal yang buruk, apapun itu. Bagi yang terlanjur maka bertobatlah dan seharusnya mereka menikah (1+1) dan berbuat baiklah. amien…
Indonesia BUKAN negara Islam. Siapapun berhak berbuat apapun sesuai dengan kehendak masing2 selama sesuai dengan hukum. Kalu ada yg mencuri baju yg saya jahit dan dipakai untuk maling di rumah anda, apakah saya termasuk korban atau penjahat? semua ini nonsens. Banyak orang cuma SOK suci dan dari popularitas untuk kepentingan POLITIs…
@Nugi234 “Nampaknya hal tersebut terlalu idealis, namun jika masyarakat kita ingin kembali menjadi masyarakat yang beradab”
Beradab itu maksudnya apa? beradab menurut anda, saya atau Obama atau Ariel atau si Monyet kah? Semua orang punya ukuran ADAB masing2… very very subjective.
danke.
@jason soleh: beradab itu beretika. Cari deh apa definisi etika biar ngerti, ga’ ngawur sampe ke monyet segala!
Kalo ga’ ngerti juga, adab/etika itu= norma. Norma itu nilai baik (hukum tak tertulis) yg disepakati SEKELOMPOK MASYARAKAT atau bangsa. Ex. masyarakat beragama apapun menista perzinahan.
Anda ga’ mudeng kayaknya, di awal bilang asal sesuai hukum, belakangan menafikan hukum. Jika mau bebas, mungkin hidup di hutan bersama monyet bisa bebas nglakuin apapun kehendaknya n ga’ ada subjektivitas.
Dari adanya video porno ARIEL tersebut, disinyalir oleh sebuah group survey bahwa penyebaran video porno NON Ariel sangat jauh berkurang.
Ini mengindikasikan bahwa mereka takut akan sangsi nya. Jadi menurut saya UPLOAD saja semua artis yang pernah BOBO dengan “MIRIP” Ariel. Biar semua tahu Kedok Artis yang bermuka DUA.
Harusnya yang UPLOAD Video tersebut tidak perlu dipenjara. Kenapa ? Karena upload hal begitu (Perzinahan) akan ditonton banyak orang, dan mereka yang akan melakukan nya akan berfikir “Ih,,entar tubuh gue dilihatin banyak orang dong, gak mau ah…” Nah diharapkan orang yang akan berbuat zinah tersebut akan mengurungkan niatnya.
Untuk mencegah hal negatif di masyarakat, pemerintahlah yang memberikan batasan umur kepada masyarakat tentang siapa saja yang berhak untuk masuk warnet, umur berapa dan selalu displin memberikan perintah kepada pengelola warnet untuk “memblok” URL situs porno jika ada pengunjung yang dibawah umur.
Nampaknya hal tersebut terlalu idealis, namun jika masyarakat kita ingin kembali menjadi masyarakat yang beradab, harus begitu caranya, bukan hanya dengan melamun dan berkhayal saja.
http://www.dunia tasik.com
Maaf Boss, dalam ISLAM Ketiga hal tersebut harusnya dilakukan oleh sendiri. Termasuk hal yang kesatu, bukan oleh pemerintah tapi oelh individu MUSLIM juga. Hal ini di cerminkan oleh adanya hukum rajam (yang pantas diterima oleh Cut Tari), itu membuktikan bahwa justru individu muslim lah yang harusnya mengingatkan. Hukum Negara terlalu ringan jika dibandingkan dengan hukuman YANG MEMBUAT ALAM SEMESTA ini.
Dan Fihak kepolisian juga masih melakukan kesalahan yang tidak perlu, mereka tidak menanyakan kepada Ariel…siapa saja ARTIS YANG PERNAH “BOBO” dengannya. Jika saja ARIEL mau mengatakannya, niscaya….Para artis lain akan mempunyai rasa “sedikit” (itu lebih baik daripada tidak ada rasa itu sama sekali) Rasa takut untuk mengadakan hubungan seks bebas.
Harusnya juga,,,upload aja semuanya di ziddu biar gampang downloadnya, biar semua orang tahu bahwa kelakuan “OKNUM” artis itu seperti begitu adanya.
Dan pertanyaan untuk polisi, Kenapa setiap peniup peluit kebenaran lah yang Ditangkap ? Seperti juga Susno Duadji yang meniup peluit kebenaran, malah dia juga yang ditangkap ? Jika terus begitu,,,mana ada orang yang mau melapor tentang adanya suatu ketidak beresan ?
Memang ANEH,,,ANEH,,,ANEH.
ya… sayangnya para artis mendukung mereka dengan tutup mata
Tulisan yang sangat indah mas Fatih dan bermanfaat.
Sungguh sangat langka orang-orang yang berfikuran seperti apa yang disabdakan oleh baginda Nabi seperti diatas.
Kesalahan memang bukan untuk dipergunjingkan, tetapi diusahakan supaya yang berbuat segera bertobat
Itu orang2 yang mencoreng agama tertentu dgn contoh perbuatan yang sangat dosa dari agama apapun juga.
seorang seniman penyair Taufik Ismail mengekspresikannya dgn sebuah puisi
puisi utk ariel dan luna maya
Begitu sejuk dan menentramkan ketika menyimak tulisan ini. Semoga semua pihak bisa bersikap dewasa ketika menyikapi kasus di atas. Buat pelaku, bisa jadi itu adalah peringatan/teguran dari yang di atas lewat tangan-tangan jahil yang iseng mengunggah video aib mereka ke jagat maya.
Saya se7 dengan kesimpulannya jangan melaknat terus, jika sudah khilaf apa lagI,
Kalau mereka tidak terjerat hukum di dunia. Yakinlah hukum Allah Maha Adil. Semoga mereka segera bertobat…
kalau mereka tidak terjerat hukum didunia. yakinlah hukum ALlah Maha Adil.. semoga mereka segera bertobat…
Ini komentarku :
Allah berfirman :
Artinya : { ….dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain.Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya…. } al-Hujurat : 12
Benar sekali ayat Al Qur’an tersebut. Akan tetapi, jangan lupa baca juga kitab tafsirnya, karena menghapal tafsir Al Qur’an jauh lebih utama ketimbang menghapal nama dan nomor ayat
Jangan lupa memahami ayat-ayat berikut ini:
1. QS Ali Imran 3:104
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar (amar makruf nahi munkar). Merekalah orang-orang yang beruntung.
2. QS Ali Imran 3:114
Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar dan bersegera kepada (mengerjakan) pelbagai kebajikan: mereka itu termasuk orang-orang yang saleh.
4. At Taubah 9:71.
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang mungkar…
***
Sikap apatis tidak dianjurkan dalam Islam. Karena Islam adalah agama da’wah. Dan seorang muslim adalah da’i (penganjur kebaikan).
Saya serahkan saja sama Yang Di Atas saja
saya kira, kasus video mesum entah mirip atau asli tiga artis itu adalah mercusuar dari kasus video mesum sebelumnya….
kalo di bilang 3 artis itu korban, ya memang mereka korban, dari degradasi moral, dan lemahnya hukum indonesia.
betapapun begitu, ariel dan public figur lainnya yang kerap mengumbar syahwat sembarangan, pantas diberi hukuman dan disangsi tegas. karena bahasa khilaf bukan menjadi pembenaran atas tindak amoral itu…