Refleksi & Blog Tutorial

Refleksi dan tutorial blog A. Fatih Syuhud dalam bahasa Indonesia

Pendisiplinan Anak

Pendisiplinan Anak. Seri tulisan pendidikan Islam untuk anak muslim.
Oleh: A. Fatih Syuhud
Ditulis untuk Buletin Siswa MTs dan MA Al-Khoirot
Pondok Pesantren Al-Khoirot

Punishment (hukuman atau sanksi) bagi anak bertujuan untuk mendisiplinkan anak. Dan karena itu, ia juga disebut dengan pendisiplinan.  Pendisiplinan anak merupakan bagian tersulit dari proses pendidikan anak dalam keluarga. Terutama bagi orang tua yang “tidak tegaan”. Banyak orang tua yang karena saking sayangnya pada anak membiarkan saja apapun yang anak lakukan dengan berbagai macam alasan. Seperti, “Ah, masih kecil. Biar saja.” Atau , “Kalau dilarang menangis terus. Jadi, biarkan saja,” kata orang tua seorang balita yang anaknya perokok berat.

Tidak menuruti keinginan anak, apalagi memberikan sanksi atas perilaku buruk anak, memang terasa berat. Ini terjadi karena pendisiplinan terkesan bertentangan dengan “suara hati” orang tua yang selalu ingin menunjukkan rasa kasih sayangnya pada anak secara terus menerus.  Namun, suara hati tersebut harus dibuang jauh-jauh, kalau orang tua ingin melihat anaknya sukses, mandiri dan menjadi pemimpin—setidaknya pemimpin untuk dirinya sendiri. Pendisiplinan anak adalah keharusan. Dan itu harus dimulai sejak dini.  Sejak anak berusia satu hari. Namun demikian, harus diingat bahwa hukuman tidak harus identik dengan kekerasan fisik, bentakan atau hardikan. Sebaliknya, sanksi model ini justru harus betul-betul dihindari apabila kita ingin melihat anak kita tumbuh dengan sehat, cerdas dan percaya diri.

Secara garis besar hukuman terbagi menjadi lima. Yaitu  (a) hukuman denda; (b) hukuman lisan; (c) hukuman fisik; (d) menahan tidak memberikan penghargaan; (e) disiplin isolasi.

Hukuman Denda

Anak dikenai denda atas kesalahan yang dia lakukan. Contoh, apabila anak merusak jendela maka ia didenda tidak mendapat uang saku selama seminggu.

Hukuman Lisan (Verbal)

Hukuman lisan hendaknya terkontrol dan tidak terlalu banyak agar efektif. Ia dapat berupa ekpresi marah dengan suara agak keras kalau perlu. Yang terpenting membuat anak sadar atas kesalahannya.  Hindari mencemooh dan menghina karena itu akan merendahkan raya percaya dirinya.

Hukuman Fisik

Orang tua yang frustrasi kadang menggunakan pukulan untuk mendisiplinkan anak. Terkadang sampai membuat anak cacat. Hukuman fisik hendaknya menjadi pilihan terakhir. Kalau bisa dihindari sama sekali. Karena pukulan ringan pun akan mengindikasikan pada anak bahwa kekerasan adalah perilaku yang dapat diterima.

Menunda Penghargaan

Ini salah satu metode yang cukup efektif untuk mendisiplinkan anak apabila dia melakukan kesalahan. Sebagai contoh, apabila dia tidak mengerjakan PR-nya maka dihukum dengan tidak boleh menonton tv.

Hukuman Isolasi

Ini tipe hukuman paling ringan tapi sangat efektif dalam pendisiplinan anak. Caranya, dengan mengisolasi anak duduk atau berdiri di dalam kamar atau ruang tengah sendirian dalam waktu tertentu. Tujuannya sama untuk menyadarkan anak bahwa ia telah berbuat kesalahan. Para psikolog sepakat bahwa hukuman tipe ini efektif untuk anak usia 18 sampai 24 bulan tapi dapat juga diberlakukan pada anak di bawah 18 bulan. Jangan lupa menanyakan pada anak mengapa dia diisolasi. Apabila jawabannya kurang jelas, ingatkan apa perilakunya yang salah dan apa yang sebaiknya dilakukan.

Mendidik anak dalam keluarga adalah proses dalam hitungan detik, menit, jam dan hari. Orang tua yang betul-betul sayang tentu akan sangat menikmati proses ini.[]

Artikel Islami terkait:

Buletin Alkhoirot Periode 2010/2011

  1. Filsafat Pendidikan Islam
  2. Sejarah Sistem Pendidikan Islam
  3. Ulama Ahli Hadits Perempuan
  4. Menuju Kebangkitan Islam dengan Pendidikan dan Gemar Membaca
  5. Pendidikan di Era Keemasan Islam
  6. Kemunduran Pendidikan Islam

Buletin EL-UKHUWAH Periode 2010/2011

  1. Memilih Pasangan Secara Islami
  2. Pendidikan Islam Anak Usia 4 Tahun
  3. Pendidikan Islam Anak Usia 6 Tahun
  4. Pendidikan Islam Anak Usia 8 Tahun
  5. Pendidikan Islam Anak Usia 11 Tahun
  6. Mencegah Perilaku Feodal Sejak Dini
  7. Kapan Anak Boleh Punya HP?
  8. Perlukan Penghargaan dan Sanksi bagi Anak?

Buletin SANTRI Periode 2010/2011

  1. Pendidikan Islam Pranatal (Dalam Kandungan)
  2. Pendidikan Islam Anak Usia 2 Tahun
  3. Pendidikan Islam Anak Usia 5 Tahun
  4. Pendidikan Islam Anak Usia 9 Tahun
  5. Pendidikan Islam Anak usia 12 Tahun
  6. Metode Pendidikan Islam
  7. Membangun Karakter Kepemimpinan Anak
  8. Belajar Mendidik Anak dari China

Buletin SISWA Periode 2010/2011

  1. Pendidikan Islam Anak Usia 1 Tahun
  2. Pendidikan Islam Anak Usia 3 Tahun
  3. Pendidikan Islam Anak Usia 7 Tahun
  4. Pendidikan Islam Anak Usia 10 Tahun
  5. Mendidik Anak Gemar Membaca
  6. Pendidikan Islam bagi Remaja
  7. Membangung Kecerdasan Anak
  8. Kapan Anak Boleh Punya Motor?
  9. Pendisiplinan Anak

Arsip Buletin Volume 2009/2010

Filed under: Blog Indonesia,

6 Responses

  1. yeyenaprianie mengatakan:

    disiplin akan melatih anak untuk belajar mandiri …

  2. ceuceumaya mengatakan:

    menurut saya cara mendisiplinkannya apa bila anak melakukan kesalahan d hukum sesuai dgn kesalahannya.. jenis hukumannya jg yg mendidik.. tdk asal menghukum anak.. apabla dia mebuat prestasi yg baik d beri reward yg sesuai.. supaya anak termotivasi dan merasa d hargai …

  3. virgie mengatakan:

    infonya bagus ….thx,.

  4. PendisiplinanAnak [...]..." permalink="http://afatih.wordpress.com/2011/01/15/pendisiplinan-anak/#comment-55685"]

    [...] Pendisiplinan Anak [...]

  5. fajar turtle mengatakan:

    waahh,,menurut ane hukuman yg paling jitu yg menunda penghargaan gan.. ngena bgt itu..

  6. Baca Detail : Pendisiplinan Anak Cara Membuat Blog | Tutorial Blogger [...]..." permalink="http://afatih.wordpress.com/2011/01/15/pendisiplinan-anak/#comment-55652"]

    [...] Baca Detail : Pendisiplinan Anak « Cara Membuat Blog | Tutorial Blogger [...]

Silahkan berkomentar dengan santun

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Blogger Indonesia

#1 Top Ten Blogger Indonesia versi Majalah Tempo

Copy code below, insert into your blog
<a href="http://www.fatihsyuhud.com/blogger-tips/" title="Blog Tutorial Wordpress Blogger Blogspot" target="_blank"> <img src="http://sites.google.com/site/fatihsyuhud/Home/blog-indonesia.gif" border="0" alt="Blog Tutorial Wordpress Blogger Blogspot"> </a>

Arsip

Blogger Indonesia FB Profile
Blogger Indonesia Fan Page

Sebarkan Budaya Ngeblog!


Copy kode di bawah, letakkan di Sidebar blog Anda :)
<a href="http://afatih.wordpress.com/" target="_blank"> <img src="http://sites.google.com/site/fatihsyuhud/Home/blog-tutorial.gif" border="0" alt="Cara Membuat Blog"> </a>
Tidak tahu cara tukar link? Baca tutorialnya di sini!

Etika Copy Paste

Mengutip tulisan di sini dibolehkan asal menyebut nama penulis (A. Fatih Syuhud) dan link ke fatihsyuhud.net/
A. Fatih Syuhud Budaya ngeblog adalah budaya baca dan menulis dalam skala massal. Sebuah budaya yang dilakukan bangsa-bangsa maju dan civilized. Indonesia akan tetap berkutat dalam kemunduran kalau masih stagnan pada budaya lisan dan enggan mereformasi diri. Setiap Blogger Indonesia "berkewajiban" untuk mengajak rekan-rekannya ngeblog--dengan bahasa Inggris atau Indonesia -- untuk sama-sama menuju tradisi baru insan modern.
Email: fatihsyuhud-at-gmail-dot-com

Paling Populer

Find Us

Blogger Indonesia twitter

Blog Stats

  • 4,413,616 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 620 pengikut lainnya.