Refleksi & Blog Tutorial

Refleksi dan tutorial blog A. Fatih Syuhud dalam bahasa Indonesia

Perlukah Penghargaan dan Sanksi bagi Anak?

Perlukah Penghargaan dan Sanksi bagi Anak? Seri tulisan pendidikan Islam untuk anak muslim.
Oleh: A. Fatih Syuhud
Ditulis untk Buletin El-Ukhuwah Edisi Januari 2011
Ponpes Al-Khoirot Putri

Reward and punishment (penghargaan dan sanksi) adalah salah satu metode pendidikan penting dalam memperkenalkan nilai baik dan buruk sejak dini pada anak. Karena tanpa itu anak tidak akan pernah tahu yang mana perilaku yang perlu terus dipupuk dan mana yang harus dihindari. Dalam Islam juga dikenal konsep pahala dan dosa, sorga dan neraka. Yang pada intinya bertujuan sama yakni untuk menjadikan seorang muslim termotivasi untuk berbuat kebajikan dan menjauhi perilaku tercela

Reward atau apresiasi itu penting karena anak cenderung meneruskan suatu perilaku tertentu apabila perilaku itu mendapat penghargaan dan berhenti melakukannya apabila tidak dipedulikan. Oleh karena itu reaksi orang tua yang konsisten terhadap suatu perilaku anak sangatlah penting karena memuji dan mencela perilaku yang sama pada waktu berbeda akan membingungkan anak. Punishment juga tak kalah pentingnya. Tanpa ini, anak akan terbiasa dengan perilaku yang salah dan menganggapnya sebagai suatu kebenaran.

Penghargaan

Ada berbagai macam bentuk penghargaan. Mulai dari pujian secara lisan, sampai dengan memperlakukan anak dengan manis. Hal yang perlu diingat adalah bahwa penghargaan terhadap anak haruslah baik dan tepat serta mengena pada tujuan. Yakni, agar supaya (a) anak tahu bahwa perilakunya itu positif; dan (b) agar ia semakin termotivasi untuk melakukan hal yang sama di kemudian hari. Perlu hati-hati apabila penghargaan yang diberikan itu berupa hadiah. Jangan sampai hadiah tersebut terlalu berlebihan sehingga tujuan dari apresiasi itu sendiri tidak tercapai.

Pada dasarnya, penghargaan dapat berupa hal yang sangat sederhana namun anak mengerti perilaku apa yang telah mendapat penghargaan itu. Sebagai contoh, orang tua dapat mengatakan, “Hasan, terima kasih ya sudah berbagi mainan dengan adikmu. Kamu anak yang baik dan peduli.”

Sanksi

Memberikan sanksi tidaklah semudah memberikan penghargaan. Karena sanksi bertujuan agar anak menghentikan dan merubah kelakuannya yang buruk tersebut. Setidaknya ada empat langkah agar sanksi membuahkan hasil sesuai yang diharapkan:

Pertama, jalankan sanksi secara langsung. Jangan ditunda-tunda. Sebagaimana penghargaan, sanksi harus segera dilakukan begitu terjadi pelanggaran. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa perilaku buruk dapat berhenti apabila sanksi diberlakukan dengan segera.

Kedua, konsisten. Perilaku buruk anak harus diberi sanksi secara konsisten, bukan hanya sesekali.

Ketiga, penjelasan. Adalah penting memberi penjelasan pada anak Anda mengapa dia mendapat hukuman. Tanamkan pengertian bahwa di masa datang dia tidak akan mendapat sanksi lagi asal dia tidak mengulangi perbuatannya.

Keempat, responsif. Sanksi akan lebih berhasil merubah karakter anak apabila terjalin hubungan akrab antara Anda dan anak Anda.

Sanksi dan penghargaan (reward and punishment) dapat dilakukan secara lisan (berupa pujian atau peringatan) saat anak berusia di bawah dua tahun. Setelah itu, apresiasi dan hukuman dapat berupa berbagai macam bentuk yang lebih kreatif. Yang terpenting, sanksi jangan sampai menyakiti fisik anak. Begitu pula, penghargaan tidaklah perlu berlebihan. Semuanya harus patut dan sesuai dengan tujuan pendidikan itu sendiri.[]

Artikel Islami terkait:

Buletin Alkhoirot Periode 2010/2011

  1. Filsafat Pendidikan Islam
  2. Sejarah Sistem Pendidikan Islam
  3. Ulama Ahli Hadits Perempuan
  4. Menuju Kebangkitan Islam dengan Pendidikan dan Gemar Membaca
  5. Pendidikan di Era Keemasan Islam
  6. Kemunduran Pendidikan Islam

Buletin EL-UKHUWAH Periode 2010/2011

  1. Memilih Pasangan Secara Islami
  2. Pendidikan Islam Anak Usia 4 Tahun
  3. Pendidikan Islam Anak Usia 6 Tahun
  4. Pendidikan Islam Anak Usia 8 Tahun
  5. Pendidikan Islam Anak Usia 11 Tahun
  6. Mencegah Perilaku Feodal Sejak Dini
  7. Kapan Anak Boleh Punya HP?
  8. Perlukan Penghargaan dan Sanksi bagi Anak?

Buletin SANTRI Periode 2010/2011

  1. Pendidikan Islam Pranatal (Dalam Kandungan)
  2. Pendidikan Islam Anak Usia 2 Tahun
  3. Pendidikan Islam Anak Usia 5 Tahun
  4. Pendidikan Islam Anak Usia 9 Tahun
  5. Pendidikan Islam Anak usia 12 Tahun
  6. Metode Pendidikan Islam
  7. Membangun Karakter Kepemimpinan Anak
  8. Belajar Mendidik Anak dari China

Buletin SISWA Periode 2010/2011

  1. Pendidikan Islam Anak Usia 1 Tahun
  2. Pendidikan Islam Anak Usia 3 Tahun
  3. Pendidikan Islam Anak Usia 7 Tahun
  4. Pendidikan Islam Anak Usia 10 Tahun
  5. Mendidik Anak Gemar Membaca
  6. Pendidikan Islam bagi Remaja
  7. Membangung Kecerdasan Anak
  8. Kapan Anak Boleh Punya Motor?

Arsip Buletin Volume 2009/2010

Filed under: Blog Indonesia

8 Responses

  1. koran kampung mengatakan:

    itu perlu untuk mendidik anak dan menjadikannnya bsa membedakan yang baek dan buruk

  2. Mahasiswa mengatakan:

    harus disikapi dengan bijaksana dan tidak emosional

  3. Keperawatan Kebidanan mengatakan:

    mungkin butuh kearifan

  4. CROCS Murah kw Super mengatakan:

    sangat perlu sekali bos…

  5. Baca Detail : Perlukah Penghargaan dan Sanksi bagi Anak? Cara Membuat Blog … [...]..." permalink="http://afatih.wordpress.com/2011/01/15/perlukah-penghargaan-dan-sanksi-bagi-anak/#comment-55734"]

    [...] Baca Detail : Perlukah Penghargaan dan Sanksi bagi Anak? « Cara Membuat Blog … [...]

  6. Perlukah Penghargaan dan Sanksi bagiAnak? [...]..." permalink="http://afatih.wordpress.com/2011/01/15/perlukah-penghargaan-dan-sanksi-bagi-anak/#comment-55686"]

    [...] Perlukah Penghargaan dan Sanksi bagi Anak? [...]

  7. fajar turtle mengatakan:

    wahh,,betul sekali cara2nya..
    saya sangat setuju..

  8. dinoo blogging mengatakan:

    perlu sekali mas, setuju sekali sebagai proses pembelajaran anak mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak seharusnya dilakukan :)

Silahkan berkomentar dengan santun

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Blogger Indonesia

#1 Top Ten Blogger Indonesia versi Majalah Tempo

Copy code below, insert into your blog
<a href="http://www.fatihsyuhud.com/blogger-tips/" title="Blog Tutorial Wordpress Blogger Blogspot" target="_blank"> <img src="http://sites.google.com/site/fatihsyuhud/Home/blog-indonesia.gif" border="0" alt="Blog Tutorial Wordpress Blogger Blogspot"> </a>

Arsip

Blogger Indonesia FB Profile
Blogger Indonesia Fan Page

Sebarkan Budaya Ngeblog!


Copy kode di bawah, letakkan di Sidebar blog Anda :)
<a href="http://afatih.wordpress.com/" target="_blank"> <img src="http://sites.google.com/site/fatihsyuhud/Home/blog-tutorial.gif" border="0" alt="Cara Membuat Blog"> </a>
Tidak tahu cara tukar link? Baca tutorialnya di sini!

Etika Copy Paste

Mengutip tulisan di sini dibolehkan asal menyebut nama penulis (A. Fatih Syuhud) dan link ke fatihsyuhud.net/
A. Fatih Syuhud Budaya ngeblog adalah budaya baca dan menulis dalam skala massal. Sebuah budaya yang dilakukan bangsa-bangsa maju dan civilized. Indonesia akan tetap berkutat dalam kemunduran kalau masih stagnan pada budaya lisan dan enggan mereformasi diri. Setiap Blogger Indonesia "berkewajiban" untuk mengajak rekan-rekannya ngeblog--dengan bahasa Inggris atau Indonesia -- untuk sama-sama menuju tradisi baru insan modern.
Email: fatihsyuhud-at-gmail-dot-com

Paling Populer

Find Us

Blogger Indonesia twitter

Blog Stats

  • 4,413,616 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 620 pengikut lainnya.