Republika, Selasa, 03 Mei 2005 Oleh : A Fatih Syuhud Hampir tiga bulan setelah pemilu kontroversial, Irak berhasil membentuk pemerintah baru. Pada 7 April, Ibrahim Jaafari, tokoh Syiah, menjadi perdana menteri. Namanya diumumnya pada hari yang sama dengan pelantikan Jalal Talabani, dari suku Kurdi, dilantik sebagai presiden, bersama dengan dua wakil presiden. Acara pelantikan dilakukan … Continue reading